Inilah Kasus Yang Sudah Lama Mengendap di Pidsus Kejati Riau

Inilah Kasus Yang Sudah Lama Mengendap di Pidsus Kejati Riau

RiauBook - Kinerja Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dalam mengungkap beberapa dugaan korupsi di Bumi Lancang Kuning patut diapresiasi. Namun di balik itu, ada sejumlah dugaan korupsi yang sudah mengendap lama tanpa ada kejelasan penuntasan.

Di antara beberapa kasus itu, sudah ada beberapa tersangka yang sudah ditetapkan sekitar 4 atau 5 tahun. Sayang, tersangka dimaksud masih bebas berkeliaran meski sudah berulang kali diperiksa, sewaktu kasusnya masih "semangat" ditangani penyidik.

Berikut beberapa kasus yang masih mengendap hingga sekian tahun lamanya :

1. Korupsi Pengadaan Keramba di Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Riau tahun 2008 senilai Rp8,9 miliar.‬

Kasus ini menyeret sejumlah nama, termasuk mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tengku Dahril.‬

Sejak Amril Rigo didapuk menjadi Asisten Pidana Khusus, ia sempat menggenjot kasus ini untuk diselesaikan. Beberapa saksi, termasuk terdakwa yang sudah diperiksa.

Seiring berjalannya waktu, kasus ini bak hilang ditelan bumi. Amril setiap kali ditanya selalu berkilah, kasusnya merupakan tunggakan yang harus diselesaikan.

Dalam kasus ini, Tengku Dahril disebut menyetujui Surat Perintah Membayar (SPM) meski pengerjaannya tidak selesai. Ia juga meminta ketua pemeriksa pekerjaan membuat surat pernyataan bahwa proyek sudah selesai 100 persen.‬

‪Tersangka yang sudah disidang adalah Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Ir Doni Gatot Trenggono, Direktur PT Prima Bos Mobilindo Kaldri Alam, dan Kuasa Pengguna Perusahaan Irwansyah Lintas.‬

‪2. Korupsi dugaan penyalahgunaan dana pengelolaan Sekretariat DPRD Riau sebesar Rp7 miliar.‬

Dalam kasus yang terjadi pada tahun tahun 2012 ini, mantan Sekretaris DPRD Riau periode 2008-2010 Najib Surya Dharma, mantan Kepala Bagian Keuangan Provinsi Riau, Zuanda Agus, mantan Bendahara Pengeluaran Provinsi Riau Muhammad Nazir ditetapkan sebagai tersangka.‬

‪Dalam kasus ini, ketiganya diduga mencairan anggaran tidak melalui prosedur tapi dengan mekanisme kas bon. Setelah dana cair, uang tak dikembalikan hingga oleh Inspektorat Riau ditemukan adanya anggaran yang tekor Rp7 miliar.‬

Setiap kali ditanya, Amril selalu beralasan masih menunggu audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Riau.

‪3. Dugaan korupsi peremajaan kebun karet Dinas Perkebunan Riau dari APBD Riau tahun 2006-2007 senilai Rp5,7 miliar di enam kabupaten.

‪Kasus ini menyeret mantan Kepala Dinas dan Perkebunan Riau, Syuhada Tasman sebagai tersangka.

Dalam kasus ini, negara dirugikan Rp890 juta karena pembayaran sudah dilakukan 100 persen namun proyek belum seluruhnya selesai.‬

‪Adapun terdakwa lainnya yang sudah disidang adalah mantan Kepala Sub Bidang di Disbun Riau, Raja Zahedi, Kuasa Direktur PT Duta Karya Mas, Zulman Zas dan kuasa Direktur PT Panisupa Graha, Tengku. Ismail Yusuf.‬

‪4. Korupsi penyertaan modal Pemkab Siak di BUMD PT Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) dengan kerugian negara Rp26 miliar.

Dana yang harusnya digunakan untuk perluasan kawasan Tanjung Buton dialihkan untuk pembelian kapal.‬ Dalam kasus ini, tersangka yang belum diproses adalah Direktur PT Miway Persada Makmur, Raden Fatan Kamil.‬

‪Sementara terdakwa yang sudah disidang adalah mantan Dirut PT KITB, Ir Syarifuddin. Ia divonis 7 tahun penjara.‬

‪5. Dugaan korupsi dana Program K21 yang anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2006-2010. Pada kasus ini penyidik baru menetapkan mantan Kadisbun Riau Susilo sebagai tersangka.

Beredar kabar ada tersangka lain yang sudah ditetapkan namun hingga kini tak diungkap. Program ini ditujukan untuk langsung menyentuh rakyat miskin dan pembangunan usaha perkebunan dengan biaya yang dialokasikan untuk sektor usaha perkebunan sawit sebesar Rp217 miliar lebih dengan luas lahan 10.200 hektare.

Saat Susilo masih menjabat sebagai Kadisbun, ia telah mengucurkan anggaran Rp39 miliar, namun yang digunakan hanya Rp38 miliar. Dari penyidikan, diketahui kalau dana yang telah dikeluarkan tidak sesuai dengan progress pekerjaan. Lebih besar dana yang dikeluarkan.‬

Selain kasus tersebut, masih ada beberapa penyelidikan yang awalnya penyidik "semangat" menelusuri. Namun, kasus tersebut hilang ditelan bumi.

Di antaranya, kasus pengadaan runway atau jalur pacu Bandara Sultan Syarif Kasim II. Kemudian ada kasus pembangunan venue dayung di Kebun Nopi, Kabupaten Kuantan Singingi.

Mengenai kasus Kebun Novi, Amril Rigo sudah sering berjanjii untuk memeriksa mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau, SF Haryanto. Sejak diselidiki tahun 2013, yang bersangkutan tidak pernah diperiksa.

Terkait ini, Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Mukhzan tidak bisa memberi jawaban rinci dengan alasan belum mendapat laporan atau gambaran kasusnya dari Pidana Khusus Kejati Riau.

Sementara, Kepala Kejati Riau Setia Untung Arimuladi berjanji akan mengumpulkan petinggi dan penyidik di Pidsus untuk menanyakan kejelasan kasus itu. Hingga kini, belum ada hasil pertemuan yang diekspose pihak Kejati Riau. (mc)

foto

Terkait

Foto

3 Kali Mangkir, Bupati Achmad Rupanya Sudah Diperiksa di Rohul

RiauBook - Penyidik Polda Riau ternyata sudah memeriksa Bupati Rohul Achmad pada 25 Februari 2015 lalu. Ia diperiksa dalam statusnya…

Foto

ICW: Kenapa KPK Tak Coba Dulu Ajukan PK?

RiauBook - Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji mengemukakan alasan kenapa pihaknya tidak melakukan upaya Peninjauan Kembali (PK) terhadap…

Foto

Karyawan KPK akan Aksi, Ruki Ancam Mundur

RiauBook - Beredar kabar para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar aksi menolak keputusan pimpinan lembaga antirasuah itu melimpahkan…

Foto

Dosen UR Dijadikan Tahanan Kota dengan Alasan Sakit

RiauBook - Herman Mukhtar yang menjadi tersangka kasus dugaan penipuan mendapat keistimewaan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Pasalnya, Kejari Pekanbaru…

Foto

Syahrini Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

RiauBook - Penyanyi Syahrini memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Senin (2/3/2015), sebagai saksi dalam kasus pemalsuan dokumen yang diduga melibatkan…

Foto

Berkas Dilimpahkan, Agustian Segera Disidang

RiauBook - Pengadilan Tipikor Pekanbaru telah menerima pelimpahan berkas kasus dugaan korupsi pada kegiatan pengamanan Pemilukada Kabupaten Kampar tahun 2011…

Foto

KPK Tahan Mantan Gubernur Papua

RiauBook - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan "Detailing Engineering Design" Pembangkit Listrik…

Foto

Main Tebak-tebakan, Guru SD Suruh Siswinya Oral Seks

RiauBook - Seorang guru di Kabupaten Indragiri Hulu berinisial A, terpaksa berurusan dengan polisi karena diduga telah berbuat cabul terhadap…

Foto

Siap-siap, Siswa Pekanbaru akan Dites Urine

RiauBook - Siswa Sekolah Menengah Umum (SMU) di Pekanbaru kini harus siap-siap bila mendadak diminta melakukan tes urine. Pasalnya, itu…

Foto

Sidang Abob Cs, Transaksi Ahmad Yani Miliaran Rupiah

RiauBook- Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Achmad Machbub…

Foto

Kesal Ditagih Utang, Oknum Polisi Obok-Obok Warnet dan Aniaya Pemiliknya

RiauBook -Hanya karena ditagih soal utang, personil Satuan Sabhara Polresta Pekanbaru, Briptu IR, tega menganiaya pemilik warnet di Pekanbaru, Senin…

Foto

Dikecewakan, Wanita Ini Coba Bunuh Diri di Jembatan Leighton III

RiauBook -Warga Kampung Bandar Kelurahan Senapelan Pekanbaru, Selasa (24/2/2015), digegerkan oleh aksi percobaan bunuh diri dari atas jembatan Leighton III…

Foto

Sejak Januari 2015, Sembilan Pembakar Lahan Ditangkap Polisi

RiauBook - Selama kurun waktu satu bulan sejak Januari 2015 sampai sekarang, Polda Riau mengamankan sembilan tersangka pembakar lahan dari…

Foto

Kasus Bansos Bengkalis Rugikan Negara Rp 29,1 M

RiauBook - Dari hasil audit  terungkap, kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Bengkalis yang menyeret mantan Ketua DPRD Jamal…

Foto

Selamatkan KPK, BW Mengecat Pos Polisi di Bundaran HI

RiauBook - Pagi ini Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bambang Widjojanto atau BW, ikut turun ke jalan bersama…

Foto

Aksi Kriminal Merajalela, Kali Ini Wartawan Jadi Korban

RiauBook - Melawan saat motornya akan dirampas oleh pelaku kejahatan, wartawan harian Metro Riau Johana (27) akhirnya kehilangan tas yang…

Foto

Dua Kali Diundur, Jaksa Segera Tuntaskan Berkas Kasus Penipuan Dosen UR

RiauBook - Setelah dua kali mengalami penundaan, akhirnya Kejaksaan Negeri Pekanbaru menyatakan akan segera menuntaskan berkas untuk tahap II (penyerahan…

Foto

KY Telusuri Jejak Hakim Sarpin di Riau

RiauBook -Putusan kontroversial hakim tunggal Sarpin Rizaldi yang memenangkan gugatan praperadilan mantan calon Kapolri, Komjen Budi Gunawan, di Pengadilan Negeri…

Foto

2 Pesawat Rusak, Penumpang Lion Air Masih Menumpuk di Bandara

RiauBook - Sampai pagi ini calon penumpang pesawat Lion Air masih menumpuk di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Direktur Utama Lion Air…

Foto

Polisi Rp 1,5 Triliun Dieksekusi Tanpa Perlawanan

RiauBook -Eksekusi terhadap terpidana Iptu Labora Sitorus (LS), polisi pemilik rekening senilai Rp 1,5 triliun, berlangsung lancar pada Jumat pagi…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan