Walah, Baru 5,12 Persen Potensi Panas Bumi Dimanfaatkan tuk jadi Energi Listrik, Berikut Penjelasannya

RiauBook- Panas bumi (geothermal) sebagai salah satu potensi jasa lingkungan di kawasan konservasi semakin diperhitungkan keberadaannya. Potensi panas bumi di Indonesia tersebar membentuk jalur gunung api (ring of fire), mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi Utara sampai dengan Maluku.

Berdasarkan data Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), panjang jalur tersebut sekitar 7.500 km dan lebar 50-200 km, dengan potensi sekitar 29.543,5 Mega Watt (MW). Potensi tersebut tersebar di 330 lokasi yang merupakan kawasan hutan baik hutan produksi, hutan lindung, maupun hutan konservasi. Pemanfaatan potensi ini masih tergolong rendah, yaitu sekitar 5,12% atau 1.513,5 MW.

Dalam komunikasi publik terkait panas bumi yang dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (07/03/2017), Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Karliansyah menyampaikan bahwa dari segi lingkungan hidup, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) harus memenuhi sejumlah kebijakan. Diantaranya eksplorasi geothermal harus ada izin lingkungan dan Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC). "Izin pembuangan limbah domestik ini diajukan ke BLH Kabupaten/Kota," jelas Karliansyah. Sesuai dengan PermenLH No. 21/2008, PLTP pun harus memenuhi Baku Mutu Emisi (BME) bagi Pembangkit Listrik Termal (H2S, NH3). "Sehingga GRK yang dihasilkan akan menjadi sangat minim," tambah Karliansyah.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Nur Masripatin, menjelaskan geothermal dalam konteks NDC. "Melihat geothermal dalam konteks NDC Indonesia atau keseluruhan komitmen indonesia melalui sektor energi, komitmen Indonesia melalui NDC di sektor energi dengan target 11% dari 29% target yang dijanjikan, atau 14% dari total 38% dengan dukungan internasional," ujar Nur Masripatin. Komitmen tersebut akan dipenuhi melalui efisiensi penggunaan energi final, dan pemanfaatan green coal technology. Lebih lanjut Nur Masripatin menyampaikan, "Dan yang terkait topik kita hari ini yaitu produksi listrik energi baru terbarukan. Dan energi yang berasal dari panas bumi salah satunya". Disamping itu, target NDC sektor energi diupayakan melalui penggunaan bahan bakar nabati pada sektor transportasi, serta penambahan jaringan gas dan SPBG.

Sementara itu, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem yang diwakili oleh Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi, Is Mugiono, menjelaskan adanya kebijakan pemerintah untuk mendorong pemanfaatan panas bumi di kawasan konservasi, khususnya penggantian UU Nomor 27 Tahun 2003 tentang Panas Bumi menjadi UU Nomor 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi. Pada kebijakan yang baru terdapat perubahan mendasar, yaitu pemanfaatan panas bumi tidak lagi dikategorikan sebagai kegiatan pertambangan, dan diizinkannya pemanfaatan potensi panas bumi di kawasan konservasi, dengan Izin Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi (Pasal 24 ayat (3) beserta penjelasannya).

Seiring dengan perubahan tersebut, Pemerintah telah menetapkan PP Nomor 108 Tahun 2015 tentang Perubahan atas PP 28 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam. Dalam perubahan tersebut sebagaimana Pasal 1 dinyatakan bahwa: "Pemanfaatan jasa lingkungan adalah pemanfaatan kondisi lingkungan berupa pemanfaatan potensi ekosistem, keadaan iklim, fenomena alam, kekhasan jenis, dan peninggalan budaya yang berada dalam KSA dan KPA, yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan wisata alam, pemanfaatan air serta energi air, penyimpanan dan/atau penyerapan karbon, pemanfaatan panas matahari dan angin, serta pemanfaatan panas bumi untuk memenuhi kebutuhan listrik." Dalam Pasal 35, dinyatakan bahwa taman nasional dapat dimanfaatkan untuk kegiatan, antara lain energi panas bumi. Demikian pula, pemanfaatan untuk Taman Hutan Raya (Pasal 36) dan Taman Wisata Alam (Pasal 37).

