Polemik Ganti Rugi Lahan Tol Pekanbaru-Dumai Terus Bergulir, Disebut SK Gubernur 1959 Jadi Penghambat

RIAUBOOK.COM - Pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai tuai polemik, khususnya wilayah Kecamatan Kandis-Minas Kabupaten Siak, masyarakat menuntut ganti rugi lahan untuk pembangunan jalan tol, banyaknya warga yang menuntut ganti rugi lahan untuk pembangunan jalan tol itu.

Tak sampai disitu, jalur hukum juga telah ditempuh hingga untuk proses pembangunan ganti rugi lahan. Hal itu terungkap saat melakukan hearing yang digelar DPRD Siak dengan semua pihak terkait, Jumat (15/2/19) di gedung DPRD Siak, hearing di pimpin wakil ketua DPRD Siak Hendri Pangaribuan, didampingi ketua komisi II Thoha Nasruddin dan sejumlah anggota DPRD Siak.

Tampak hadir Asisten I Budi L Yuono, Kabag Pertanahan Tomi Lesmana, Camat Kandis Irwan Kurniawan, utusan BPN Riau dan Siak, utusan Chevron Rumbai, Pejabat Pembuat Komitmen dari unsur Kementerian PUPR, utusan Pengadilan Negri serta puluhan masyarakat Minas dan Kandis.

Salah seorang perwakilan warga Riska Purba warga Kelurahan Kandis Kota memaparkan persoalan yang ada, warga menuntut keadilan, karena terlalu jelas ketimpangan nilai ganti rugi yang diterima masyarakat.

"Pada hal yang sama, ada warga yang menerima ratusan rupiah, namun ada juga yang menerima Rp 4,5 juta, kami seolah dipaksa menerima, bahkan di dalam list ada yang menerima Rp 1,5 juta, yang tidak terima disuruh lapor ke pengadilan," kata Riska.

Riska menjelaskan, pihaknya berusaha untuk mengadu ke pengadilan, namun ia menilai tidak bisa kolektif. Karena satu orang harus membuat pengaduan sendiri, bahkan anehnya kata Riska, biaya pengaduan Rp 2,7 juta lebih mahal nilainya dibanding nilai ganti rugi.

"Kami di vonis hanya dapat Rp 1,5 juta, yang sudah habis, di pengadilan menang di kasasi kalah, dan kembali di angka Rp 1,5 juta, semenatara biaya kasasi kami harus tanggung," katanya lagi.

Riska menegaskan, persoalan ini tidak hanya sekedar menuntut keadilan. Namun lebih jauhnya perbedaan nilai ganti rugi membuat masyarakat cekcok, yang nilainya sudah pas menerima, sementara yang nilainya diberi kecil menolak. Terjadi perselisihan antara masyarakat.

"Kami menuntut profesional dalam proses perhitungan ganti rugi. Selama ini tidak pernah ada musyawarah. Masyarakat solah-olah dipaksa, kalau tidak setuju diminta lapor ke pengadilan. Kami seperti dihadapkan dengan konflik, dipaksa bergesekan dengan pihak-puhak lain," tegas Riska.

"Bahkan ada masyarakat bahkan cekcok dengan Masyarakat, karen ada yang merasa diuntungkan dan ada yang merasa di rugikan," tuturnya dengan nada yang tinggi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari PUPR, Norman Simamora mengungkapkan, pihaknya selaku juru bayar mengaku kesulitan dalam merealisasikan ganti rugi ini, masyarakat tidak terima atas nilai yang ditetapkan.

Untuk mengabulkan tuntutan masyarakat, pihaknya terganjal oleh SK Gubernur Riau tahun 1959 yang menyatakan bahwa 100 meter kiri dan kanan jalan dari Pekanbaru-Dumai merupakan areal hak kelola PT Chevron.

Munculnya permasalahan ini di tahun 2016. SKK Migas, Chevron mengklaim wilayah itu," kata Norman Simamora.

Norman sebelumnya meminta ke Stakeholder di Riau agar Ganti rugi yang tertera hanya Rp 1,5 juta bisa di penuhi, namun ia mengaku sedikit kesal, pasalnya pihak yang berwenang saling lempar.

Permasalahnya, stakeholder yang berkaitan masalah ini saling lempar. Jadi kami tidak bisa mengambil keputusan, terjadi kesalahan bayar, kami yang nyangkut dengan BPK. Pak Gubernur tidak berani mencabut SK tersebut, padahal sudah jelas memiliki kuasa untuk itu," ujarnya.

Ia bahkan sampai mengusulkan kepada semua pihak yang berkepentingan atau terkait untuk mendesak Perpres yang memiliki kekuatan untuk mencabut SK Gubernur, khusus untuk penyelesaian jalan tol ini.

"Apa perlu kita semua mendesak Perpres yang menjadi dasar, khusus pembangunan jalan Tol ini," tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Siak Muhammad Ariadi Tarigan dalam forum ini menegaskan, masalah SK Gubernur yang menjadi pengganjal penyelesaian ganti rugi jalan tol itu harus segera dicarikan jalan keluar.

Ia menceritakan, sebelum ada pembangunan jalan tol, bagi masyarakat yang lahannya dilanggar pembangunan sumur minyak atau jalan akses masuk ke sumur minyak oleh Chevron, mendapat ganti rugi langsung dari Chevron. Padahal lahan mereka dipinggir jalan yang terbentang sepanjang Pekanbaru-Dumai.

"Kenapa di waktu jalan tol ini soal SK baru muncul, sebelumnya bagaimana. Chevron saja kalau bangun sumur mengganti rugi lahan masyarakat, bikin jalan ke sumur, lahan masyarakat diganti rugi, nilainya malah lebih besar," tegas politikus Hanura itu.

