Riau AMANAH 2018?

RIAU dibangun dengan image "negeri minyak". Karena tak hanya "emas hitam" di perut buminya yang sejak 1980an sumbangkan 80 persen devisa untuk Negara (hingga saat ini minyak bumi Riau hasilkan 40 persen dari total produksi negara). "Emas hijau" nya yang berada dipermukaan bumipun sumbangkan devisa Negara terbesar pertama di Indonesia. Di tahun 2016 saja, 7 juta ton lebih sawit dihasilkan di provinsi yg punya kebun sawit 2, 4 juta hektar ini. (Terluas di Indonesia).

Tapi menjadi pertanyaan, apakah hamparan kekayaan yang melimpah-ruah ini telah berhasil menyejahterakan dan memakmurkan masyarakat Riau?

Jawabannya sangat pasti: belum!

Buktinya, meskipun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau saat ini nomor lima terbesar di Indonesia dan nomor satu di Pulau Sumatera, yakni berkontribusi 5,32 persen (total Sumatera hanya 22,23 persen) terhadap PDB Indonesia, tapi pertumbuhan ekonomi Riau tanpa migas hanya 2,87 persen, dengan migas hanya 1,11 persen. Pertumbuhan ekonomi melambat. Kemiskinan masih di angka 7,67 persen (meski nasional lebih tinggi, 10,7 persen). Pengangguran terbuka juga tidak sedikit, yakni di angka 7,43 persen.

Hal ini tentu merupakan sesuatu yang kontradiktif. Kekayaan yang begitu besar, tapi belum membawa kesejahteraan yang seharusnya berdampak baik bagi masyarakat.

Bagaimana mungkin kekayaan yang luar biasa itu bisa memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang berkeadilan bagi masyarakat Riau, bila ternyata hasil minyak yang melimpah-ruah itu hanya sedikit yang tinggal di Riau dalam bentuk Dana Bagi Hasil (DBH). Hal serupa juga terjadi dengan sawit. Bea keluar CPO yang mencapai angka Rp13 triliun per tahun itu bahkan tidak sepersen pun masuk ke PAD Provinsi Riau. Semua menjadi pemasukan Pemerintah Pusat. Apalagi, mayoritas pemilik sawit (owner) bukanlah pribumi (masyarakat Riau). Tentu saja, uang yang mereka peroleh dari hasil perkebunan sawit mereka bawa keluar Riau. Uang itu tidak berputar di Riau, sehingga pada akhirnya pun hampir tidak memberikan efek apa-apa bagi perkembangan ekonomi Riau.

Justru dalam belasan tahun terakhir, masyarakat Riau hanya ketiban sialnya, ditimpa bencana asap yang menyesakkan, yang antara lain disumbangkan oleh oknum-oknum pengusaha sawit.

Kondisi seperti inilah, yang pada akhirnya "memaksa" Pemerintah Provinsi Riau untuk memutar otak, mencari solusi lain demi untuk menyejahterakan dan memakmurkan masyarakat Riau.

Solusi itu antara lain adalah dengan menggesa pembangunan sektor pariwisata. Tidak tanggung-tanggung, pemprov gerakkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau untuk bersinergi, bahu-membahu membangun dunia pariwisata Riau.

Benar sekali saya rasa, sektor pariwisata tidak hanya menjadi beban dipundak Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan (karena komitmen Riau menjadikan wisata berbasis budaya sesuai Visi riau 2020), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (karena banyak areal hutan yang akan disulap menjadi kawasan eko wisata), Dinas Pekerjaan Umum untuk menggesa pembangunan infrastruktur ke areal destinasi, Dinas Pendidikan (karena masyarakat harus di didik agar sadar wisata), Dinas Kominfo untuk mensosialisasikan destinasi-destinasi wisata, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian, Dinas ESDM dan beberapa OPD lainnya.

Pembangunan sektor ini akan membuat uang hanya akan berputar di Riau, yang otomatis akan berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Poin pentingnya disini, ketika kita mendiskusikan tentang Riau kedepan. Terutama tentang image baru dari negeri kaya minyak ini dalam kontestasi suksesi kepemimpinan daerah di Riau khususnya Pilgubri tahun 2018.

