RIAUBOOK.COM - Kepala Balai Perlindungan Cagar Budaya Batu Sangkar Nurmantias, bersama Kepala Dinas Kebudayaan Probinsi Riau Yose Rizal mendatangi Kantor Gubernur Riau untuk memberi laporan terkait penurunan status Mesjid Raya Pekanbaru dari Bangunan Cagar Budaya menjadi Struktur Cagar Budaya, Selasa (6/3/2018).
"Karena kita lihat dari sisi Undang-Undang Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010 bahwa ada perubahan-perubahan yang siknifikan didalam Mesjid Raya Senapelan tersebut, akhirnya kami melakukan kajian oleh tim ahli Cagar Budaya, baik dari tim Cagar Budaya Provinsi maupun tim Cagar Budaya Nasional akhirnya diturunkan statusnya yang tadinya Cagar Budaya menjadi Struktur Cagar Budaya," kata Nurmatias kepada RiauBook.com di Kantor Gubernur Riau.
Hal tersebut dikarenakan bangunan aslinya hanya tinggal 20 persen dan selebihnya telah direnovasi, dari keseluruhan bangunan, saat ini Mesjid Raya Pekanbaru hanya mempertahankan keaslian bangunan lamanya dibagian pilar-pilarnya saja.
"Untuk membuat Cagar Budaya tersebut tetap menjadi Cagar Budaya, maka kami menurunkan setatusnya dari 'bangunan' menjadi 'struktur' Cagar Budaya, dan itu berdasarkan kajian kami terhadap elemen-elemen yang ada di Bangunan Mesjid Raya Senapelan tersebut," Nurmatias menuturkan.
Kata dia, untuk mesjid tersebut naik setatus kembali menjadi Cagar Budaya cukup sulit, mengingat ada kebijakan dalam sebuah pelestarian harus menerapkan 'living culture'.
"Karena 'living culture'itu kan kebudayaan hidup yang bisa mempertahankan perubahan-perubahan dengan catatan melakukan penelitian, kajian dan musyawarah dengan masyarakat tentang Cagar Budaya tersebut," ujarnya.
Sementara, kata dia yang menjadi permasalahan sehingga diturunkannya setatus mesjid tersebut karena tidak adanya musyawarah yang dilakukan kepada pihak Perlindungan Cagar Budaya, mitra kerja ataupun elemen-elemen yang ada sebelum dilakukannya renovasi mesjid tersebut sehingga banyak bagian-bagian peninggalannya yang berubah.
"Memang kita sayangkan, tapi dengan adanya kebijakan pemerintah, daripada kita merubah setatusnya bukan menjadi cagar budaya, maka kita menurunkan setatusnya menjadi Sruktur Cagar Budaya," demikian Nurmatias. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…