RIAUBOOK.COM - Anggota DPR RI Lukman Edy merespon peristiwa penahanan jenazah Junaidi (42) pasien kanker hati Desa Sungai Keranji, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, oleh Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru, Jumat (19/12/2017) malam.
Lukman Edy yang menerima informasi itu menghubungi para rekannya di Komisi 9 DPR RI yang membidangi kesehatan dan meminta segera menindak rumah sakit yang dianggap telah menentang norma kemanusian.
"Pagi ini anggota DPR RI dari Komisi 9, Nihayahtul Wafiroh juga akan menghubungi pihak rumah sakit, karena tindakan menahan jenazah merupakan bentuk pertentangan norma kemanusiaan. Kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi dan pihak rumah sakit harus ditegur," kata Edi Ahmad RM.
Edi Ahmad RM adalah salah satu relawan LE yang terus berkomunikasi dengan Lukman Edy terkait perkembangan kasus penahanan jenazah Junaidi (42), warga miskin asal Kuansing.
"Jika pihak rumah sakit mempersoalan biaya, kami siap untuk menjadi jaminan atas biaya yang terutang oleh pihak keluarga," kata Edi RM.
Sebelumnya, jenazah Junaidi sempat ditahan oleh pihak rumah sakit sejak Jumat (29/12/2017) pukul 14.45 WIB hingga tengah malam 23.36 WIB.
Agus Fitriani (40), isteri almarhum Junaidi (42), menjelaskan, ketika itu pihak managemen mewajibkan pelunasan sisa utang biaya perawatan yang nilainya mencapai Rp41,5 juta.
"Tapi alhamdulillah, berkat bantuan bapak akhirnya jenazah suami saya sudah bisa keluar lewat tengah malam tadi sekitar pukul 00.30 WIB," kata Fitriani lewat sambungan telepon.
Ia jelaskan, pihak rumah sakit bahkan menyediakan ambulan untuk pemulangan jenzah ke Desa Keranji yang sudah tiba di rumah duka pada pukul 05.00 WIB.
"Rencananya siang ini jenazah suami saya dikebumikan," kata Fitriani.
Kades Sungai Keranji, Slamet Dwiyuwono lewat pesan singkatnya, atas nama masyarakat di daerah itu mengucapkan ribuan terimakasih atas bentuk perhatian yang diberikan Lukman Edy dan para relawan.
"Kami masyarakat Desa Sungai Keranji mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bentuk perhatian dan bantuan yang bapak berikan, semoga yang maha kuasa membalasnya," ungkapnya lewat pesan singkat yang diterima, Sabtu (30/12/2017) pagi.
Berita Terkait: Ironi Pasien Kanker Warga Miskin Asal Kuansing, Jasadnya 'Terperangkap' di Santa Maria
(RB/fzr)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…