"Beberapa kawasan Taman Nasional (TN) yang memiliki potensi panas bumi diantaranya adalah TN Gunung Leuser, TN Kerinci Seblat, TN Bukit Barisan Selatan, TN Gunung Halimun Salak, TN Gunung Ciremai, dan TN Gunung Rinjani," jelas Is Mugiono.

Sebagai arahan teknis mengenai pemanfaatan jasa lingkungan panas bumi, Menteri LHK telah menerbitkan Peraturan Menteri LHK Nomor: P.46/Menlhk/Setjen/Kum.1/5/2016 tanggal 23 Mei 2016 Tentang Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi pada Kawasan Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam.

Berdasarkan ketentuan peralihan dalam PermenLHK tersebut, saat ini telah diterbitkan Izin Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi (IPJLPB) Tahap Eksploitasi dan Pemanfaatan, kepada:

1. PT. PGE—CGS, Ltd. pada Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, dengan Areal Kegiatan Usaha seluas 228,69 Hektar di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal atas nama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: 1/1/IPJLPB/PMDN/2016 tanggal 12 Agustus 2016); dan

2. PT. IP pada Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Halimun Salak seluas 13,725 Hektar di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal atas nama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: 1/1/IPJLPB/PMDN/2017 tanggal 17 Januari 2017).

Saat ini, pemanfaatan panas bumi yang dioperasionalkan oleh PT. PGE-CGS, Ltd di Taman Nasional Gunung Halimun Salak menghasilkan energi listrik dengan kapasitas sebesar 377 Mega Watt (MW), sedangkan yang dioperasionalkan oleh PT. IP sebesar 180 MW.

Untuk proses IPJLPB bagi pengembang panas bumi atas nama PT. PGE, dengan kapasitas listrik terpasang sebesar 235 MW di CA Kamojang, dan atas nama CGI, dengan kapasitas listrik terpasang sebesar 270 MW di CA Papandayan, KemenLHK sedang mengkaji perubahan fungsi sebagian CA tersebut. Perubahan fungsi sebagian CA menjadi fungsi TWA misalnya, menjadi hal mendasar untuk dilakukannya proses penerbitan IPJLPB tahap eksploitasi dan pemanfaatan.

Dengan tetap mempertahankan dan memperbaiki mutu pengelolaan kawasan konservasi, babak baru pemanfaatan panas bumi pada kawasan konservasi di taman nasional, taman hutan raya dan taman wisata alam diharapkan memberikan kontribusi dalam kerangka mendukung ketahanan dan kedaulatan energi. (RB/rls)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Bupati Rohil Sambut Kunjungan Delegasi UNOPS, Bahas soal Gambut dan Karhutla

RiauBook - Delegasi United Nation Office For Project Service (UNOPS) melakukan kunjungan ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Kedatangan rombongan langsung…

Foto

Bantuan Bencana Alam dari Posko Organisasi Minang Dumai Diberangkatkan

Riau Book- Sebanyak 6 unit Mobil Pick Up yang berisikan bantuan logistik diberangkatkan dari Kota Dumai, Riau ke Kabupaten Lima…

Foto

Berbagai Element Masyarakat Dumai Berikan Bantuan Bencana Alam Melalui Organisasi Minang

Riau Book-Posko bencana alam Sumatera Barat yang didirikan bersama oleh Ikatan Keluarga Minang Riau(IKMR), Ikatan Pemuda Minang Riau (IPMR) dan…

Foto

Perlengkapan Balita jadi Fokus Bantuan dari Komunitas Sepeda di Dumai

Riau Book- Kebutuhan anak bawah lima tahun (Balita) menjadi fokus komunitas sepeda di Dumai, seluruh bantuan untuk korban bencana alam…

Foto

Sempena HUT ke 18, RSUD Dumai Lakukan Gerakan 10 Ribu Untuk Korban Bencama Alam

Riau Book-Sempena Hari Ulang Tahun (HUT) ke 18, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai lakukan gerakan Rp 10 ribu…

Foto

Pemda Kampar Beri Bantuan Sembako kepada Korban Banjir

Riau Book - Kepala BPBD Riau Edwar Sanger bersama PJ Bupati Kampar Syahrial Abdi dan Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi…

