Organ-organ Penting dalam Tubuh Media jangan Dilupakan

Oleh Fazar Muhardi

POPULASI media saat ini berkembang pesat, nyaris sebanding dengan populasi manusia sebagai pegendali media itu sendiri.

Kelahiran manusia bahkan dikalahkan kebutuhan manusia akan teknologi informasi berbasis online, dan itu dibuktikan dari hasil survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII).

APJII mengungkap, lebih dari setengah penduduk Indonesia atau sekitar 132,7 juta jiwa pada tahun 2016 telah terhubung ke internet, sebagian besar adalah pengguna media sosial seperti twitter, facebook, blogger, dan lainnya. Adapun total penduduk Indonesia pada tahun lalu sebanyak 256,2 juta jiwa.

Jumlah tersebut jauh meningkat dibanding angka tahun 2014 yang masih berjumlah 83 juta orang pengguna internet di tanah air.

Laju pertumbuhan pengguna internet di Indonesia sungguh luar biasa, lembaga riset pasar e-Marketer bahkan sempat merilis populasi "menusia internet' di tanah air mengalahkan ratusan negara di bumi.

Lembaga itu juga merilis, Indonesia berada di urutan keenam sebagai negara berpenduduk 'manusia internet' terbanyak di dunia, mengalahkan negara-negara maju seperti Rusia, Jerman, Prancis dan lainnya.

Sementara urutan lima teratas ditempati oleh Cina, Amerika, India, Brazil dan Jepang. Namun diperkirakan, tahun ini Indonesia akan mengalahkan Jepang yang populasi pengguna internetnya lebih lambat.

'Tidak KB'

Populasi 'manusia internet' di Indonesia bahkan mengalahkan pertumbuhan penduduk di negara ini yang belakangan berhasil ditekan lewat program keluarga berencana (KB).

Tahun lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, laju pertumbuhan penduduk Indonesia per tahun hanya sekitar 1,3 persen dari jumlah yang mencapai 252 juta jiwa.

Jika dibandingkan dengan 'kelahiran' manusia berpengetahuan internet tentu berbanding jauh, dua tahun saja, pengguna jaringan online mencapai lebih 50 persen dari jumlah penduduk di negara ini.

Bahayanya, setiap pengguna internet dipastikan memiliki akun media sosial, dan bisa mengakses berbagai informasi dengan terbuka menggunakan jejaring internet, nyaris tanpa batasan.

Di tengah menggilanya pengguna internet, berlahan media massa pun kini mulai beralih ke dunia digital. Angka 'kelahiran' media-media online di berbagai daerah di tanah air juga seakan tak terbendung.

Dewan Pers, lembaga independen di Indonesia yang berfungsi untuk mengembangkan dan melindungi kehidupan pers di Indonesia tahun lalu mendata ada sebanyak 43.400 media siber di tanah air.

Jumlah tersebut jauh meningkat dibanding tahun sebelum-sebelumnya dan diprediksi populasinya akan terus bertumbuh cepat seiring terus meningkatnya pengguna internet.

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo sempat mengatakan, dari jumlah yang begitu fantastis, dipastikan tidak sampai setengah dari media online yang ada di Tanah Air seperti yang disyaratkan oleh peraturan dan perundangan.

Media yang ada jumlahnya sekitar 43.400, tetapi yang telah terdaftar di Dewan Pers hanya sekitar 234 media, demikian Prasetyo.

Prasetyo bahkan mengatakan, tidak sedikit media online yang lahir dimiliki atau dijalankan oleh kalangan pers, ada dari pihak pengusaha, politisi, bahkan media yang memang dilahirkan sesaat untuk kemudian dimatikan karena hanya memberikan kabar fitnah atau hoax.

'Telat Bulan'

Melihat kondisi yang kian menggila, pemerintah pun sempat dibuat 'stres'. Perkembangan media siber yang luar biasa, bahkan diklaim telah menimbulkan kegaduhan, malah mengancam stabilitas negara.

