RIAUBOOK.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau akan menggalang dana untuk pembangunan Rutan dan Lapas di Kota Pekanbaru. Hal ini berkaitan dengan kasus kaburnya ratusan napi Sialang Bungkuk beberapa hari yang lalu. Dan buruknya pengelolaan Rutan dan Lapas para napi di seluruh Indonesia.
"Pemerintah hendaknya menambah bangunan Lapas baru untuk para napi di Kota Pekanbaru," kata Abdul Khair, Presiden Mahasiswa Universitas Riau, Senin (8/5/2017).
Menurut Abdul Khair buruknya pengelolaan Lapas menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah, agar kejadian seperti ini tak terulang lagi di masa mendatang.
"Hendaknya persoalan over kapasitas ini ditangani secara cepat mengingat sebenarnya persoalan ini adalah lagu lama," ungkap Abdul Khair ketika berbincang dengan RiauBook.com.
Oleh karena itu, untuk pembangunan gedung Lapas baru baik di Kota Pekanbaru dan Lapas seluruh Indonesia, Bem Unri menerima donasi dari seluruh lapisan masyarakat dapat disalurkan melalui rekening BEM UR, dengan No. Rekening 1342001148 An. BEM UR Bank Riaukepri.
"Dana yang terkumpul akan kita kirimkan langsung ke KemenkumHAM," ujar Khair yang juga berharap agar BEM seluruh Indonesia melakukan gerakan yang sama.
Sebelumnya Direktur Jendral (Dirjen) Pemasyarakatan Kemenkum HAM, I Wayan Dusak, mengungkap ada banyak masalah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, hingga menyebabkan 447 narapidana (napi) dan tahanan kabur pada Jumat (5/52017).
"Seperti pungli (pungutan liar), saya mendapakan laporannya," kata Dusak kepada pers di Pekanbaru, Sabtu (6/5/2017) siang.
Untuk diketahui, praktik pungli di rutan maupun lembaga permasyarakatan (lapas) hampir terjadi di seluruh daerah, bahkan sudah menjadi rahasia umum.
Lembaga Ombudsman Republik Indonesia mengungkapkan bahwa praktik pungli umumnya dikenakan pada pihak keluarga agar dapat menjenguk tahanan di dalam lapas hingga pengurusan pembebasan bersyarat.
"Dugaan pungutan ini cukup banyak. Misalnya keluarga mau berkunjung, kasih uang," kata anggota Ombudsman Ninik Rahayu di Jakarta beberapa waktu lalu. (RB/yp/fzr).
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…