Upaya-upaya untuk membangun sektor pariwisata ini butuh tangan dingin pemimpin sebagai manajer pembangunannya. Manajer yang menjiwai "jiwa dagang", agar kalkulasi antara modal dan prediksi keuntungan dagang sektor ini menguntungkan Riau dan rakyatnya. Jiwa dagang ini tak bisa hanya sepintas tahu tentang teorinya, tapi juga praktik dari pengalamannya. Maka pemimpin Riau kedepan harus berjiwa enterpreneur dan bagusnya lagi adalah seorang praktisinya. Dengan ini, maka pemimpin Riau harus menjadikan kekayaan alam ini hanya modal awal untuk dagang, sedangkan dagangannya adalah sektor pariwisata.

Dan dari itu, saya lihat sosok Gubri saat ini yang akrab dengan sebutan Bang Andi Rachman adalah figur tepat untuk melanjutkan pembangunan Riau kita sebagaimana yang telah diterabasnya saat ini. Beliau berlatarbelakang pengusaha sukses dan pernah menjadi Anggota DPR baik di provinsi maupun dipusat. Sebuah pengalaman yang lengkap tentang dagang dan pembuatan aturan-aturanya.

Tentu disamping itu, pembangunan sistem dan perapian pelayanan publik menjadi hal penting untuk menyokong ide besar dagang pariwisata Riau. Pelayanan yang lambat, awut-awutan, unpredictable, apalagi di stempel "korup" di wajah Riau harus dihapus perlahan. Karena berdampak negatif dalam frame wisatawan.

Struktur birokrasi Riau harus dibenahi. Dan tak bisa pembenahan itu dilakukan dari luar sahaja, misal dengan penegakan hukum melalui KPK dan "ancaman-ancaman pidananya", karena efeknya hanya akan kuratif dan sesaat.

Perbaikan dari "dalam" birokrasi itu akan lebih efektif untuk perbaikan wajah birokrasi Riau. Karena melalui perbaikan sistem, kemudian mnjadi "budaya kerja" yang membudaya di birokrasi. Ikhtiar ini menjadi usaha prefentif yang saya rasa tepat. Maka figur pendamping ideal untuk wagubnya pula adalah seorang birokrat ulung yang faham betul keadaan birokrasi Riau saat ini. Menjiwai sekaligus merasakan keadaan birokrasi, artinya memang harus dari birokrat yang ada.

Dan saya lihat figur asisten 1, Pak Ahmad Syah Harrofie atau sering disapa Ongah Ahmad Syah dengan rentetan pengalaman panjang di dunia birokrasi saya yakin akan mampu melengkapi dan saling menguatkan Bang Andi Rachman untuk pembangunan Riau kedepan, terutama penataan sektor pariwisata. Rekam jejak Ongah, mulai dari camat, menjadi Pj Bupati, delapan kali di eselon 2, dan pernah jadi anggota DPRD Riau adalah modal kuat yang dimiliki untuk perbaikan sistem birokrasi kita.


Penulis adalah Suyeni: mantan Menteri Sosial dan Politik Bem Unri. Sekarang ini aktif di Rumah Kaum Pergerakan (RKP).

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Sistem Resi Gudang, Solusi Jitu untuk Negeri Hamparan Kelapa

Kata bunda Kartini habis gelap terbitlah terang. Setiap masalah pasti ada solusinya, bukankah Tuhan menurunkan penyakit beserta obatnya? Saya ingin…

Foto

Investor Asing, Kawan atau Lawan ?

Oleh: Hamidum MajidTIDAK dapat kita pungkiri bahwa negara kita ini adalah negara berkembang. Sebagai negara berkembang tentunya Indonesia banyak…

Foto

Karena Kita Bersaudara

Oleh: Hamidum MajidPesta demokrasi pemilihan kepala daerah untuk Kota Pekanbaru danKabupaten Kampar sudah hampir dua minggu berakhir.Kompetisi sudah selesai, pemenang…

Foto

Cara Berciuman yang Benar Berdasarkan Zodiak

Riau Book - Setiap hubungan asmara tentu menginginkan keharmonisan, bahkan hal-hal kecil termasuk cara berciuman harus diperhatikan agar pasangan tidak…

Foto

Satu Masalah yang Belum Terselesaikan

Riau Book-JALAN Raya Pekanbaru-Bangkinang merupakan salah satu akses jalan yang menghubungkan kabupaten Kampar dengan kota Pekanbaru.Sebagai jalan raya…

Foto

Beri Komentar, Gimana Jika Ahok jadi Ketua KPK?

