RIAUBOOK.COM - Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Riau menargetkan jumlah produksi beras pada tahun 2021 di wilayah setempat dapat mencapai 214.210 ton.
Jumlah tersebut, diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat sebesar 33,91 persen.
Kepala DPTPH Provinsi Riau, Syahfalefi mengatakan, upaya peningkatan produksi beras tersebut akan dilakukan melalui sebuah gerakan Riau Bertani (Bergerak Tanam Padi).
"Gerakan ini telah disepakati oleh seluruh dinas yang membidangi tanaman pangan dari 12 kabupaten/kota menjadi gerakan bersama dalam upaya peningkatan produksi padi di Riau," terang Syahfalefi, Jumat (11/12/2020).
Lanjutnya, seiring dengan itu, pihaknya juga terus melakukan upaya peningkatan produktivitas dengan penggunaan benih unggul lokal.
"Kemudian kita juga berupaya meningkatkan Indeks Pertanaman dari luas baku sawah seluas 62.689 Ha menjadi dua kali tanam setahun dengan optimasi lahan dan perbaikan jaringan irigasi, penerapan mekanisasi pertanian melalui optimalisasi Alsintan pada kelembagaan UPJA dan dukungan penyediaan alat dan mesin pertanian," terangnya.
Kemudian, tambah Syahfalefi, pihaknya juga terus melakukan penguatan kelembagaan petani melalui pengembangan klaster atau kawasan padi berbasis korporasi.
Untuk diketahui, pada tahun 2019, produksi beras Riau mencapai 23,6 persen atau sebanyak 147.090 ton dari total kebutuhan konsumsi beras penduduk Riau yang mencapai 623.274 ton.
Sementara untuk tahun ini, berdasarkan data yang dirilis BPS pada November lalu,
prediksi produksi padi di Riauakan mengalami peningkatan sekitar 16,66 persen. Sehingga, diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar 27,53 persen. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…