RIAUBOOK.COM - Kabar membanggakan datang dari dua Mahasiswa Berprestasi Universitas Riau Tahun 2017, Sri Wahyuni (FKIP, 2015) dan Syahabudin Ahmad (Faperta, 2015).
Pasalnya, Ahmad dan Yuni, begitu mereka disapa, berhasil meraih Bronze medal and spesial award for Invention Foundation Polandia diajang Thailand Inventor's Day yang dilaksanakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) 2-6 Februari 2018 di Bangkok International Trade and Exhibition Center (BITEC).
Ahmad dan Yuni berhasil menyisihkan 120.000 lebih peserta dari 23 negara dan 22 organisasi internasional yang ditentukan oleh capaian skor tertinggi penilaian juri.
Dijelaskan oleh Yuni, ada berbagai kategori lomba yang diadakan pihak penyelenggara dengan rentang peserta dari Sekolah Dasar (SD) hingga umum sampai pengusaha.
"Kami ikut lomba TID ini bidang Invention of Agriculture and Environment, Pelaksanaannya kita mulai daftar Abstrak penelitian, lalu diseleksi. Kemudian lengkapi pendaftaran dan peserta yang lolos dan terpilih diundang ke Thailand. Selama disana kita pamerkan penemuan kita dan dipresentasikan kepada pengunjung dan juri. Jurinya terdiri dari 3 orang utusan dari beberapa negara," kata Yuni saat berbincang dengan Riaubook.com, Kamis (8/2/2018).
Mengangkat judul "M-BITION (Microtechnology Biomethal Remediation), Remediation of Post Mining Land Based on Microorganism Inducted in Hyperacumulator Plant Cells as a restoratuin Effort on Post Mining Land in Riau Province" Ahmad dan Yuni berhasil membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia khususnya Universitas Riau mampu bersaing dikancah Internasional dengan membawa inovasi remediasi tanah tercemar akibat industri minyak.
Diakui Ahmad, yang menjadi leader tim keberhasilan dan prestasi ini penuh perjuangan awalnya.
"Intinya semangat terus untuk berkarya, jangan pernah takut akan satu kegagalan, jadikan kesibukanmu menjadi satu hal yang bermanfaat dan selalu bersyukur serta berusaha atas segala sesuatu," ujar Mahasiswa yang saat ini aktif sebagai Kepala Dinas di BEM Pertanian.
Selain itu, Yuni Mahasiswa Berprestasi Utama Universitas Riau menyampaikan kesan bagaimana agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
"Untuk rekan-rekan mahasiswa lain, yang paling penting itu niat dan tekad. Karena niat yang kuat membentuk pola pikir dan keyakinan, sehingga mendorong kita pada perbuatan untuk mencapai keinginan itu. Sebab terkadang mahasiswa belum mencoba atau berhenti ditengah karena rintangan dana atau hal apa pun. Tapi semua harus dicoba karena banyak pembelajaran yang akan didapat," ungkap Yuni, yang saat ini menjabat sebagai Ketua MURC.
Ahmad dan Yuni mengharapkan pihak kampus selalu bisa mensupport untuk keikutsertaan mahasiswa pada event-event internasional.
"Terimakasih sekali untuk Unri apalagi KUI yang banyak kami repotkan. Intinya lomba ini buat ketagihan ingin ikut lagi, karena pengalaman dan peluangnya besar. Unri harus berani untuk menargetkan lomba-lomba yang go internasional. Karena eventnya sangat banyak dan memang berkualitas. Dan dilomba ini banyak investor-investor besar yang mau investasi ke inovasi kita," tambah Yuni. (RB/yopi/dj)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…