RIAUBOOK.COM - Dalam politik, terdapat sebuah teori yang sampai hari ini masih diakui relevansinya dalam berbagai situasi apapun.
Teori tersebut tak lain adalah rational choice.Teori ini awal mula dicetuskan sosiolog James S. Coleman.
Sederhananya, menurut teori ini, setiap perilaku atau keputusan yang diambil seseorang selalu menghitung implikasi yang ditimbulkan. Termasuk mempertimbangkan asas kemanfaatan (apa) dari sebuah tindakan atau keputusan yang diambil.
Mark Petracca dalamThe Rational Choice Approach to Politics: A Challenge to Democratic Theory, menulis bahwa dalam politik, pendekatan ini mengasumsikan bahwa perilaku (tindakan/keputusan) politik selalu dimotivasi oleh kepentingan pribadi, memaksimalkan kemanfaatan atau meletakkan keputusan tersebut pada tujuan tertentu yang dikehendaki.
Jika asumsi ini ditarik dalam konteks kemungkinan Jokowi dapat me-reshuffleLuhut Binsar Pandjaitan maka pilihan keputusan itu sangat terbuka untuk diambil. Dengan kata lain, bukan tidak mungkin Jokowi dapat mendepak Luhut dari Kabinet Indonesia Maju.
Dalam suasana kebatinan Jokowi akhir-akhir ini boleh jadi ia dalam kondisi dilematis untuk mengambil keputusan sulit.
Sebab, ia mempertaruhkan dua hal: mendepak orang terdekatnya dengan menuruti desakan publik demi menjaga stabilitas pemerintahan dan wajah demokrasi atau menyelamatkan orang kepercayaannya, namun dengan risiko delegitimasi publik atas pemerintahan yang sedang berjalan.
Dengan menimbang kegaduhan sosial yang timbul akibat blunder Luhut saat ini bukan tidak mungkin, pilihan rasional (rational choice) Jokowi siap me-reshufflemenjadi opsi tepat yang dapat diambil.
Di sisi lain, Jokowi yang saat ini sudah memiliki kesempatan terakhir menjabat presiden dan hanya menunggu beberapa saat saja untuk mengakhiri masa jabatannya dengan tenang sambil mewarisi hal-hal positif bagi pelanjut estafet kepimimpinan berikutnya tentu akan memilih opsi terakhir: tidak merusak warisan kepemimpinannya dengan melindungi orang yang terbukti merusak citranya.
Berikut ulasan HarSam selaku Direktur Research IndoNarator.
Nama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan ramai diperbincangkan seusai aksi demonstrasi mahasiswa pada 11 April 2022.
Menteri kesayangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu bahkan didesak agar segera dicopot di tengah menguatnya wacana reshuffle Kabinet Indonesia Maju akhir-akhir ini.
Desakan agar Luhut segera di-reshuffle salah satunya diutarakan Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S) Jerry Massie. Menurutnya, sosok yang selama ini dianggap dekat dengan Jokowi itu dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya.
Salah satu yang disorot Jerry adalah masalah penanganan pandemi Covid-19. Ia menilai, Luhut tidak berhasil saat diberi amanah mengurai permasalahan Covid-19 yang menempatkan Indonesia berada di urutan pertama Asia Tenggara terkait kematianakibat Covid-19.
Desakan senada diungkapkan Bhima Yudhistira, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF). Namun, berbeda dengan Jerry, Bima menilai Luhut layak didepak dari kabinet lantaran kerap kali memberikan sentimen positif yang berlebihan.
Ia memisalkan pernyataan berlebihan Luhut yang menyebut perusahaan otomotif dan penyimpanan energi asal AS, Tesla yang mau ke Indonesia, ternyata justru ke India. Ia juga menilai Luhut kerap melempar narasi-narasi bombastis yang tidak sesuai dengan realita.
