RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman memanggil jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan setempat untuk membahas peluang dan sinergitas antar sektor dalam meraup pendapatan bagi daerah, Selasa (10/7/2018).
"Dalam penggalian peluang pendapatan perlu ada sinergi dari sektor terkait, misalnya sektor perhubungan dengan Bapenda, perikanan dan perizinan," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman ini saat wawancara dengan RiauBook.com di kantornya.
Kata dia, hal tersebut dimaksudkan untuk kejelasan regulasi terhadap hal-hal yang lebih spesifik.
"Misalnya tenaga kerja, tentang Perda tenaga kerja lokal, apakah itu bisa tidak dicantumkan dalam perizinan atau tidak, kemudian NPWP Perusahaan, kita ajak yang berinvestasi menggunakan NPWP Riau, karena ini menyangkut pasal 25 dan pasal 21, pasal 25 itu untuk Badan Usaha dan pasal 21 itu untuk Perorangan, mudah-mudahan kalau ini dipenuhi investor, ini akan menjadi pendapatan kita," kata Andi.
Pihaknya juga menyoroti terkait sektor transportasi yang mengangkut hasil industri di wilayah setempat.
Menurutnya perusahaan-perusahan yang beroperasi di Riau, sudah sewajarnya membayarkan pajak kendaraan operasionalnya kepada Pemerintah setempat.
"Transportasi pengangkut CPO yang betul-betul beroperasi di Riau, mengangkut CPO dari pabrik ke pelabuhan kita imbau mendaftarkan kendaraannya dengan plat BM, itu kan wajar. Mereka operasi di Riau, bayar pajak di tempat lain, sementara jalan hancur yang menanggung Riau, sosial kemasyarakatan kita juga yang nanggung, saya rasa wajar jika mereka bayar pajak," tuturnya.
Kedepan, pihaknya akan mengundang asosiasi dan perusahaan untuk membahas hal tersebut.
"Kita akan mengundang asosiasi dan si pemberi kerja," demikian Andi Rahman. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…