Riau Book - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kini tengah menjadi perbincangan hangat di dunia maya, bahkan para netizen memberikan…

Foto

Kenali Frasa-frasa Janggal yang Tak Logis tapi Jadi Bahasa Nasional

Riau Book - Begitu banyak frasa (gabungan dua atau lebih kata yang tidak memiliki kaitan predikat) yang janggal dan tak…

Foto

Pasangan Calon Pilkada yang Kalah, Perbanyaklah Istighfar!

Oleh: Wira Atma Hajri, S.H., M.H.Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau Konsentrasi Ketatanegaraan (Siyasah Islam)/Abituren Ma'had Daarun Nahdhah Thawalib BangkinangPada…

Foto

Sempat Bimbang, Tuk Dulo Akhirnya Memantapkan Diri Pilih Pemimpinnya untuk 5 Tahun ke Depan

Riau Book- Usai salat subuh berjamaah di musala yang sudah bertahun-tahun tak berdinding itu, datang menyelinap di hati Datuk Abdullah…

Foto

Tidak Ada Hukum yang Lebih Baik daripada Hukum Allah

Oleh: Wira Atma Hajri, S.H., M.H.(Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau Konsentrasi Ketatanegaraan (Siyasah)/Abituren Ma'had Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang)"Ganas dan…

Foto

Perasaan-perasaan Aneh dalam Memori Fikiran, Mungkinkah tanda Kebenaran Reinkarnasi?

Riau Book - Reinkarnasi atau terlahirkan kembali sejauh ini masih menjadi perdebatan para ilmuan dunia, namun tanda-tandanya ada hingga mengindikasikan…

Foto

Ramal Masa Depan dengan Tanggal Lahirmu, Ikuti Langkah Ini

Riau Book - Setiap manusia senantiasa memiliki rasa penasaran, termasuk tentang masa depan, berbagai cara bahkan dilakukan untuk mengetahui kehidupan…

Foto

Menjaga Marwah Gedung Panglima Ghimbam

Tulisan singkat Ini coba saya mulai dengan ungkapan Berthold Brecht (1898 — 1956), seorang penyair Jerman, yang juga dramawan, sutradara…

Foto

Uji Otak Mu dengan Teka-teki ini

Riau Book - Kemampuan otak manusia bisa dilihat dengan berbagai ujian termasuk dengan teka-teki agar terlihat kemampuan berfikir sekaligus merangsang…

Foto

Kasus Penyadapan, Presiden Jokowi Juga Pernah Disadap

Riau Book - (Ribut-ribu penyadaran yang marak terdengar sekarang ini pasca persidangan kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja…

Foto

Inilah akhir Drama Perseteruan Ahok dengan Sesepuh Nahdlatul Ulama

Riau Book - Panasnya suhu politik nasional di Jakarta terus memuai ke permukaan, terlebih ketika Gubernur Nonaktif DKI Jakarta Basuki…

Foto

Pangdam Tanamkan Semangat Penanggulangan Bencana Asap Akibat Karhutla di Riau

Riaubook - Mewujudkan tahun 2017 Riau bebas asap, Panglima Kodam (Pangdam) l Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung tanamkan semangat…

Foto

Survei: Ini akan Menjadi Histori Jika Ahok Kalah di Pilkada DKI

Riau Book - Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta tidak lama lagi akan berlangsung dan jika nanti Ahok kalah dalam…

Foto

Barack Obama, Sang Mantan, Bukan Mantan yang "Merecoki"

Riau Book - Barack Obama menikmati hidup selepas jadi presiden dengan berlibur ke British Virgin Island, satu pulau milik Inggris…

Foto

Saya Hanya Ingin Mengingatkan

Oleh: Wira Atma Hajri, S.H., M.HSebagai alumni pondok pesantren, tentu saja saya tidak asing dengan hadis-hadis Nabi. Dari sekian banyaknya…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan