RIAUBOOK.COM - Pertumbuhan angka kunjungan yang positif dan berada di posisi ke - 2 nasional setelah Sulawesi Utara, menjadi bukti bahwa Provinsi Riau dengan segudang pesonanya mampu menghadirkan gairah wisatawan lokal hingga manca negara untuk menikmati destinasi wisata yang ada di bumi Melayu Riau.
"Sekarang pertumbuhan tingkat kunjungan Riau ini sudah nomor 2 nasional, dibawah Sulawesi Utara, pertumbuhan angka kunjungan Riau sudah positif, dari tahun 2014 sebesar 48.000 (pengunjung), tahun 2015 itu 54.000, tahun 2016 sebesar 66.000 dan sampai dengan 2017 telah mencapai angka 78.000 pengunjung, itu adalah keberhasilan yang kita capai," ungkap Fahmizal, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreativ Provinsi Riau saat di temui Riaubook.com di kantornya, Pekanbaru, (31/10/2017).
Selain itu, sampai dengan bulan Agustus 2017 Riau memiliki peringkat ke 2 nasional dengan angka 82,13% pada semester satu, menururt Fahmi, terjadi peningkatan signifikan jika di bandingkan dengan tahun lalu yang hampir sama persentasinya dengan angka 80% sampai dengan akhir tahun.
Pengelolaan sektor Pariwisata secara baik dengan melibatkan Pemerintah, pemikiran kognitif dari Akademisi, Pelaku usaha, Komunitas serta peran Media dalam mewujudkan tanggung jawab untuk pengembangan sektor Pariwisata di Riau, menjadi bukti kesungguhanan Provinsi Riau untuk fokus menjadikan Pariwisata Riau sebagai sektor andalan di tengah menipisnya cadangan Minyak Riau yang selama ini menjadi andalan dalam sumber pendapatan daerah.
Dikatakan Fahmi, sebagai keseriusan dalam mendorong Pariwisata, kedepannya pemerintah Provinsi Riau akan merubah konsep dalam pendapatannya dari "Migas dan Non Migas" menjadi "Pariwisata dan selain Pariwisata".
Dalam implementasinya, Dinas Pariwisata terkoneksi dengan seluruh Dinas yang berkepentingan dalam mendorong kemajuan sektor Pariwisata seperti, Dinas kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan seluruh pelaku usaha serta masyarakat.
Fahmi mengatakan, Rp 173 Miliar telah dikeluarkan pemererintah dalam meningkatkan infrastuktur untuk pembangunan jalan ke objek wisata menuju objek wisata selancar ombak Bono di sungai Kampar yang pengerjaannya dilakukan oleh Dinas PUPR.
Dengan sejuta pesona Melayu, Bumi Lancang Kuning memiliki beragam potensi dan destinasi yang menyapa Dunia, beberapa diantaranya adalah Ritual Bakar Tongkang di Bagan Siapi-api, menapaki jejak sejarah di Istana Kerajaan Siak, Berselancar ombak di sungai Kampar, Wisata Religi di tanah Seribu Kubah Rokan Hilir atau menikmati kuliner berbahan Sagu yang berpusat Kabupaten Meranti.
Fahmi mengatakan, dalam Era kemajuan teknologi sekarang ini, wisatawan dapat dengan mudah mengakses segala informasi yang dibutuhkan untuk menikmati Pariwisata di provinsi Riau, Banyak pelaku usaha, Biro Perjalanan dan Wisata yang dapat membantu segala kebutuhan yang diperlukan wisatawan. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…