RIAUBOOK.COM - Laju penularan covid-19 di Provinsi Riau terus mengalami peningkatan, hingga Minggu (19/7/2020) akumulasi kasus positif di wilayah setempat tercatat telah mencapai 272 kasus, dengan rincian 36 orang dirawat, 225 orang sehat dan sudah dipulangkan, dan sementara 11orang lainnya meninggal dunia.Â
Pasca adanya penambahan 5 kasus positif per hari dalam jangka waktu dua hari terakhir, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau kembali mengumumkan adanya lonjakan 11 kasus positif pada Minggu (19/7/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yunani Nazir mengatakan, penambahan 11 kasus positif covid-19 yang terkonfirmasi hari ini, tersebar di sejumlah kabupaten/kota di wilayah setempat.
Sejumlah pasien yang terkonfirmasi tersebut, terang Mimi, memiliki riwayat perjalanan dari luar kota. Seperti dari Sumsel, Sumut, Sumbar dan beberapa daerah lainya.
Lanjutnya, 11 pasien positif ini terkonfirmasi dari hasil swab massal. Beberapa di antaranya terjaring saat pengurusan persyaratan untuk bepergian ke luar kota.
"Untuk itu kita kembali menghimbau kepada masyarakat agar bisa tetap waspada dan bisa mempertimbangkan kembali untuk melakukan perjalanan. Terutama pada daerah terangkit Covid-19," jelasnya.Â
Terkait penambahan 11 orang pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Provinsi Riau pada Minggu (19/7/2020), berikut datanya:
Pasien ke-262 yang terkonfirmasi positif covid-19 di Riau, berinisial RA (35). Yang bersangkutan sebelumnya menjalani rapid test untuk syarat bepergian ke luar kota.
Dari hasil rapid test, RA menunjukkan gejala reaktif. Terhadap pasien tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan swab sebanyak dua kali, dan hasilnya dinyatakan positif covid-19.
RA dilaporkan memiliki riwayat perjalanan perjalanan dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat.Â
Selanjutnya, pasien ke-263 positif covid-19 di Riau adalah Tn. EES (33), merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Pasien EES datang sebelumnya sempat mendatangi salah satu rumah sakit yang ada di Kota Pekanbaru dengan keluhan nyeri kepala, nyeri ulu hati dan mengalami muntah.
Yang bersangkutan kemudian dilakukan pemeriksaan swab pada tanggal 15 Juli 2020. Hasilnya, pasien EES dinyatakan positif covid-19.
Gugus tugas setempat masih belum mengetahui riwayat penularan dari EES karena pasien ini tidak memiliki riwayat perjalanan dan riwayat kontak erat dengan pasien positif covid-19 sebelumnya.
Pasien ke-264 positif covid-19 di Riau adalah Tn. H (30), merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan yang bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Siak. Saat ini pasien tersebut sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Pasien H, sebelumnya diketahui melakukan rapid test mandiri untuk keperluan kembali ke Kota Palembang, namun hasilnya reaktif dan kemudian dilanjutkan pemeriksaan Swab pada tanggal 16 Juli 2020 di salah satu Rumah Sakit Swasta yang ada di Kota Pekanbaru.
Dari pemeriksaan swab, pasien H dinyatakan positif covid-19. Yang bersangkutan dilaporkan memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Sumatra Selatan pada tanggal 7 Juli 2020.
Pasien ke-265 positif covid-19 di Riau adalah Tn. A (30), merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan yang bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Siak dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Pasien A merupakan kontak erat dari kasus positif Ke-242, yakni Tn. R (26)Â yang merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan.
Pasien ke-266 positif covid-19 di Riau adalah Ny. FA (29), merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan yang bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Siak dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Pasien FA merupakan kontak erat dari pasien kasus positif ke- 242, yakni Tn. R (26)Â yang merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan.
Pasien ke-267 positif covid-19 di Riau adalah Tn. RP (31), merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan yang bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Siak dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Pasien RP merupakan kontak erat dari pasien kasus positif ke-242, yakni Tuan. R (26) yang merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan.
Pasien ke-268 positif covid-19 di Riau adalah Tn. S (36), merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan yang bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Siak.
Pasien S jugamerupakan kontak erat dari kasus positif ke- 242, yakni Tn. R (26) yang merupakan warga Provinsi Sumatra Selatan.
Pasien ke- 269 positif covid-19 di Riau adalah Ny. EM (35), merupakan warga Kabupaten Kampar dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Kampar.
Pasien EM sebelumnya melakukan rapid test yang dilakukan oleh tempatnya bekarja. Hasil rapid test tersebut dilaporkan reaktif.Terhadap yang bersangkutan, kemudian dilakukan Swab pada tanggal 15 Juli 2020 dengan hasil dinyatakan positif covid-19.
Terkait riwayat penularan pasien EM masih belum Dika lantaran yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dan riwayat kontak erat dengan pasien positif covid-19.
Pasien ke- 270 positif covid-19 di Riau adalah MAM, bayi laki-laki berusia 3 bulan yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis. Pasien MAM saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Bengkalis.
Bayi tersebut dilaporkan baru kembali dari Kota Medan pada tanggal 11 Juli 2020, kemudian dilakukan rapid test, hasilnya reaktif.
Lantaran reaktif, terhadap pasien MAM kemudian dilakukan pemeriksaan Swab pada tanggal 14 Juli 2020, hasil pemeriksaan tersebut dinyatakan Positif Covid-19.
Pasien ke- 271 positif covid-19 di Riau adalah Ny. N (31), merupakan warga Kabupaten Rokan Hulu dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Rokan Hulu.
Pasien N merupakan seorang tenaga kesehatan di Kabupaten Rokan Hulu. Dia dinyatakan positif covid-19 setalah mengikuti swab Masal.
Yang bersangkutan dilaporkan memiliki riwayat perjalanan dari Sumatra Utara pada tanggal 1 Juni 2020, Hingga saat ini masih belum diketahui asal penularan terhadap pasien N.
Pasien ke- 272 positif covid-19 di Riau adalah Tn. SAH (30), merupakan warga Provinsi Jambi dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Pelalawan.
Yang bersangkutan sebelumnha datang ke rumah sakit dengan keluhan sakit tenggorokan dan lemas.
Terhadap pasien SAH sebelumnya juga telah dilakukan rapid test untuk syarat kembali masuk bekerja di salah satu perusahaan swasta yang ada di Kabupaten Pelalawan.
Di mana, hasil dari hasil rapid test, pasien SAH dinyatakan reaktif dan kemudian dilanjutkan pemeriksaan Swab pada tanggal 16 Juli 2020.
Dari hasil swab, pasien tersebut kemudian dinyatakan positif covid-19. Pasien SAH dilaporkan memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Jambi pada tanggal 16 Juli 2020. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…