RIAUBOOK.COM - Yogyakarta patut menjadi 'kiblat' pariwisata Indonesia sekelas Bali karena begitu banyak objek wisata di provinsi istimewa ini, salah satunya Karst Tubing.
Karst Tubing yang terletak di Kelurahan Dusun Surobayan, Argomulyo Sedayu, Bantul ini ,merupakan destinasi wisata susur sungai dengan tebing sekitar berupa batuan karst (kapur).
Menuju ke lokasi wisata ini membutuhkan waktu jarak tempuh sekitar 1 jam 20 menit dari Pusat Kota Yogyakarta, bisa mengendarai mobil maupun motor.
Berjalan menuju ke Karst Tubing, sajian pemandangan menyejukkan mata, hamparan sawah terbentang hijau menguning, perbukitan pencakar langit tersusun apik, ditambah keramahan warga tempatan dan sejuknya udara.
Lebih dari satu jam perjalanan, akhirnya tiba di salah satu rumah milik warga di Dusun Surobayan yang sudah dialihfungsikan menjadi tempat singgah wisatawan.
Di rumah ini, semua yang dibutuhkan untuk menyusuri arus sungai sudah disediakan, termasuk pelampung yang dilekatkan di badan, ban dalam yang besar, sepatu karet, pelindung kepala (helm) dan ada juga tempat pemandian untuk cuci badan.
Di sana juga sudah ada pemandu Karst Tubing, seorang di antaranya memberikan arahan-arahan pelaksanaan tour sungai, mulai dari tata cara pelaksanaan hingga keselamatan.
Seluruh peserta tour sungai diwajibkan menggunakan kelengkapan keselamatan, mulai dari pelampung, sepatu dan helm.
Dari rumah singgah itu, wisatawan kembali dilansir menggunakan mobil pick up (bak terbuka) menuju Sungai Konteng bersama ban-ban besar yang sudah tersedia.
Sungai Konteng lebarnya hanya berkisar 4 hingga enem meter, kedalamnnya bahkan tidak lebih dari 1,5 meter, deras arusnya pun tidak seperti sungai yang biasa digunakan untuk arung jeram.
Namun yang berbeda pada sungai ini adalah, pemandangannya yang bernuansa khas, terdapat hamparan persawahan yang sejuk dan goa-goa alam serta tebing menjuram yang indah.
Wisatawan melintasi indahnya jalur Sungai Konteng dengan menaiki ban besar tersebut, petualangan ini lebih seru jika dilakukan bersama-sama atau lebih dari 20 orang.
Karst Tubing adalah objek wisata baru di Yogyakarta yang baru dikembangkan pada tahun 2016 yang ditujukan untuk wisatawan yang senang dengan petualangan sungai.
Objek wisata satu ini layaknya menjadi contoh untuk pengembangan pariwisata di Riau yang selama ini gencar menggali potensi wisata alam.
Sejumlah kabupaten di Riau, seperti Kampar yang terdapat sungai-sungai dengan alam eksotis, salah satunya Sungai Kopu yang berlokasi di Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu.
Selain sungai dengan pemandangan eksotis, Riau juga memiliki empat sungai besar yang mengalir dan membelah daratan, yaitu Sungai Siak, Sungai Rokan, Sungai Indragiri dan Sungai Kampar.
Sayangnya, sejauh ini untuk objek wisata susur sungai di Riau belum dikelola maksimal sehingga daratan tengah Pulau Sumatera ini masih belum terkenal seperti Yogyakarta yang kini terus berkembang. (RB/fzr)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…