RIAUBOOK.COM (INDONARATOR) - Nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa kian menguat dalam kontestasi politik perebutan kekuasaan lewat Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Sejumlah partai politik seperti NasDem dan PKB mulai melirik Andika sebagai bintang baru yang berhasil masuk dalam bursa Capres 2024 setelah elektabilitasnya mampu melampaui sejumlah tokoh militer lainnya.
Menguatnya Andika dalam bursa Capres 2024 juga menjadi magnet yang mampu menggerakkan kekuatan baru.
Selain dukungan partai, pergerakan bawah juga dilakukan sekelompok orang di Yogyakarta yang menamakan dirinya relawan Ganjar Perkasa.
Mantan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean jauh sebelumnya telah mengatakan Andika sebagai sosok baru yang akan tampil di pentas politik nasional. Dia menilai pasangan yang cocok mendampingi Andika Perkasa adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Melihat dinamika itu, IndoNarator merilis sejumlah kemungkinan pemimpin masa depan bangsa yang masih tersimpan dalam 'kotak pandora'.
IndoNarator melihat sosok Jenderal Andika Perkasa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Ganjar-Perkasa) bisa jadi merupakan pasangan tepat jelang Pilpres 2024.
IndoNarator dalam infografisnya merepresentasekan pasangan Ganjar-Perkasa atau Andika-Ganjar merupakan gambaran kekuatan ideal militer-sipil atau sipil-militer.
Bukan Sekadar Rumor
Melihat dari elektabilitasnya, pasangan ini menurut IndoNarator merupakan pasangan yang bukan sekadar rumor, namun akan mampu merebut kemenangan dalam pertarungan 2024 mendatang.
Dalam berbagai survei yang dilakukan sejumlah lembaga, Ganjar berhasil menembus posisi teratas. Bahkan saat ini ketenaran dan elektabilitasnya melampaui sejumlah kandidat lain seperti Gubernur DKI Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Survei Indikator Politik Indonesia terakhir menempatkan Ganjar sebagai tokoh terkuat dengan dukungan terbanyak yakni 26,7 persen.
Ganjar mengungguli Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mendapat 23,9 persen dan Anies Baswedan dengan 19,4 persen.
Dalam survei Indo Riset dengan simulasi 18 nama, Ganjar pun menjadi kandidat teratas dengan 25,7 persen dukungan dan mendapatkan 33,3 persen pada simulasi 3 nama.
Sementara Prabowomendapatkan 24,3 persen pada simulasi 18 nama dan 32,4 persen dalam simulasi 3 nama. Disusul Anies mendapatkan 18,5 persen pada 18 nama dan sebesar 28,2 persen pada simulasi 3 nama.
Kemudian hasil survei Charta Politika Indonesia juga menempatkan Ganjar sebagai tokohdengan elektabilitas capres tertinggi dalam simulasi terbukadengan persentase 25,6 persen, disusul Prabowo 22 persen, dan Anies 19,7 persen.
Sementara Jenderal Andika dalam sejumlah survei menjadi kandidat baru dengan perolehan suara tertinggi mengalahkan sejumlah nama seperti Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Tohir dan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo serta Sandiaga Uno.
Sejumlah pengamat melihat Jenderal Andika sebagai bintang baru yang berpotensi terus menguat dalam perebutan tiket Pilpres 2024.
IndoNarator melihat fenomena Andika sebagai pendatang baru yang meraih elektabilitas berpotensi besar maju sebagai kandidat kuat pada Pilpres mendatang.
Hilal Kemenangan Terlihat?
IndoNarator menilai dukungan Ganjar-Perkasa atau Andika-Ganjar adalah dampak dari dukungan 'behind the scene' dan 'grand scenario' Pemilu 2024.
Kekuatan 'invisible hand' dibalik pencalonan Ganjar-Perkasa 2024 adalah sesuatu yang sulit dielak.
Duet pasangan ini sangat dimungkinkan melibatkan 'negara berkepentingan' melalui agen-agen senyapnya yang terlibat aktif dalam setiap penentuan kemenangan Pemilu.
Realisasi pasangan Militer-Sipil bisa jadi penentu akhir, dan hilal kemenangan itu pun mulai terlihat.
Tiga Negara Terlibat?
IndoNarator berpandangan, pasangan Ganjar-Perkasa atau Andika-Ganjar sebagai gabungan kekuatan tiga negara berkepentingan, Rusia, China dan AS.
Tiga negara tersebut tengah mengamati calon peimpin yang dapat diajak berkompromi dan mendapat dukungan kuat dari akar rumpun.
Kendati demikian, menurut IndoNarator kemunculan sosok Ganjar-Perkasa belum dapat dikatakan selaras dengan konsep 'satu warna dua bendera' yang memiliki representasi entitas Islam dan militer yang menjadi tolok ukur kebangkitan bangsa.
Dan kunci 'kotak pandora' masih ditangan Andika!
Oleh Fazar Muhardi



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…