Foto

Sungai Rokan Meluap, Polres Rohul Gelar Apel Kesiapan Waspada Banjir

Riau Book- Mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir akibat meluapnya Sungai Rokan, Polres Rokan Hulu Selasa pagi (7/3/2017) pukul 08.30 WIB menggelar…

Foto

Ternyata Urus Izin Memelihara Ikan Arwana Sulit, Begini Keluhan Pelaku Usaha

Riau Book - Anggota Komisi lV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Effendi Sianipar melakukan dialog interaktif dengan pelaku…

Foto

Warga XII Koto Pariaman di Dumai Berikan Bantuan Untuk Korban Bencana Alam Sumbar

Riau Book- Terkait bencana alam yang terjadi beberapa hari yang lalu di Kabupaten 50 kota Provinsi Sumatera Barat, sejumlah organisasi…

Foto

Beberapa Perusahaan Disinyalir Tak Kantongi Izin, DPRD Siak Akan Panggil DPMP2T

Riau Book - Dalam waktu terdekat ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak akan memanggil Dinas Penanaman Modal, Pelayanan dan…

Foto

Korem 031/Wira Bima Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Riau Pustaka Lingkungan Dunia

Riau Book - Korem 031/Wira Bima hadir di tengah masyarakat Pekanbaru dalam mensosialisasikan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) saat…

Foto

Peduli Terhadap Musibah Kebakaran Ponpes Anwarul Ulum, UNISI Tembilahan Galang dana

Riau Book - Mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) bersama Lembaga Pengembangan Promosi dan Humas (LPPH) Unisi yang mengatasnamakan diri gerakan…

Foto

Mustika Ratu juga Turut Pamerkan Produk di Stan Riau Pustaka Lingkungan Dunia

Riaubook - Produk kecantikan Mustika Ratu juta turut serta memamerkan produk-produk unggulannya di stan pameran 'Riau Pustaka Lingkungan Dunia' yang…

Foto

Aci Resti Ingin Mencoba Masakan yang Disebut Gubernur Riau

Riau Book- Aci Resti mengaku baru pertama kali menginjakkan kakinya di Pekanbaru, dirinya juga ingin merasakan masakan khas yang disebut…

Foto

Harimau Bengala Gagah dan Cantik Lahir di Taman Margasatwa Mangkang, Jawa Tengah

Riau Book- Dua ekor Harimau Benggala lahir di Taman Margasatwa (TM) Mangkang, Provinsi Jawa Tengah, kelahiran tersebut menambah koleksi satwa…

Foto

Masyarakat Harus Tahu Kondisi Terkini Hutan di Riau, WWF Tunjukkan Gambarnya di Riau Pustaka Lingkungan

Riau Book - World Wildlife Fund (WWF) Indonesia sentral Sumatera Riau melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang perbandingan hutan dahulu kala…

Foto

Direktur RAPP juga Semangat Ayunkan Langkah bersama Peserta Jalan Sehat Riaubook

Riaubook - Kegiatan jalan sehat yang digalar Riaubook.com, Minggu (5/3/2016) pagi di kawasan CFD Pekanbaru, benar-benar ramai dengan peserta. Puluhan…

Foto

Pemprus Riaubook: Pemulihan Image Negatif Riau terhadap Lingkungan Harus Dilakukan Kontinu

RiauBook- Pemimpin Perusahaan media online Riaubook.com, Doni Rahim, mengatakan pemulihan imej negatir Riau terhadap lingkungan harus dilakukan secara kontinu atau…

Foto

Aci Resti Buat Gubernur Riau Tertawa

Riau Book-Pelawak tunggal asal kota Tanggerang Provinsi Banten ini membuat Gubernur Riau dan masyarakat kota Pekanbaru Riau tertawa di halaman…

Foto

Ribuan Masyarakat Berebut Bersalaman Langsung dengan Gubernur Riau

Riau Book- Jalan sehat yang dilaksanakan Riau Book bersama yayasan Komunitas Aksi Lingkungan (Komunal) diikuti ribuan orang, Gubernur Riau yang…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan