RIAUBOOK.COM- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Asmadi, pinta instansi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) jelaskan tanggung jawab terkait buruknya prestasi Inhil pada helat Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi (TP) Riau ke — 36 di kota Dumai.
Data perolehan poin yang diraih oleh Kabupaten/Kota di Riau :
1. Pekanbaru, 72 poin
2. Meranti, 46 poin
3. Kampar, 45 poin
4. Bengkalis, 44 poin
5. Pelalawan, 42 poin
6. Rokan Hilir, 37 poin
7. Siak, 31 poin
8. Rokan Hulu, 28 poin
9. Dumai, 19 poin
10. Kuantan Singingi, 17 poin
11. Indragiri Hilir, 13 poin
12. Indragiri Hulu, 7 poin.
Pencapain tersebut dikatakan Asmadi, Minggu (17/12/2017), dari awal kafilah kita saya lihat sudah ada masalah, baik dari yang diutuskan sampai dengan hasil yang didapat.
"Saya sudah menduga hasilnya tidak akan baik dan pada akhirnya memang benar," tuturnya.
Sudah dua tahun berturut-turut, ujarnya, Kabupaten Inhil mendapat peringkat dua terakhir, ini masalah yang perlu dibenah dari akar sampai atas, dengan hasil ini publik bisa menilai ketidak mampuan dinas dan lembaga terkait dalam membina kafilah dari inhil.
"Terkait buruknya prestasi yang didapat siapa akan bertanggung jawab," tanya Asmadi.
Dia juga meminta kepada instansi Kesra dan LPTQ tidak tinggal diam dengan masalah ini dan menjelaskan serta mempertanggung jawabkannya kepada masyarakat Inhil.
"Apa yang menjadi masalah sehingga prestasi MTQ Kabupaten Inhil terus mengalami kemunduran," cetus Asmadi.
Dulu, cerita Asmadi, pada tahun 2016 MTQ TP di Pekanbaru, Kabupaten Meranti juara 1, terakhir pada tahun ini MTQ Kabupaten Meranti Juara 2 terbaik utama, seperti ini yang namanya berbenah bukan hanya sekedar ucapan saja.
"Kalau seperti ini terus-menerus kita pertahankan akan tambah kacau," kesalnya.
Dia juga merasa bukan dirinya saja sebagai Wakil Rakyat yang mengingginkan ini, seluruh masyarakat Inhil juga setuju kalau memang kepala Kesra dan pengurus LPTQ diganti.
"Sudah sewajarnya Bupati Inhil HM Wardan untuk mempertimbangkan dengan hasil ini, kita tidak ingin memajuan anak-anak kita di bidang MTQ menjadi terhambat dengan ketidak mapuan Instansi Kesra dan LPTQ dalam membina kafilah kita," tutup Asmadi. (adv/dprd)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…