RIAUBOOK.COM- Penyakit difteri kembali mewabah di Indonesia, meski penyebarannya saat ini memang belum mencapai ke Provinsi Riau, tetapi sebagai perlindungan diri, sangat dianjurkan untuk melakukan imunisasi ulang hingga usia dewasa.
Difteri adalah penyakit sangat menular yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diptheriae. Seperti yang dikutip dari website Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, penularan Difteri diantaranya melalui cairan dan saluran pernafasan atau kontak langsung dengan cairan yang keluar dari saluran pernafasan dan pengelupasan luka di kulit.
Sedangkan gejala yang timbul bisa berupa demam yang tidak begitu tinggi hingga 38 derajat celcius, ada kalanya disertai sesak napas dan atau suara mengorok, munculnya selaput berwarna putih keabu-abuan (pseudomembran) di tenggorokan yang mudah berdarah jika dilepaskan, pembesaran kelenjar getah bening leher, pembengkakan jaringan lunak leher (bull neck) dan sakit waktu menelan.
Jika seseorang terkena penyakit ini dan tidak ditangani dengan segera, penyakit ini dapat berakhir dengan kematian.
Sehubungan dengan hal tersebut, CEO Eka Hospital Pekanbaru, Romi Jaya Saputra, menyampaikan bahwa karyawan merupakan aset yang sangat berharga bagi perusahaan. Sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk selalu memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawannya.
Jika karyawan sehat berarti produktivitas pun dapat terus ditingkatkan. Apalagi di lingkungan rumah sakit dimana risiko terkena akan penyakit akan lebih besar. Begitu juga bagi tenaga outsourcing yang ada di lingkungan rumah sakit. Mereka pun juga berisiko tinggi untuk tertular suatu penyakit.
Untuk itu Eka Hospital Pekanbaru selama 2 hari mulai pada Jumat 22 Desember hingga 23 Desember 2017 lalu melakukan imunisasi massal bagi seluruh karyawannya baik medis atau non medis serta outsourcing di lingkungan Eka Hospital Pekanbaru. Tercatat 1.200 orang yang akan melakukan imunisasi ini dan bertempat di Auditorium Lantai 8.
"Ini merupakan upaya perlindungan dan pencegahan dari terjangkitnya Penyakit Difteri khususnya di lingkungan Eka Hospital Pekanbaru," jelas Pak Romi singkat saat ditanya wartawan. (RB/Ferizal)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…