Di samping alasan-alasan yang disebutkan, tuntutan deras agar Luhut dicopot juga tidak terlepas dari isu perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu yang belakangan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Pasalnya, Luhut dinilai menjadi aktor intelektual di balik gerakan protes publik atas pemerintahan Jokowi karena dianggap tidak tegas dalam merespons wacana tiga periode, penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden meski belakangan Jokowi mulai terlihat serius menyikapi wacana tersebut.
Dari sekian banyak pihak yang mendesak Jokowi agar segera me-reshuffle Luhut, akankah itu dapat dikabulkan Jokowi?
Dilema Jokowi
Menyikapi kuatnya desakan publik agar Luhut dicopot dari jabatannya baik sebagai Menko Marves maupun sejumlah jabatan publik lainnya yang kini diemban tentu bukan perkara mudah.
Seperti disinggung di awal, Luhut sebagaimana publik ketahui, merupakan sosok menteri yang saat ini boleh dibilang memiliki hubungan erat dengan Jokowi.
Begitu dekatnya hubungan keduapolitical actorsinimembuat banyak pihak pesimis eks Wali Kota Solo itu bakal mengabulkan tuntutan mencopot politisi Golkar itu. Ada dua alasan mengapa Jokowi tidak mudah me-reshuffleÂLuhut, terlepas berbagai blunder politik yang dilakukannya.
Pertama,soaltrust.Tidak diragukan lagi bahwa Luhut di mata Jokowi adalah sosok yang paling dipercaya. Ini bisa dilihat dari sejumlah tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan Jokowi ke Luhut. Selama masa pemerintahan Jokowi, setidaknya terdapat sepuluh jabatan strategis yang pernah dipegang Luhut.
Adapun di antaranya sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN); Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali; Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri; Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional; Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI); Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung; Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional; Kepala Kantor Staf Kepresiden (KSP); dan sebagai Menko Polhukam.
Dari sederet posisi penting yang sempat diemban Luhut, menunjukkan betapa pensiunan Jenderal TNI itu sangat dipercaya Jokowi dalam urusan-urusan penting negara.
Kedua,hubungan historis. Sosok yang kerap dijuluki 'menteri segala urusan' itu nyatanya telah lama memiliki hubungan dekat dengan orang nomor satu RI tersebut. Direktur EksekutifIndonesia Political Review, Ujang Komarudin dalam satu kesempatan menyebut hubungan Jokowi dan Luhut sudah terjalinjauh sebelum Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta.
Disebutkan, keduanya sempat menjalin hubungan bisnis kala Jokowi masih menjabat Wali Kota Solo. Dengan demikian, bukan tidak mungkin hubungan emosional dan kebergantungan antara keduanya sulit dipisahkan.
Atas dasar hubungan historis ini pula, beberapa bahkan pesimistis sikap tegas Jokowi untuk mendepak Luhut lantaran tingkah politiknya yang dinilai blunder.
Dengan membaca pola relasi Luhut-Jokowi tersebut, mungkinkah Jokowi akan menuruti saran publik memecat Luhut?
Jawabannya; 'rational choice'. Wajib!
