RIAUBOOK.COM – Pembangunan Jembatan Siak IV masih berada di bawah target penyelesaian, saat ini realisasi pembangunan fisik jembatan tersebut masih berada pada angka 31, 228 atau minus 4, 916 persen dari rencana seharusnya yakni 31,228 persen.
Arif Usman selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) mengatakan kalau keterlambatan tersebut karena terkendala peralatan utama.
"Memang kita ada keterlambatan, waktu kunjungan Pak Gubernur pada tanggal 4 April kemarin, Pylon yang posisinya pada Stag 9 dan sudah mau masuk ke Stag 10, kita terkendala peralatan, TC (Tower Crane) kita mengalami kerusakan dinamo angkat lebih kurang 10 hari," kata Arif kepada RiauBook.com, Jumat (22/6/2018) Dil Pekanbaru.
Karena kendala tersebut pihak kontraktor tidak bisa mengerjakan pemasangan Pylon seperti rencana sebelumnya.
Kata Arif, demi menggesa penyelesaian pengerjaan tersebut pihaknya harus mengerjakan item pekerjaan yang tidak menggunakan TC.
"Kita kejar pekerjaan yang tidak menggunakan alat angkut seperti Angkur, almahdilillah Angkur sudah bisa kita lalaksanakan, itu pun sempat menjadi kendala juga kemarin karena menyangkut dengan titik koordinat," terang Arif.
Lanjut Arif, PT DSI selaku Sub Kontraktor tidak menyetujui titik koordinat yang diajukan olehnya karena melebihi toleransi dari ketentuan seharusnya.
"Jadi kami harus menyetel lagi, terakhir tanggal 7 Juni 2018 itu sudah oke, pada tanggal 8 kita sudah bisa melakukan pengecoran tahap pertama, Insyaallah untuk kedua Angkur ini sudah selesai dan untuk Pylon tinggal pengecoran Stag 11 pada sisi hilirnya, kalau sisi hulu sudah selesai," kata Arif.
Kata dia, untuk tahap pengerjaan Stag 12 sampai Stag 17 sudah bisa dilaksanakan karena semua persiapan sudah rampung.
Sementara, Muhamad Iqbal Yanuar menjabat sebagai Manejer Oprasional untuk proyek tersebut optimistis dapat menyelesaikan pembangunan Siak IV sampai akhir tahun ini.
"Sampai akhir Desember kita masih optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan ini, karena dalam waktu dekat kita juga akan coba melakukan percepatan pekerjaan," kata Iqbal.
Kata Iqbal, secara global pihaknya masih mengerjakan proyek tersebut sesuai dengan jadwal pengerjaan.
Lanjut Iqbal, untuk mempercepat pengerjaan tersebut pihaknya akan menambah waktu kerja dan jumlah tenaga kerja.
"Kita melakukan percepatan ini dengan menambah tenaga, menambah jam kerja sampai jam 10 malam, karena kalau lebih dari jam 10, cuaca agak kurang bagus biasanya, sementara untuk penyambungan Mainspan rencananya akan dilakukan di akhir bulan November, jadi di akhir Bulan November kita sudah masuk tahap finishing," demikian Iqbal. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…