Aradi yang juga ketua DPC Hanura Siak itu mendesak Pemerintah, pihak terkait segera berkumpul dan memberikan keadilan masyarakat dalam penyelesaian masalah ini, agar masalah ini segera selesai. (RB/Agus)

foto

Terkait

Foto

Embarkasi Haji Antara Terancam Batal, Gubernur Riau Duga Ada Muatan Politis

RIAUBOOK.COM - Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau terancam batal dilaksanakan tahun ini, pasalnya Kabupaten Kepulauan Meranti berkirim surat kepada Kementerian…

Foto

Agar Semua Prajurit Fit dalam Bertugas, Koramil 12/Pwk Sabak Auh Rutin Cek Kesehatan

RIAUBOOK.COM - Agar kesehatan prajurit terus terjaga saat melakukan tugas, Koramil 12/Pwk Sabak Auh, melakukan cek rutin kesehatan, setiap prajurit…

Foto

Dukung Budidaya Paludikultur, Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut

RIAUBOOK.COM - Badan Restorasi Gambut (BRG) bekerja sama dengan Winrock International telah melakukan inisiasi awal untuk membentuk Konsorsium Paludikultur Indonesia.…

Foto

Syamsuar ingin Milenial Riau Garap Ekonomi Syariah untuk Songsong Revolusi Industri 4.0

RIAUBOOK.COM - Ekonomi syariah dapat dijadikan andalan Riau di masa depan, dalam menyongsong berbagai peluang dan tantangan Investasi di Era…

Foto

Siak Jadi Percontohan Restorasi Gambut BRG RI

RIAUBOOK.COM - Kabupaten Siak ditetapkan sebagai salah satu daerah target restorasi gambut di Riau oleh Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia…

Foto

Siak Salah Satu Target BRG

RIAUBOOK.COM - Kabupaten Siak salah satu daerah di Riau yang menjadi target Badan Restorasi Gambut (BRG) karena memiliki cakupan gambut…

Foto

Pemkab Siak Jadikan Hasil Kajian Tata Kelola Gambut sebagai Acuan Kebijakan

RIAUBOOK.COM - Kajian inovasi pengelolaan gambut berbasis hidrologi program TORA di Kabupaten Siak terus berlanjut. Wakil Bupati Siak Alfedri membuka…

Foto

Bantuan 253 Titik PJU Tenaga Surya untuk Siak Diresmikan

RIAUBOOK.COM - 253 titik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) diserahterimakan Direktur Konservasi Energi Kementerian ESDM Heriyanto, kepada Pemkab Siak…

Foto

Baru Pindah Tugas di Negeri Lancang Kuning, Kakanwil Pajak Riau Silaturahmi ke Gubernur Terpilih

RIAUBOOK.COM - Tak kenal maka tak sayang, baru bertugas di Riau sebagai Kepala Kantor Wilayah Pajak Provinsi Riau, Edwar Hamonangan…

Foto

Petani Mempura Sulap Lahan Tidur Jadi Sawah, Produksinya 5 Ton

RIAUBOOK.COM - Siapa bilang, lahan tidur tidak bernilai produktif? Buktinya sekelompok warga Kampung Tengah Kecamatan Mempura sukses menyulap lahan 'nganggur'…

Foto

Alfedri Doakan Bupati Kampar Baru Catur Sugeng Amanah

RIAUBOOK.COM - Wakil Bupati Siak Alfedri mendoakan rekan sejawatnya, Catur Sugeng Susanto, SH, Wakil Bupati Kampar yang resmi dilantik menjadi…

Foto

Taja Forum Konsultasi Publik, Pemkab Siak Jaring Masukan Perubahan RPJMD

RIAUBOOK.COM - Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Siak tahun 2016-2021, dilaksanakan Pemerintah…

Foto

Beri Signal Pelantikan, Syamsuar Pamit ke ASN Siak

RIAUBOOK.COM - Bupati Siak dua periode H Syamsuar yang akrab disapa Bang Syam, akan mengakhiri masa tugasnya terhitung 19 Februari…

Foto

Teringat Alm. Azis Zaenal, Gubernur Riau Teteskan Air Mata saat Lantik Bupati Kampar

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim tak kuasa menahan haru ketika melantik Catur Sugeng Susanto sebagai Bupati Kampar, air…

Foto

Gubernur Riau Resmi Melantik Catur Sugeng sebagai Bupati Kampar

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim secara resmi mengambil sumpah jabatan dan melantik Catur Sugeng Susanto sebagai Bupati Kampar,…

Foto

Mulai dari Sabak Auh, dan Ditutup di Bunga Raya, Syamsuar Pamit dengan Masyarakat Jelang Dilantik jadi Gubernur Riau

RIAUBOOK.COM - Bupati Siak H Syamsuar telah berpamitan dengan masyarakat di 14 Kecamatan di Kabupaten Siak, mulai dari Kecamatan Sabak…

Foto

LKPJ Gubernur Riau Dinilai Cacat Hukum, Wan Thamrin Tak Ambil Pusing

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim tidak ambil pusing soal keabsahan paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah…

Foto

Resmikan Sumur Bor Air Bersih, Sayed A Assegaf: Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

RIAUBOOK.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sayed Abubakar Assegaf, saat peresmian penyerahan sumur bor air bersih di Kampung…

Foto

Sepanjang 2018, Kementerian ESDM RI Bangun 15 Sumur Bor Air Bersih di Riau, 7 Diantaranya di Siak

RIAUBOOK.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI pada tahun 2018 lalu, membangun 15 titik sumur bor di…

Foto

Masuki Musim Kemarau, Sekda Siak Himbau Masyarakat Waspada Karhutla

RIAUBOOK.COM -Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Tengku Said Hamzah menghimbau kepada masyarakat agar waspada dengan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan