PEKANBARU - Provinsi Riau pada Senin (20/7/2020) kembali mencatat adanya lonjakan kasus positif covid-19 di wilayah setempat, dengan jumlah 15 kasus baru.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr. Indra Yovi menyebut bahwa penambahan15 kasus positif yang terkonfirmasi pada tanggal 20 Juli 2020, merupakan jumlah penambahan kasus konfirmasi tertinggi tertinggi dalam kurun waktu seminggu terakhir.
"Ada penambahan 15 kasus baru di Provinsi Riau untuk hari ini, sehingga total pasien covid-19 di Riau menjadi 287 kasus, 46 orang dirawat, 230 orang telah dinyatakan sehat, kemudian 11 orang meninggal dunia," kata Yovi di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
"PDP yang masih dirawat di seluruh Provinsi Riau ada 72 pasien, ODP ada 3.335 orang," tambahnya.
Terkait penambahan 15 kasus positif tersebut, lebih lanjut Yovi merinci, yakni terkonfirmasi terhadap pasien nomor 273 inisial NN (39), warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah dirawat di rumah sakit.
Yang bersangkutan terkonfirmasi positif covid-19 setelah sebelumnya ikut menjalani tes swab massa di Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini masih belum diketahui riwayat penularan dari pasien tersebut lantaran yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan atau kontak tracing dengan pasien sebelumnya.
"Pasien nomor 274 positif inisial U (50) warga Kota Pekanbaru, dan beliau juga dari swab massal pada 17 Juli. Saat ini kita belum mengetahui riwayat perjalanan dan kontak tracingnya," jelasnya.
Pasien nomor 275, kata Yovi, merupakan bayi berumur hari, merupakan warga Kota Pekanbaru. "Bayi ini lahir kemarin dan ada keluhan pada pernapasan dan dilakukan rontgen yang mempunyai gambara infeksi dan dilakukan swab yang hasilnya positif," kata dia.
"Pasien nomor 276 inisial AS (24) merupakan warga Provinsi Sumatera Selatan yang bekerja di perusahaan di Kabupaten Siak, yang mana perusahaan tersebut mensyaratkan pemeriksaan swab dan hasilnya positif," tambahnya.
Pasien nomor 277 inisial DSS (35), warga Pekanbaru yang bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Siak. saat ini yang bersangkutan sudah dirawat di Rumah Sakit di Kota Pekanbaru
Untuk riwayat riwayat perjalanan pasien tersebut, masih belum diketahui dan sedang didalami.
"Pasein nomor 278 inisial ENY (32) warga Provinsi Sumatera Selatan yang bekerja disalah satu perusahaan swasta di Kabupaten Siak, melakukan swab dan hasilnya positif," terang Yovi.
Pasien nomor 279, berinisial RR (27). Yang bersangkutan juga bekerja dengan pasien 278 dan sudah dirawat dari beberapa waktu lalu dan merupakan kontak erat kasus dengan pasien nomor 242.
"Pasien nomor 280 inisial A (52) warga Kabupaten Siak yang merupakan kontak erat dengan kasus nomor 255 yang juga merupakan warga Kabupaten Siak," sambung Yovi.
Pasien nomor 281 inisial M (55), juga warga Kabupaten Siak dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Siak. M (55) merupakan kontak erat dari kasus positif Ke 255 yang merupakan warga Kabupaten Siak.
"Pasien 282 adalah BS (23) warga Provinsi Sumatra Selatan yang bekerja disalah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Siak dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Provinsi Sumatra Selatan. BS merupakan kontak erat dari kasus positif ke 242 yang juga merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan," beber dokter spesialis paru itu.
Pasien ke 283, inisialnya adalah S (18), merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan yang juga bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Siak dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Provinsi Sumatra Selatan.
"S merupakan kontak erat dari kasus positif Ke 242 yang merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan," sebut Yovi.
Kemudian, Pasien 284 positif covid-19 di Riau adalah SI (37). Yang bersangkutan merupakan warga Kabupaten Pelalawan dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Pelalawan.
Pasien SI dilaporkan baru kembali dari Kota Semarang tanggal 16 Juli 2020. Dia kemudian melakukan pemeriksaan Swab pada tanggal 17 Juli 2020 dengan hasil dinyatakan positif covid-19.
"Pasien 285 adalah NS (23) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hulu dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Rokan Hulu. NS melakukan rapid test mandiri untuk keperluan perjalanan ke Kota Yogyakarta dengan hasil reaktif. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan pengambilan swab pada 18 Juli 2020, hasil swab dinyatakan positif covid-19. Pasien ini memiliki riwayat perjalanan ke Kota Pekanbaru," ungkap Yovi.
Pasien 286 positif covid-19 di Riau, lanjut Yovi lagi, adalah AN (53) yang merupakan warga Kabupaten Kampar.
"Saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. AN ini merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dirawat di RSJ Tampan, Kota Pekanbaru," ungkap Yovi.
AN, kata Yovi, memiliki keluhan gelisah, marah - marah, bicara sendiri, putus obat, demam, batuk, pilek, sakit pada tenggorokan, dan dari hasil rontgen dinyatakan bronkitis.
Pasien 287 L (39) yang merupakan warga Kabupaten Kampar dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
"Pasien L juga merupakan ODGJ yang dirawat di RSJ Tampan, jadi ada dua orang ODGJ yang hari ini terkonfirmasi positif covid-19," ujar Yovi.
Pasien L memiliki keluhan gelisah, marah-marah, meresahkan warga, bicara sendiri, demam, batuk, pilek, sakit pada tenggorokan, dan dari hasil rontgen dinyatakan bronkitis.
"Terhadap L, kemudian dilakukan pemeriksaan Swab pada 18 Juli 2020 dengan hasil dinyatakan positif covid-19.
Masih belum diketahui riwayat penularan dari L karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan riwayat kontak erat dengan pasien positif covid-19," demikian Yovi. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…