PANGLIMA TNI Andika Prakasa menjadi sorotan setelah namanya muncul dalam survei calon presiden 2024 yang dilakukan oleh sejumlah lembaga resmi nasional.
"Andika cukup punya peluang untuk menjadi capres pada Pilpres 2024," kata pengamat politik dari Universitas Paramadina Septa Dinata.
Sejumlah pengamat menyimpulkan, munculnya nama Andika Prakasa menjadi bukti adanya kerinduan rakyat terhadap sosok militer untuk menjaga kedaulatan bangsa dan negara.
Sebelumnya sejumlah lembaga survei menemukan sosok baru dalam bursa Capres 2024, dialah Panglima TNI Andika Prakasa.
Litbang Kompas dalam Survei Kepemimpinan Nasional (SKN) menemukan elektabilitas Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) JenderalAndika Perkasamasuk dalam bursa calon presiden (capres) 2024 dengan persentase sebesar 2 persen.
Hasil itu diperoleh dari survei yang dilakukan Litbang Kompas pada 17-30 Januari 2022 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.
Metode ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian kurang lebih 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.
Andika menjadi pendatang baru dalam 13 besar nama capres potensial 2024 di survei Litbang Kompas.
Perolehan elektabilitas sebesar 2 persen itu pun membuat Andika bertengger di posisi sembilan.
Elektabilitas menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono itu lebih tinggi dibandingkan sejumlah nama yang sudah menghiasi bursa capres selama ini, seperti mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo hingga Ketua DPR RI Puan Maharani.
Meski berada di bawah Menhan Prabowo Subianto, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, serta Gubernur DKI Jakarta AniesBaswedan, namun pada lembaga survei lainnya Andika mampu melesat ke peringkat ketujuh dan hanya berbeda tipis dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Parameter Politik dan Politika Research & Consulting dalam hasil surveinya menempatkan Andika pada posisi tujuh dengan perbedaan poin yang sangat tipis dari Prabowo Subianto.
Skor Prabowo pada survei itu hanya 6,85 dari skala 1-10. Sementara Andika mampu meraih skor 6,69.
Direktur Eksekutif Politika Research & Consulting Ryo Prayogo menilai ada anomali perolehan suara Prabowo pada survei kali ini.
"Prabowo Subianto melorot di posisi nomor 6. Beberapa aspek dinilai tadikey opinion leaders, Prabowo dianggap sudah sering maju dan mungkin beberapa aspek tidak memiliki nilai bobot cukup baik dibanding kandidat lainnya," kata Ryo.
Sementara dia menilai Andika menjadi sosok militer yang mampu menutupi sejumlah kekurangan Prabowo dari sejumlah aspek, mulai dari integritas moral, stabilitas emosi, gaya kepemimpinan, religiusitas dan nasionalisme serta penampilan.
Sejumlah nama kemudian disandingkan untuk Andika Prakasa, mulai nama Anies Baswedan hingga Puan Maharani.
Andika-Anies
Pengamat komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting berpandangan pasangan Anies-Andika atau Andika-Anies menjadi pasangan alternatif yang paling ideal.
Dia menjelaskan, pasangan sipil-militer menjadi solusi jitu untuk mendobrak komposisi pasangan Pulau Jawa dan luar Jawa. Apalagi, Anies-Andika merupakan pasangan yang dikenal sebagai religius-nasionalis atau sebaliknya jika komposisi berubah.
Keunggulan pasangan tersebut menurut dia adalah keduanya merupakan alumnus pendidikan kampus terbaik di negeri Paman Sam. Jaringan tersebut tentu menjadi modal bagi Anies-Andika untuk bisa mendapatkan 'dukungan' dari Amerika Serikat.
"Bukan berarti mereka nantinya menjadi antek, melainkan bisa diharapkan dalam menjalin diplomasi dengan negara superpower tersebut di tengah kondisi persaingan geopolitik dengan Cina," demikian Ginting.
Andika-Puan
Setelah menusuk ke atas dalam sejumlah survei, Andika kini juga kerap disandingkan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Sejumlah pengamat mengungkap pasangan Andika-Puan memiliki daya maksimal untuk merebut suara di daerah-daerah yang didominasi PDIP seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Survei Parameter Politik Indonesia (PPI) pada 22 Februari menghasilkan, dari empat kombinasi, responden ternyata paling banyak memilih kombinasi militer-sipil dengan nilai mencapai 30,2 persen.
Peringkat kedua ditempati duet sipil-sipil dengan 26,1 persen, kemudian kombinasi sipil-militer dengan nilai 18,6 responden, dan terakhir militer-militer dengan nilai 11,1 persen.
Menurut Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno, data survei tersebut secara konsisten menunjukkan kembali meningkatnya pamor capres berlatar belakang militer.
Pasangan Andika-Puan dikatakan menjadi solusi jika pada akhirnya elektabilitas Anies dan Andika sama kuat serta layak untuk bersaing dalam kontestasi Pilpres 2024.
Pasangan tersebut dianggap lebih ideal dibandingkan Prabowo-Puan yang justru tidak disukai sejumlah responden.
Andika-Miftachul
Fenomena Andika yang terus menanjak dalam survei penjaringan capres juga tidak menutup kemungkinan akan merangkul para tokoh agama tanah air.
Sosok militer dan ulama dipandang juga menjadi solusi untuk menjaga kuat kedaulatan bangsa dan negara.
Dari kalangan ulama, sosok KH Miftachul Akhyar saat ini menjadi yang paling bersinar dan menjadi panutan para tokoh islam.
Nama KH Miftachul Akhyar mencuat sejak dia terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kekaguman terhadap tokoh ini juga kian besar setelah tidak lama kemudian Miftachul mengajukan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketum MUI.
Dia mundur karena tak ingin rangkap jabatan mengingat dirinya kembali mengemban amanah sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Sejumlah pengamat memandang langkah Miftachul merupakan langkah tepat yang menjadikannya panutan bagi para tokoh Islam.
Tindakannya itu dianggap mampu untuk menyatukan sejumlah organisasi islam besar yang sempat mengalami keretakan pascapilpres sebelumnya.
Paduan militer dan ulama, akan menjadi solusi pemersatu bangsa serta menjadi kekuatan komitmen dalam menjaga kedaulatan.
Oleh Fazar Muhardi



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…