RIAUBOOK.COM - Koalisi partai Nasdem, PAN dan PKS berkeinginan mendeklarasikan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar - Brigjen Edy Nasution, akhir pekan di kawasan lapangan Purna MTQ. Namun, permohonan mereka ke Pemerintahan Provinsi Riau ditolak.
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman diketahui juga bakal maju sebagai petahana didampingi Bupati Rokan Hilir Suyatno.‎ Keduanya didukung partai Golkar dan PDIP untuk menjadi lawan politik Syamsuar dan Brigjen Edy Natar.
Sekretaris Sekretaris DPW PAN Riau, T Zulmizan Assagaff, mengaku dapat kabar atas penolakan deklarasi di Purna MTQ. Namun dia belum mendapat surat resmi penolakan dari pihak Dinas Pariwisata Provinsi Riau yang telah dikirimi surat permohonan izin deklarasi di MTQ.
"Informasi yang saya dapat, sesuai SOP (Pemprov Riau) tidak dibolehkan deklarasi di lapangan Bandar Serai. Ini sungguh mengherankan, dasarnya apa?," kata Zulmizan, Rabu (3/1/2018).
Deklarasi itu, kata Zulmizan, kegiatannya di hari libur yakni pada Minggu (7/1/2018) dan dalam rangka mencari pemimpin di Provinsi Riau. Menurut Zulmizan, kegiatan mereka seharusnya didukung Pemprov Riau, bukannya dihambat.
"Kegiatan dalam rangka mencari pemimpin daerah tidak dibolehkan, tapi kenapa konser musik kok boleh? Dimana logikanya? Seharusnya negara justru harus memfasilitasi," ungkap Zulmizan.
Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau, Fahmizal‎ saat dihubungi mengaku belum ada mengeluarkan surat penolakan atas pengajuan deklarasi Syamsuar dan Edy Natar.
"Belum ada kita keluarkan surat atas pengajuan yang disampaikan Ketua PAN Riau untuk deklarasi itu. Baru sebatas komunikasi dan penyampaian SOP (Standar Operasional Prosedur)," kata Fahmizal.
Saat ditanya SOP seperti apa yang diterapkan Fahmizal untuk deklarasi tersebut, dirinya sudah menyampaikan hal itu kepada Ketua partai PAN Riau, Irwan Nasir.
"Saya sudah komunikasi dengan Pak Ketua PAN soal SOP. Bukan masalah penolakan. Kok malah Sekretaris yang sebut saya menolak. Itu tidak benar, saya tidak mengerti politik," kata Fahmizal.
Namun, dalam ajang Pilkada sebelumnya, para calon kepala daerah kerap menjadikan kawasan Purna MTQ sebagai lokasi kegiatan partai. Konser musik juga digelar untuk meramaikan acara politik tersebut.
Seperti yang pernah terjadi saat Walikota Pekanbaru Firdaus dan wakilnya Ayat Cahyadi saat membuat acara politik di kawasan tersebut. Bahkan, Gubernur Riau saat ini, Andi Rahman bersama pasangannya Annas Maamun juga pernah deklarasi politik di kawasan Purna MTQ tersebut. ‎Saat itu, keduanya maju sebagai calon Gubernur Riau dan akhirnya terpilih.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Partai koalisi PAN, NasDem, dan PKS di Riau akan mendeklarasikan pasangan balon Gubernur dan Wagub Riau, Syamsuar-Edy Nasution. Koalisi ini akan mengusung nama Koalisi Riau Bersatu. (RB/San)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…