Terkait
RIAUBOOK.COM - Lembaga Swadaya Masyarakat Pemersatu Barisan Anti Korupsi (LSM-Perisai) menyiapkan gugatan Tata Usaha Negara (TUN) terhadap legalitas penjabat (pj)…
RIAUBOOK.COM - Petahana Haji Zulmansyah Sekedang mendeklarasikan diri untuk kembali maju sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau masa…
RIAUBOOK.COM - Sebuah pertemuan berlangsung di kediaman Anggota Komisi VII DPR RI Bidang Migas, Muhammad Nasir di Pekanbaru, Riau pada…
RIAUBOOK.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan kembali dibukanya kran ekspor minyak mentah kelapa sawit (CPO) dimulai tanggal 23…
RIAUBOOK.COM - Kemelut penetapan Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru dan Bupati Kampar masih menjadi sorotan publik, pengamat memungkinkan ada…
RIAUBOOK.COM - Paripurna DPRD Riau telah mengesahkan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, internal perusahaan ini langsung mengambil langkah cepat dengan…
POLITIK memang begitu, tak pandang bulu tak harus tahu pendahulu. Yang berjalan cepat tak lantas melampau, yang berjalan senyap bersiap…
RIAUBOOK.COM - Arah politik Indonesia mulai mengalami perubahan setelah konflik Rusia-Ukraina menampangkan kekuatan AS bersama NATO, Presiden Joko Widodo pun…
RIAUBOOK.COM - Kepala Negara RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri jamuan santap malam bersama pemimpin negara-negara ASEAN dengan Presiden Amerika Serikat…
RIAUBOOK.COM - Kabar duka, Duta Besar (Dubes) RI untuk Ukraina Ghafur Akbar Dharmaputra dikabarkan meninggal dunia di RS Medistra Jakarta…
RIAUBOOK.COM - Laporan dugaan penganiayaan oleh oknum ASN Dinas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau berinisial SN terhadap warga negara…
RIAUBOOK.COM - Kabar terkait rencana penggulingan Airlangga Hartarto kian menguat setelah Menteri Koordinator Perekonomian itu menjalin hubungan 'perselingkuhan' dengan keluarga…
RIAUBOOK.COM - Sidang perdana gugatan mantan Ketua DPD Demokrat Riau periode 2017-2022 Asri Auzar beserta 5 orang pengurus lainnya telah…
RIAUBOOK.COM - Surga dunia telah didapat Bos Tesla dan SpaceX, Elon Musk, dia kemudian rela untuk masuk neraka ketika mati…
RIAUBOOK.COM - Hubungan erat Indonesia dengan Rusia terus terjalin, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobiev mengungkap berbagai sektor kerja…
RIAUBOOK.COM - Partai Nasional Demokrat (NasDem)sedang menjaring bakalcalon presiden (Capres) 2024 dan terdapat tiga nama yang menguat, mulai dari Anies…
RIAUBOOK.COM - Perang dunia ke III dalam hitungan hari segera terwujud, Rusia dikabarkan akan segera melakukan serangan nuklir besar-besaran dengan…
RIAUBOOK.COM - Hari Raya Idul Fitri kian dirasakan oleh rekan-rekan awak media di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau, dimana kebahagiaan…
RIAUBOOK.COM - Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi), giliran Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang berada pada posisi dilema dengan…
RIAUBOOK.COM - Data sebanyak 279 juta penduduk Indonesia dikabarkan dijual ke Rusia untuk kepentingan yang belum dapat diketahui, dilaporkan ada…
Populer
Nasional
Riaubook.com- Beli TV baru itu soal rasa aman. Ada yang tergoda harga miring di toko tak jelas, lalu pas rusak…
RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi…
Internasional
RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Harga emas naik tipis pada di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) setidaknya membantu…
RIAUBOOK.COM, ​BEIJING – Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, secara mengejutkan mengumumkan penghentian operasional penjualan untuk lini produk…
Wisata dan Gaya Hidup
RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…
RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…
RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…
Opini
Goresan; Nofri Andri Yulan, S.Pi (Generasi Muda Partai Golkar)1. PI (Parisman Ikhwan) didukung penuh oleh Ketua DPD I Partai Golkar…
RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyampaikan catatan akhir tahun 2024 dengan menyoroti kiprah Presiden Prabowo Subianto dalam…
Olahraga
RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, bergerak cepat untuk menyelamatkan dan mengoptimalkan aset daerah. Stadion Utama…
RIAUBOOK.COM, LE MANS - Geliat pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di panggung Kejuaraan Dunia Moto3 2026 kian tak…
RIAUBOOK.COM, AUSTIN - Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, terus menunjukkan tren positif di kancah internasional. Pembalap…



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…