RIAUBOOK.COM - Menteri ESDM, Ignasius Johan bertemu dengan Naufal Raziq, Siswa MTs Negeri 1 Langsa, Banda Aceh yang berhasil menemukan energi listrik dari pohon Kedondong. Dalam pertemuannya, Jonan berjanji akan menyediakan anggaran untuk pengembangan penemuan Naufal tersebut.
"Tadi Pak Menteri mengarahkan nanti akan ada anggaran dari Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi untuk pengembang riset lebih lanjut," ujar Staf Khusus Menteri ESDM, Hadi Djuraid di Kantor Kementrian ESDM, Jakarta, Jumat (19/5/2017).
Menurutnya, pengembangan temuan Naufal perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan stabilitas temuan tersebut. "Temuan ini juga untuk skala yang lebih besar sehingga butuh tahap penelitian yang lebih lanjut," jelasnya.
Sementara itu, Naufal sendiri mengisahkan bahwa penemuan energi listrik dari dari pohon kedondong ini berawal dari sebuah percobaan sederhana yang dilakukan. Dia berharap temuannya dapat dikembangkan dan berguna bagi masyarakat, khususnya di daerah terpencil.
"Bisa digunakan oleh masyarakat khususnya di daerah terpencil," pungkas Naufal.
Sebelumnya, tersiar kabar bahwa penemuan sumber listrik dari pohon kedondong oleh bocah asal Kota Langsa, Aceh ini juga menarik perhatian internasional. Seorang ilmuwan dari Jerman bahkan mengirim orang kepercayaannya mendatangi kediaman orangtua Naufal Raziq di Kota Langsa, Aceh.
Supriaman, ayah Naufal menceritakan, setelah temuan anaknya ramai diberitakan oleh media lokal dan nasional, pada saat itu ada orang Indonesia yang mengaku utusan dari ilmuwan di Jerman untuk menawarkan kerjasama dan beasiswa di Jerman.
"Mereka menawarkan beasiswa ke Jerman. Tapi saya bilang kerja sama saja dengan Pertamina EP karena yang membantu kami mereka. Selain itu ada lagi beberapa lembaga yang menawarkan kerjasama penemua anaknya tersebut," ujarnya.
Dia menceritakan, selama melakukan penelitian dirinya kerap mengeluarkan uang untuk membiayai penelitiannya atau eksperimen anaknya. Meski berat, dirinya yakin anaknya bisa sukses.
"Saya pinjem bank sebesar 15 juta untuk biayai eksperimen anak saya," kata dia, bangga.
Supriaman menjelaskan, usahanya meminjam uang ternyata berhasil membuat Naufal juara di tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi.
"Dari sana kami diajak kerjasama dengan Pertamina EP. Sejak saat itu kami dibantu mereka. Maka kalau ada yang mau membantu kami ya harus lewat Pertamina EP," imbuh dia.
Pertamina EP juga telah membantu pengurusan hak paten pembangkit listrik menggunakan pohon kedondong dari Kementerian Hukum dan HAM. Saat ini temuan Naufal sudah dipatenkan dengan judul inovasi pembangkit listrik menggunakan pohon kedondong.
Temuan itu diajukan pada 23 September 2016 lalu. Lalu Dirjen HAKI mengumumkan temuannya itu pada 27 Januari 2017 dengan nomor publikasi 2017/S/00085. (kon/mdk)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…