RIAUBOOK.COM - Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian PUPR, bersama PT. Brantas Abipraya melakukan uji beban terhadap Jembatan Siak IV yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Jumat (8/2/2019).
Uji beban dilakukan secara dinamis dan statis untuk mengukur ketahanan jembatan sebelum dinyatakan layak operasi.
"Pertama, ini kita lakukan uji dinamis untuk melihat rambatan getaran, selanjutnya kita akan melakukan uji statis, jembatan akan dibebani oleh 24 unit dump truck yang satu unitnya memiliki beban 34 ton," kata Project Manager PT. Brantas Abipraya, Hidayatullah kepada RiauBook.com saat ditemui di lokasi.
Uji beban tersebut dilakukan menggunakan sensor pengukur getaran, alat itu dipasang pada beberapa titik badan jembatan, harapanya dapat memberi informasi terkait perbandingan hasil uji beban dengan ketahanan jembatan ketika direncanakan.
"Hasil uji beban hari ini nanti akan dianalisa lagi, seperti apa kondisi jembatan setelah uji beban, apakah ada penambahan daya atau tidak, nanti akan diputuskan setelah analisa uji beban ini," tuturnya.
Hasil uji beban yang kemudian dianalisa lebih dalam oleh Tim KKJT diprediksi akan keluar dalam dua minggu mendatang," mungkin setelah peresmian nanti".
Sebelum hasil uji beban terbit, kata Hidayat, jembatan tersebut masih belum boleh dilewati meski telah diresmikan.
"Harus ada sertifikat layak operasi, karena saat ini kita masih melihat beberapa kriteria seperti kekakuan dan kelenturannya, kalau terlalu kaku atau terlalu lentur itu juga tidak boleh," demikian Hidayat. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…