RIAUBOOK.COM - Setelah melalui proses audisi pemilihan bujang dan dara ditiap-tiap kecamatan, akhirnya terpilih 12 pasang bujang dan dara yang akan kembali memperebutkan satu pasang wakil kabupaten ke tingkat Provinsi Riau, Selasa (09/08/2017) malam bertempat di Gedung Daerah Datuk Laksamana di Raja, Pangkalan Kerinci.
Hal ini disampaikan Kasie Pengembangan dan Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Mukhtar Sanusi pada Riaubook.com selepas bertemu dengan Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (07/08/2017) di ruang rapat Komisi, Lantai III Gedung DPRD, Pangkalan Kerinci.
"Kita akan melaksanakan audisi untuk menentukan siapa yang akan terpilih menjadi Bujang dan Dara sebagai Duta Kabupaten Pelalawan menuju Tingkat Provinsi Riau," ujarnya.
Untuk itu Disparbudpora beserta peserta Bujang dan Dara butuh support dari seluruh anggota dewan, dalam melaksanakan kegiatan tersebut. "Kita butuh support demi terlaksananya jegiatan ini setiap tahunnya serta dapat menjadikan para pesertanya duta wisata Kabupaten Pelalawan," harapnya lagi.
Menanggapi hal ini anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan H Indra Mansyur mengaku kegiatan penjaringan Bujgan dan Dara akan dihilangkan dari mata anggaran pada tahun depan. Pertimbangannya, selama ini kegiatan Bujang dan Dara belum memberi kontribusi besar untuk mendongkrak sektor pariwisata Pelalawan.
"Destinasi Wisata Kabupaten Pelalawan tidak juga terpromosi dengan baik," katanya.
Padahal pihaknya berharap dengan adanya duta-duta wisata yang dihasilkan dari tiap-tiap kecamatan setiap tahun dapat diberdayakan dalam mempromisikan daerahnya masing-masing. "Seharusnya mereka, para bujang dan dara dapat berperan lebih, dalam mempromisikan daerahnya," terang H Indra kembali.
Disampaikannya kembali, sudah seharusnya dengan adanya bujang dan dara, citra pariwisata dapat lebih dikenal serta dapat menaikkan PAD dari sektor ini. "Janganlah hanya terpaku pada satu destinasi saja. Kabupaten Pelalawan cukup kaya dengan DTW, baik itu Wisata Alam, Sejarah maupun Religi," sebut Indra lagi.
Untuk itu, Anggota Komisi II dari Partai Golkar ini kembali mengajak seluruh elemen masyarakat, stakeholder maupun instansi terkait untuk dapat bersama-sama membangkitkan keinginan membangun pariwisata sehingga tercipta lapangan kerja baru dan naiknya PAD dari sektor rill pada tahun mendatang.
"Apabila DTW benar-benar dapat terpromosi dengan baik, tentunya ini akan membuka lapangan kerja baru serta jelas akan menaikan pendapat masyarakat secara ekonomi," Indra Mansyur mengakhiri. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…