RIAUBOOK.COM -Biro Humas Sekretariat Daerah dan Protokoler Pemeritah Provinsi Riau mengadakan rapat Internal terkait teknis Protokoler serta akses dan pengamanan di Gedung VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Riau Firdaus mengatakan kalau selama ini pengamanan dan akses penggunaan VIP Lancang Kuning SSK II masih perlu di tingkatkan mengingat masih banyak mantan pejabat yang menggunakan area tersebut untuk kepentingan pribadi.
"Dibandara VIP kita akan buat SOP (Standart Oprasional Prosedure), siapa yang bisa memakai dan menggunakan Bandara VIP tersebut, selama ini kan entah siapa-siapa, kadang-kadang mantan pejabat, padahal dia sudah tidak menjabat lagi masih juga menggunakan," kata Karo Humas kepada RiauBook.com, Kamis (4/12/2018) di Kantor Gubernur Riau.
Firdaus mengatakan bahwa pihaknya telah membicarakan hal tersebut dengan Karo Ops. Lanud Roesmin Nurjadin dan General Manager (GM) Angkasa Pura SSK II.
"Rencananya kami minggu depan ada pertemuan untuk membahas ini, karena kita tahu bahwa VIP itu termasuk Ring I yang pengamanannya harus ketat, bisa saja ada orang dari luar yang memang bermaksud tidak baik memanfaatkan siatuasi, karena kan memang itu pengawasannya, pengamanannya agak longgar dibandingkan Bandara Umum kan" kata dia.
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa pertemuan dengan otoritas terkait nantinya bertujuan untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap akses di area tersebut.
"Karenakan berbahaya, disitu banyak Pesawat terbang, nanti masuk orang nyusup atau ada narkoba yang dikirim karena pengamanan longgar, atau misalnya ada juga yang bekerjasama dengan pegawai kita, digaji berapa barang ini masuk, bisa saja kan?," kata Firdaus.
Menurut Firdaus, yang boleh mengakses dan menggunakan area tersebut hanya diperuntukkan oleh pejabat yang masih aktiv dan tamu-tamu negara.
"Minimal Pejabat Eselon I dan tamu-tamu pimpinan yang memang perlu pelayanan, ini kadang-kadang ada juga seperti Ketua Organisasi yang merasa besar, tapi memang mereka buat surat juga ke kita, nah nanti kita lihat urgensinya apa, kadang-kadang ada juga yang tidak saya setujui, karena kaitanya nanti dengan penjemputan, penyambutan disana, biaya yang keluarkan dasarnyakan dari surat, gak mungkin gak ada pertanggung jawabannya," demikian Firdaus. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…