RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim tidak ambil pusing soal keabsahan paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah yang dinilai cacat hukum oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau Ilyas HU karena menyalahi tata tertib persidangan.
"Kami tak ribut, itu urusan intern mereka, saya pandang Pak Sekda, Pak Sekda pandang saya, kami saling berkedip mata saja, saya bilang (isyarat) diam, itu urusan mereka sendiri, kita tak ikut campur," kata Wan Thamrin kepada RiauBook.com saat ditemui usai paripurna di Kantor DPRD Riau, Senin (11/2/2019).
Wan Thamrin menambahkan, seandainya sidang paripurna tersebut ditunda karena alasan demikian pihaknya telah siap.
"Kalau eksekutif ini kita tak ikut campur, kalau tadi katanya sidang ditunda kita siap, karena mereka tuan rumahnya, kita siap aja," tutur Wan Thamrin.
Sebelumnya, dua orang Legistor memilih meninggalkan persidangan (walk out), yakni Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau Ilyas HU dan ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau Husni Thamrin.
Paripurna yang dipimpin langsung ketua DPRD Riau Septina Primawati hanya dihadiri oleh 29 orang dewan, sementara dalam absensi tertulis ada sebanyak 36 orang yang hadir dari total 65 orang dewan.
Kondisi tersebut dinilai menyalahi aturan yang telah dibuat dan disepakati, "sekarang yang hadir itu hanya 29 orang, fisiknya, semestinya minimal itu 33 orang, tapi kalau pimpinan melemparkan itu kepada forum, berarti pimpinan itu yang melanggar peraturan," tutur Ilyas.
"Saya mengatakan ini cacat hukum, dan hasil LKPJ itu juga tidak sah," ujarnya. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…