RIAUBOOK.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau optimis dapat menangani titik api yang mengancam terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.
Kepala BPBD Riau Edward Sanger mengatakan bahwa hari ini, (26/22018) sesuai dengan laporan Badan Meterologi, Klimatoligi dan Geofisika stasiun Pekanbaru hanya tiga titik api yang terpantau di dua Kabupaten, yaitu Siak dengan dua titik api dan Bengkalis satu titik api telah dapat diatasi Satgas Karhutla di lapangan.
Beliau mengklaim bahwa titik api yang sebelumnya sempat tersebar pada beberapa Kabupaten di Riau sehingga berujung dengan penetapan Status Darurat Karhutla, kini telah teratasi dengan baik, termasuk di daerah rawan yang sekarang sudah mulai menghilang dan kembali normal.
"Alhamdulilah, semuanya bisa teratasi dan saat ini tinggal pendinginan," kata Edwar Sanger kepada media, Senin di ruangan kerjanya.
Kata dia, Selain tim Satgas Karhutla, baik dari Manggala Agni, TNI-Polri dan BPBD di daerah, penanggulangan titik api tersebut, ia juga dibantu perusahaan Sinar Mas Group dengan melakukan water bombing yang secara keseluruhan titik api bisa teratasi sesuai harapan dalam pencegahan.
"Yang pasti kita banyak berterima kasih kepada seluruh tim Satgas Karhutla yang telah bekerja keras dalam mengatasi titik api ini, karena jika bukan karena mereka Riau tidak akan mungkin bisa bebas asap seperti saat ini, begitu juga dengan perusahaan yang telah membantu Satgas yang diharapkan kerjasama ini bisa terus terjalin kedepannya untuk mempertahankan Riau tetap bebas dari Karhutla dan bebas asap," katanya.
Walaupun titik api yang sebelumnya mengancam Riau tersebut dapat teratasi, ia mengaku seluruh Satgas maupun tim Karhutla dari berbagai daerah tetap siaga slama 24 jam di masing-masing daerah, terutama daerah rawan Karhutla yang siap terjun lansung saat mendapat informasi adanya muncul titik api.
"Tim ini terus siaga dan siap terjun kapan saja, maka itu tim ini dinamakan tim 247 yang artinya siaga 24 jam dan 7 hari sampai penanganan betul-betul maksimal," kataEdward.
Lajut beliau, yang pasti, sesuai tahun-tahun sebelumnya untuk 2018 ini, pihaknya optimis mempertahankan Riau tetap bebas Karhutla dan kabut asap seperti semula. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…