Upaya pemerintah dalam mengantisipasinya pun agaknya 'telat bulan'. Aturan-aturan yang 'dilahirkan' untuk menekan lajunya informasi hoax baru diwacanakan sembilan bulan lalu, Agustus 2016.

Ketika itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang tengah gencar memblokir situs-situs porno, mulai mengarah ke media siber.

Baru pada Desember, akhir tahun lalu, Kemkominfo menggandeng Dewan Pers untuk 'membasmi' media-media siber yang dianggap sebagai penyebar informasi hoax.

Dewan Pers merupakan salah satu pihak yang dirangkul karena punya peran penting dalam menghadang penyebaran berita palsu, terutama dalam mengidentifikasi situs berita yang tak sejalan dengan Undang-undang Pers, demikian Menkominfo Rudiantara.

Menkominfo mengatakan, tahun lalu sudah ada puluhan ribu situs yang mengaku sebagai media online, dan Dewan Pers diminta dapat menata dan membereskan situs-situs tersebut, yang konten-konten beritanya tidak memenuhi kaidah jurnalistik.

'Lahir Prematur'

Kerjasama Kemenkominfo dengan Dewan Pers setelah sembilan bulan pembahasan akhirnya melahirkan aturan baru untuk media siber di tanah air.

Dewan Pers kemudian mengambil langkah untuk melakukan verifikasi terhadap seluruh media di tanah air, terkhusus untuk media siber yang selama ini melakukan penyebaran informasi lewat jejaring internet.

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo; verifikasi ini merupakan amanat Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers untuk mendata perusahaan pers.

Melalui verifikasi ini, Dewan Pers juga memastikan komitmen pengelola media dalam menegakkan profesionalitas dan perlindungan terhadap wartawan.

Tidak lama kemudian, lahir juga sejumlah asosiasi yang ditugaskan untuk memverifikasi media-media online di berbagai wilayah tanah air.

Seperti Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Kedua asosiasi ini lahir dari 'rahim' yang sama, tujuan yang sama, namun pengurusan yang berbeda.

SMSI dan AMSI pun agaknya "terlahir prematur". Keduanya memiliki misi membangun media berkualitas, namun 'organ' di dalam struktur organisasi tersebut belum befungsi maksimal.

Fokus verifikasi kedua asosiasi ini baru menyasar sebatas pada 'tubuh' bagian luar media, dan belum mengarah pada wartawan yang sesungguhnya adalah organ vital yang ada di dalamnya.

Verifikasi, pengawasan dan 'perawatan' yang baik terhadap wartawan sebagai organ terpenting dalam tubuh media baiknya jangan dilupakan. Karena bisa saja, 252 juta penduduk di negara ini nantinya akan lebih memercayai media yang dibuatnya sendiri ketimbang media terverifikasi tanpa 'organ'. Dan saat itu, tidak ada lagi hoax.

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Takhta Gubernur Riau dan 'Dinasti' Beringin yang Mengakar

Oleh Fazar MuhardiTAKHTA Gubernur Riau kembali akan menjadi perebutan bagi elite di daerah ini, berbagai kalangan mulai dari pengusaha, politisi,…

Foto

Adu Kuat Balon Gubernur Riau

Oleh: Bagus Santoso, Anggota DPRD RiauRIAUBOOK.COM - Syamsuar, Haris, Yopi Arianto memilih langkah cepat menyatakan akan maju sebagai balon Gubernur.…

Foto

Kisah Tersangka yang tak Berujung

Oleh: Wira Atma Hajri, S.H., M.H.Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau Konsentrasi Ketatanegaraan (Siyasah Islam)Kembali tokoh Islam ditetapkan sebagai tersangka.…

Foto

Riau AMANAH 2018?

RIAU dibangun dengan image "negeri minyak". Karena tak hanya "emas hitam" di perut buminya yang sejak 1980an sumbangkan 80 persen…

Foto

Sistem Resi Gudang, Solusi Jitu untuk Negeri Hamparan Kelapa

Kata bunda Kartini habis gelap terbitlah terang. Setiap masalah pasti ada solusinya, bukankah Tuhan menurunkan penyakit beserta obatnya? Saya ingin…

Foto

Investor Asing, Kawan atau Lawan ?

Oleh: Hamidum MajidTIDAK dapat kita pungkiri bahwa negara kita ini adalah negara berkembang. Sebagai negara berkembang tentunya Indonesia banyak…

Foto

Karena Kita Bersaudara

Oleh: Hamidum MajidPesta demokrasi pemilihan kepala daerah untuk Kota Pekanbaru danKabupaten Kampar sudah hampir dua minggu berakhir.Kompetisi sudah selesai, pemenang…

Foto

Cara Berciuman yang Benar Berdasarkan Zodiak

Riau Book - Setiap hubungan asmara tentu menginginkan keharmonisan, bahkan hal-hal kecil termasuk cara berciuman harus diperhatikan agar pasangan tidak…

Foto

Satu Masalah yang Belum Terselesaikan

Riau Book-JALAN Raya Pekanbaru-Bangkinang merupakan salah satu akses jalan yang menghubungkan kabupaten Kampar dengan kota Pekanbaru.Sebagai jalan raya…

Foto

Beri Komentar, Gimana Jika Ahok jadi Ketua KPK?

Riau Book - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kini tengah menjadi perbincangan hangat di dunia maya, bahkan para netizen memberikan…

Foto

Kenali Frasa-frasa Janggal yang Tak Logis tapi Jadi Bahasa Nasional

Riau Book - Begitu banyak frasa (gabungan dua atau lebih kata yang tidak memiliki kaitan predikat) yang janggal dan tak…

Foto

Pasangan Calon Pilkada yang Kalah, Perbanyaklah Istighfar!

Oleh: Wira Atma Hajri, S.H., M.H.Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau Konsentrasi Ketatanegaraan (Siyasah Islam)/Abituren Ma'had Daarun Nahdhah Thawalib BangkinangPada…

Foto

Sempat Bimbang, Tuk Dulo Akhirnya Memantapkan Diri Pilih Pemimpinnya untuk 5 Tahun ke Depan

Riau Book- Usai salat subuh berjamaah di musala yang sudah bertahun-tahun tak berdinding itu, datang menyelinap di hati Datuk Abdullah…

Foto

Tidak Ada Hukum yang Lebih Baik daripada Hukum Allah

Oleh: Wira Atma Hajri, S.H., M.H.(Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau Konsentrasi Ketatanegaraan (Siyasah)/Abituren Ma'had Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang)"Ganas dan…

Foto

Perasaan-perasaan Aneh dalam Memori Fikiran, Mungkinkah tanda Kebenaran Reinkarnasi?

Riau Book - Reinkarnasi atau terlahirkan kembali sejauh ini masih menjadi perdebatan para ilmuan dunia, namun tanda-tandanya ada hingga mengindikasikan…

Foto

Ramal Masa Depan dengan Tanggal Lahirmu, Ikuti Langkah Ini

Riau Book - Setiap manusia senantiasa memiliki rasa penasaran, termasuk tentang masa depan, berbagai cara bahkan dilakukan untuk mengetahui kehidupan…

Foto

Menjaga Marwah Gedung Panglima Ghimbam

Tulisan singkat Ini coba saya mulai dengan ungkapan Berthold Brecht (1898 — 1956), seorang penyair Jerman, yang juga dramawan, sutradara…

Foto

Uji Otak Mu dengan Teka-teki ini

Riau Book - Kemampuan otak manusia bisa dilihat dengan berbagai ujian termasuk dengan teka-teki agar terlihat kemampuan berfikir sekaligus merangsang…

Foto

Kasus Penyadapan, Presiden Jokowi Juga Pernah Disadap

Riau Book - (Ribut-ribu penyadaran yang marak terdengar sekarang ini pasca persidangan kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja…

Foto

Inilah akhir Drama Perseteruan Ahok dengan Sesepuh Nahdlatul Ulama

Riau Book - Panasnya suhu politik nasional di Jakarta terus memuai ke permukaan, terlebih ketika Gubernur Nonaktif DKI Jakarta Basuki…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan