RIAUBOOK.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau siang tadi menggelar aksi mimbar bebas terkait permasalahan korupsi elektronik Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Aksi mimbar bebas yang di gelar di persimpangan Fisip dan Fkip Universitas Riau ini diwarnai pembakaran ban dan orasi dari perwakilan kelembagaan yang hadir, Senin (9/10/2017).
Beberapa mahasiswa juga tampak membentangkan spanduk yang bertuliskan "Indonesia Tanpa Setya Novanto", "Indonesia Darurat Korupsi, Menolak Diam, Saatnya Bergerak Bela Rakyat".
"Ini pemanasan dulu, sebagai pemantik," kata Aditya Putera Gumesa, Menteri Sosial dan Politik Bem Universitas Riau, melalui sambungan telepon sebelum ia dan mahasiswa lainya menggelar aksi mimbar bebas.
Sebelumnya, Rabu 4 Oktober Bem Universitas Riau menggelar kajian Reboan dengan mengangkat tema yang sama, kasus Setya Novanto. Dalam kajian ini dihadirkan pemateri dari Forum Transparansi Keuangan (Fitra) Riau.
Ditambahkan Aditya, bahwa kasus Setya Novanto ini sudah menjadi isu bersama BEM SI.
"Bem Seluruh Indonesia (BEM SI) juga menyikapi," ujarnya.
Namun, lanjut Aditya, BEM Universitas Riau menjadi BEM di wilayah Sumatera yang pertama menyikapi korupsi e-KTP.
"Untuk di pulau Sumatera baru Riau. Kalau di Jawa baru Universitas Indonesia," sebut Aditya.
Sebagaimana diketahui, kata Aditya, pada tanggal 20 Oktober nanti BEM SI akan menggelar aksi bersama mengkritisi pemerintah Joko Widodo.
Aditya mengatakan bahwa titik pusat aksi akan diarahkan di depan Istana Negara. (RB/yopi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…