RIAUBOOK.COM - Presiden Donald Trump memecat Direktur FBI, James Comey pada Selasa waktu Washington. Selama ini, Comey adalah sosok yang memimpin penyelidikan atas dugaan intervensi Rusia dalam pemilu presiden Amerika Serikat tahun 2016 lalu.
Pengumuman pemecatan Comey dinilai sangat mengejutkan karena dilakukan terhadap seorang pejabat karier yang sejak lama dipandang ideal sebagai seorang penegak hukum. Apalagi selama ini, Comey tidak memiliki catatan buruk, juga tidak memihak partai atau kelompok politik tertentu.
Pemerintah Trump menegaskan, Comey dipecat karena terlibat langsung dalam penyelidikan dugaan penggunaan server email pribadi oleh Hillary Clinton. Saat itu, Hillary menjabat sebagai Menteri Luar Negeri pada periode pertama pemerintahan Barack Obama.
Penyelidikan itu sempat ditutup, tapi Comey membuka investigasi baru atas kasus itu 11 hari sebelum pemungutan suara Pilpres AS 2016.
Pengumuman pemecatan Comey dinilai sangat mengejutkan karena dilakukan terhadap seorang pejabat karier yang sejak lama dipandang ideal sebagai seorang penegak hukum. Ia tidak memiliki catatan buruk, juga tidak memihak partai atau kelompok politik tertentu.
Pemerintah Trump menegaskan, Comey dipecat karena terlibat langsung dalam penyelidikan peretasan server email pribadi milik Hillary Clinton. Namun pihak Demokrat menolak pernyataan tersebut dengan membandingkan kondisinya pada era Watergate di mana direktur FBI dipecat karena memimpin investigasi yang "membahayakan" Gedung Putih.
Menurut pemerintah Trump, Comey dipecat atas rekomendasi dari Jaksa Agung Jeff Sessions. Sosok Sessions diduga terlibat atas dugaan intervensi Rusia dalam Pilpres AS 2016 mengingat ia merupakan anggota tim kampanye Trump.
Seperti dilansir CNN, Rabu (10/5/2017), melalui sebuah surat, Trump mengatakan kepada Comey bahwa "dengan ini Anda diberhentikan dari jabatan Anda, dan keputusan ini segera berlaku."
"Walau saya menghargai pemberitahuan Anda, dalam tiga kesempatan terpisah, bahwa saya tidak sedang diselidiki, namun hal itu menjadi salah satu pertimbangan Departemen Kehakiman, bahwa Anda sudah tak mampu memimpin FBI," tulis Trump dalam surat tersebut.
"Adalah penting bagi kita untuk menemukan kepemimpinan baru bagi FBI yang dapat memulihkan kepercayaan publik dan kepercayaan diri dalam misi penegakan hukum. Semoga Anda sukses ke depannya," imbuhnya.
Terkait dengan pemecatan Comey, Gedung Putih menegaskan akan segera mencari penggantinya. Comey sendiri tengah berada di Los Angeles saat surat tersebut dilayangkan.
Pria berusia 56 tahun tersebut baru menjabat selama empat tahun. Sejatinya, ia memiliki masa tugas selama enam tahun lagi. Comey dikabarkan langsung menyampaikan kabar pemecatannya tersebut kepada para staf FBI. (cnn/lip6)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…