Riau Book - Seluruh manusia di muka bumi baru saja merayakan datangnya tahun baru 2017 yang diprediksi bakal banyak kejutan yang masuk dalam catatan sejarah.
Hal tersebut dikemukakan oleh Julian Zelizer, profesor sejarah dan hubungan internasional di Princenton University dalam opini CNN yang dikutip Liputan6.com pada Selasa (3/1/2017).
"Hal ini karena Donald Trump mengguncang AS dengan kemenangannya dalam pemilu presiden yang tak terduga," tulis Zelizer.
"Kampanye, persona, gaya, dan retorikanya -- tidak pernah ada kandidat politik utama seperti dia sepanjang sejarah, apalagi menjadi pemenang," lanjutnya.
Profesor yang juga penulis buku "Jimmy Carter" itu menganalis, setelah tahun yang penuh kejutan, tidak mudah untuk memprediksi ke mana AS akan melangkah. Namun, sejumlah isu politik besar kemungkinan akan mendominasi tahun 2017.
Anggota dari lembaga think tank New America ini memprediksi akan ada sejumlah isu politik yang akan mendominasi di tahun 2017.
Berikut penjabaran 7 isu penting yang akan dihadapi AS. Apa yang terjadi Negeri Paman Sam tentu saja akan berpengaruh terhadap politik dunia secara keseluruhan.
Salah satu pertanyaan besar yang bakal mendominasi tahun shio Ayam ini adalah, akankah AS terlibat langsung dalam perang?
1. Nasib Kelas Menengah AS
Isu terdepan dalam Pilpres 2016 adalah kenyataan bahwa kelas menengah Amerika tengah berada dalam kesulitan.
Meskipun indikator ekonomi terlihat baik, kebanyakan keluarga di Amerika Serikat tidak merasakan masa depan yang aman. Mereka melihat makin melebarnya jurang ekonomi antara si miskin dan si kaya, dan merasa takut bahwa anak-anak mereka akan terperosok ke strata sosial terbawah.
"Mereka memiliki pekerjaan dan pendapatan yang lebih baik dari beberapa tahun yang lalu, namun jenis pekerjaan yang dapat mereka nikmati tampak kurang stabil dibandingkan saat maraknya serikat pekerja, dengan renumerasi yang lebih sedikit, serta prospek peningkatan karier yang lebih suram," jelas Zelizer.
"Dengan biaya pendidikan dan kesehatan yang makin melonjak, mereka khawatir akan masa depan anak-anak mereka," lanjutnya.
Isu ini nyata terlihat dalam bentuk dukungan terhadap Bernie Sanders dalam pemilihan di Partai Demokrat.
Kegelisahan ekonomi juga yang mendorong jutaan warga untuk memilih Donald Trump dan bukan Hillary Clinton, karena yakin bahwa perubahan yang fundamental amat diperlukan jika komunitas mereka ingin terbangun kembali.
Apa pun perbedaan antara kedua partai, terdapat persamaan dalam masalah utama.
"Pertanyaannya adalah apakah pemerintahan Trump nanti akan bertindak untuk mengatasi kekhawatiran ini, dan dengan cara yang memungkinkan bagi kubu Demokrat untuk membantu mereka," analisis Zelizer.
Meskipun tentu terdapat beberapa isu yang merapatkan Trump pada kebijakan kubu partai Republik, seperti potongan pajak untuk pemasok, terdapat pula wiayah-wilayah yang memungkinkan untuk dilakukan kesepakatan.
"Kuncinya adalah bahwa paket infrastruktur tidak boleh berupa serangkaian potongan pajak untuk proyek-proyek swasta, yang sejauh ini telah diusulkan Trump, namun lebih baik berupa stimulus pendanaan yang akan membuka lapangan pekerjaan yang baik bagi para pekerja," tandasnya.
2. Kebijakan Anti-Terorisme AS
Kini saatnya untuk memperbarui total kebijakan anti-terorisme AS.
Dengan kemunculan ISIS, Amerika Serikat dan dunia telah menghadapi peningkatan ancaman jaringan teroris yang tersebar dan mengandalkan pelaku tunggal yang berkomitmen untuk melakukan tindakan keji atas nama ISIS.
Jenis serangan seperti ini dapat dianggap sebagai serangan terhadap "target lunak," seperti pertokoan saat liburan Natal, dan klub malam, yang biasanya bukan merupakan fokus operasi keamanan.
Kemudian, terorisme sering kali dilakukan oleh individual 'sakit jiwa' yang menyatakan persekutuan mereka dengan ISIS meskipun mereka tidak atau hanya sedikit berhubungan langsung dengan kelompok teroris itu.
"Sebagai sebuah negara dan bagian dari komunitas internasional, Amerika telah gagal menerapkan strategi yang efektif untuk memerangi ancaman ini. Negara adidaya ini harus berpikir ulang tentang upaya keamanan mereka dan mengembangkan cara yang lebih baik untuk menandai individu yang mungkin bermasalah," kritik Zelizer.
Mereka juga perlu mengarahkan operasi keamanan kepada target lunak dan bukan hanya lokasi yang banyak dikunjungi turis.
Hingga mereka mampu melakukannya, mereka akan terus-menerus hidup dalam ketakutan.
3. Nasib Institusi Demokrasi AS?
Pertanyaan tentang apakah institusi demokrasi AS akan bertahan dalam masa kepresidenan Trump telah disuarakan oleh banyak kritikus.
Kandidat independen Evan McMullin termasuk yang terdepan, menulis sejumlah peringatan bahwa ia melihat kecenderungan autokrat dan kediktatoran dalam presiden yang baru akan mengancam kebebasan pers, kebebasan rakyat, dan seterusnya.
"Pemahaman Trump akan kekuatan eksekutif akan membuat cabang lainnya waspada dan dalam posisi defensif," kata Zelizer.
"Kaum Konservatif yang sering mengecam Demokrat karena terlalu banyaknya campur tangan pemerintah dalam ekonomi telah waspada saat presiden yang akan datang ini menyuarakan kemarahan terhadap bisnis tertentu dan mulai mengancam jika mereka memindahkan pabrik ke luar negeri."
Penolakan Trump, tambah Zelizer, adalah untuk mengambil langkah drastis untuk melenyapkan potensi konflik kepentingan yang muncul akibat kerajaan bisnis yang dimilikinya -- telah meningkatkan kewaspadaan tentang apakah presiden yang satu ini akan membuat keputusan besar tentang kebijakan domestik dan luar negeri hanya dengan mempertimbangan kepentingan bisnis keluarganya dan bukannya untuk kepentingan nasional.
Meskipun keluhan tentang kekuatan eksekutif yang berlebihan dan penyalahgunaan kekuasaan selalu didengungkan dalam dunia politik, kekhawatiran yang nyata tentang kondisi institusi demokrasi AS saat ini lebih meningkat jauh dibandingkan sebelumnya. (RB /lp6)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau




Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…