Riaubook - Pemuda adalah alasan mengapa bumi masih berputar, mengapa mentari masih setia memberi sinarnya, mengapa kehidupan terus bergulir, semua karena pemuda, karena pemuda adalah pembawa harapan munculnya kehidupan. Kata-kata tersebut diucapkan Wakil Bupati Siak, Alfedri saat membuka rapat informasi seputar potensi kepemudaan di ruang rapat Siak Sri Indrapura, Selasa (31/01/2017).
Lebih lanjut Alfedri mengatakan, pemuda adalah harapan bangsa. Jika anak mudanya banyak yang sukses, masa depan bangsa ini bakal cerah. Sebaliknya, negeri ini juga akan terpuruk bila generasi mudanya hanya bermalas-malasan.
"Meraih kesuksesan di usia muda adalah impian generasi muda. Impian ini bisa menjadi kenyataan bila para pemuda di Kabupaten Siak ini mau bekerja keras dan berpikir yang tidak standar," ujarnya.
"Bagi pemuda yang selalu berpikir positif, dia tidak akan gampang berputus asa karena dia bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian apapun yang menimpanya. Jiwa entrepreneur (wirausahawan) ini bisa kita latih sedari usia muda," kata Alfedri.
Selain itu kata Alfedri, seorang wirausahawan harus mampu berkreasi atau menciptakan bisnis yang baru, dengan cara membuka pikiran seluas-luasnya untuk menerima pembelajaran dan baca buku biografi orang-orang sukses.
"Semakin banyak informasi yang didapat, tentunya bakal lebih kaya ide. Selain itu, anak muda harus berani mencoba tantangan, mulailah dari lingkungan yang terkecil, seperti di sekolah," kata Wabup Afni Zulkifli yang diundang sebagai narasumber, dengan judul era digital media dan manfaatnya bagi pembangunan daerah.
Dalam paparannya ia sampaikan bahwa suatu proses perubahan ke arah yang lebih baik melalui upaya yang dilakukan secara terencana.
"Tentunya saya berharap setelah kita keluar dari ini kita membawa spirit baru secara bersama-sama untuk membangun negeri kita ini," kata Afni.
"Banyak orang mengatakan kampung kita sudah terbangun, terus kita dapat apa? Pertanyaan seperti ini perlu dirubah," katanya.
Oleh karena itu lanjut Afni, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, harus ada peran aktif dari masyarakatnya yang kemudian melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik.
Dalam pembangunan tersebut dibutuhkan partisipasi dari masyarakat, seperti kesadaran, tanggungjawab dan kepedulian terhadap pentingnya pembangunan yang bertujuan untuk memperbaiki mutu hidup mereka. sehingga mereka sukarela melibatkan diri dalam proses pembangunan tersebut.
"Contoh kecil misalnya, ada pengunjung yang datang ke Siak kemudian membuang sampah sembarangan dan kita diam saja tidak menegurnya. Ini menunjukkan bahwa kita tidak peduli dan tidak berpartisipasi terhadap pembangunan yang telah dilakukan pemerintah," sebutnya.
Lanjutnya, saat ini pembangunan di seluruh dunia mengalami revolusi digital media, dimana semua terkoneksi dalam satu sistem teknologi. Teknologi digital mengubah dunia bisnis, pekerjaan dan pemerintah.
"Namun dividen digital (bagi hasil dari pemanfaatan digital) belum dirasakan secara merata, hanya orang-orang tertentu saja yang memanfaatkan kesempatan atau peluang dari teknologi digital tersebut," kata Afni.
Pemanfaatan teknologi informasi sebagai peluang bisnis dan usaha bagi anak-anak muda, pemanfaatan teknologi informasi yang dipakai anak-anak muda saat ini melalui gadget atau telephone genggam sifatnya masih konsumtif.
"Seperti dipakai untuk chatting, share foto selfie, facebook-an dan lain sebagainya. Padahal peluang bisnis melalui jaringan internet tersebut sangatlah besar," lanjutnya.
Afni juga mencontohkan kisah sukses pengusaha muda (adik iparnya sendiri) menunjukkan bahwa pemuda pun ternyata bisa menjadi pengusaha.
"Padahal sebelumnya adik ipar saya itu bekerja di sebuah perusahaan yang gaji cukup besar, namun mereka berani banting stir untuk memulai berwirausaha, seperti bisnis kuliner dan online shop. Saat ini mereka memiliki 9 booth di Lantai 5 Blok M Square, dan memiliki sekitar 25 karyawan dengan penghasilan 100-150 juta per bulan," ceritanya.
"Jadi pesan saya manfaatkan peluang-peluang yang ada dan kita harus punya keyakinan, kemudian baru kita beraksi," tutup Afni.
Hadir pada saat itu Asisten I Fauzi Asni selaku Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Dinas Pariwisata Hendrisan, Kepala Dinas Kominfo serta narasumber asal negeri Istana Afni Zulkifli.
Rapat atau forum diskusi itu diikuti oleh organisasi kepemudaan, pelaku usaha kecil, seniman, komunitas pemuda, mahasiswa dan pelajar. (RB/Agus/Shinta)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…