Riau Book - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (di baca KPU pusat) telah menetapkan 101 daerah menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2017. Jumlah itu terdiri dari 7 provinsi, 18 kota serta 76 kabupaten. Hari pemungutan suara juga sudah ditetapkan pada Rabu, 15 Februari 2017. Kabupaten Kampar merupakan satu dari 101 daerah yang menggelar Pilkada pada tahun 2017.
KPU Republik Indonesia juga sudah menetapkan Tahapan Pilkada serentak 2017 yang dituangkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI Nomor : 3 Tahun 2016 Tentang Tahapan, Jadwal dan Program Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. Dimana tahapan pilkada ini akan berlangsung selama 10 bulan, mulai dari bulan Mei 2016 sampai Februari 2017.
KPU Kabupaten Kampar sebagai lembaga (institusi) yang diberi tugas dan wewenang untuk menyelenggarakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kampar tahun 2017 telah memulai tahapan pelaksanaan pilkada Kabupaten Kampar Tahun 2017 sesuai dengan tahapan pilkada serentak 2017 yang telah ditetapkan KPU RI.
Pada pilkada Kabupaten Kampar Tahun 2017 ini, KPU Kabupaten Kampar mengusung Motto (slogan/semboyan) "PILKADA BERADAT". Pilkada Beradat ini singkatan dari pemilihan kepala daerah yang Bersih, Amanah, Damai, Adil dan Transparansi.
KPU Kampar patut diacungi jempol dengan pilihan kata yang tepat untuk motto pilkada serentak tahun 2017 ini. Penulis yakin masyarakat Kampar sangat setuju dengan pilihan motto ini. Insya Allah tidak akan muncul protes dengan motto Pilkada Beradat ini.
Motto Pilkada Beradat ini dinilai sangat tepat karena memang Kabupaten Kampar sebagai Serambi Mekkahnya Provinsi Riau sangat kental dengan adat istiadat dan budaya. Adat bersandi sarak, sarak bersandikan kitabullah.
Kata atau sebutan Beradat di Kabupaten Kampar juga dimaknai sebagai sikap yang sopan, santun dan penuh tata keramah dalam bermasyarakat. Dalam Kamus Bahasa Indonesia kata "Beradat" di defenisikan sebagai mempunyai adat; menurut atau melakukan secara adat atau tahu sopan santun. Atau dalam Kamus Bahasa Melayu, kata Beradat diartikan sebagai mempunyai adat; tahu bersopan santun; mengikut adat (ketika melakukan sesuatu).
Apa sebenarnya latar belakang KPU Kabupaten Kampar dalam memilih motto Pilkada Kampar, Pilkada Beradat? Menurut Ketua KPU Kabupaten Kampar Yatarullah, SH, MH ketika ditemui penulis menyampaikan bahwa latar belakang diangkatnya motto ini karena pengalaman dari pelaksanaan pilkada-pilkada sebelum ini, selalu penyelesaian sengketa melalui jalur hukum di mahkamah konstitusi.
Mengingat Kabupaten Kampar sangat menjunjung tinggi adat istiadat, maka diharapkan pada pilkada Tahun 2017 ini, penyelesaian sengketa atau konflik bisa melalui musyawarah mufakat tanpa jalur hukum. "Dengan motto pilkada beradat ini kita juga ingin terjalin hubungan yang harmonis antara penyelenggara dengan peserta, saling menghargai sesuai dengan identitas Kampar yang Beradat," ujarnya.
Kemudian kata Beradat itu merupakan singkatan dari Bersih, Amanah, Damai, Adil dan Transparansi. Bersih, diharapkan penyelenggaraan pilkada ini bersih dari kecurangan seperti adanya permainan money politik. Amanah, Penyelenggara amanah dalam menjalankan tugas dan menghasilkan pemimpin daerah yang amanah. Adil, penyelenggara adil dalam melaksanakan tugas tidak memihak kepada satu calon atau kelompok dan diharapkan pilkada menghasilkan pemimpin yang adil. Transparansi, adalah adanya keterbukaan (transparan) terhadap proses kegiatan dan anggaran.
Ketua Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia (Lemtari) Suhaili Husin Dt Mudo, menyampaikan apresiasi kepada KPU Kampar atas pilihan kata Beradat yang diangkat oleh KPU Kampar sebagai Motto Pilkada tahun 2017. Melalui Pilkada ini masyarakat kembali diingatkan akan pentingnya kehidupan beradat. "Motto ini sangat tepat, karena kita sebagai masyarakat Kampar yang menjunjung tinggi adat-istiadat memang harus mengembalikan jati diri kita sebagai masyarakat yang beradat," ujar Suhaili.
Harapan kita tentunya, motto yang sudah dibuat KPUKabupaten Kampar, Pilkada Beradat ini hendaknya bisa terlaksana dengan baik dalam upaya mendapatkan kepala daerah yang sesuai dengan harapan rakyat. Tahapan Pilkada saat ini sudah masuk kepada tahpan rekruitmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Tanggal 21 Juni 2016 ini sudah dimulai pendaftaran, pengambilan dan penyerahan formulir pendaftaran PPK dan PPS. Proses rekruitmen PPK dan PPS ini akan berakhir pada 16 Juli 2016 untuk PPK yang ditandai dengan pengambilan sumpah dan bimbingan teknis bagi PPK, sedangkan untuk PPS tanggal 19-20 Juli 2016 dengan agenda pengambilan sumpah dan Bimtek PPK.
Semoga rekruitmen PPK dan PPS termasuk rekruitmen KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) di TPS (tempat pemungutan suara) bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan pilkada yang berkualitas. Pilkada yang berkualitas akan menghasilkan pemimpin yang berkuliatas. Ini semua akan terwujud bila motto Pilkada Beradat ini bisa terlaksana dengan baik. Semoga.(kamparkab)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…