RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, terpaksa mengangsur pengerjaan 4 paket ruas jalan kecamatan yang semula sudah masuk dalam daftar proyek multiyears.
Menurut Pemerintah daerah, pengerjaan keempat ruas jalan tetap dilaksanakan sesuai rencana. Hanya saja, pola yang semula Sistem Multiyear dengan pengalokasian anggaran tiga tahun APBD Rohul yakni tahun 2018 hingga 2020, tapi untuk pelaksanaan paket ruas jalan itu anggarannya dialokasikan secara tahunan didalam APBD Rohul.
Proyek Peningkatan diantaranya, Jalan Surau Munai Sei Mendung-Simpang Sosial Sempurna Alam sepanjang 15 Kilometer (Km). Proyek Peningkatan Jalan Simpang PIR-Pendalian sepanjang 10 Km. Proyek Peningkatan jalan Kesra-Kampung Panjang-Muara Jaya sepanjang 10 Km. Kemudian Proyek peningkatan jalan KM 11 Cindur Mahato sepanjang 12 Km.
Kepala Bappeda Rohul, Nifzar menerangkan pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Rokan Hulu telah sepakat pelaksanaan 4 paket kegiatan ruas jalan di 4 kecamatan, tidak dilaksanakan dengan sistim multiyear.
Menurutnya, pelaksanaan pembangunan 4 paket ruas jalan dengan sistim multiyears, berdasarkan nota kesepakatan antara Pemkab dengan DPRD
Rohul nomor KPTS.050.13/BAPPEDA/VIII/19/2017 dan Nomor : 03/DPRD-NK/2017 tanggal 14 Agustus 2017 tentang peningkatan anggaran tahun jamak.
Namun terjadinya perubahan pola pelaksanaan 4 paket ruas jalan itu, pemerintah daerah mempunyai pertimbangan. Selain mengalami devisit, lanjutnya, tidak tersedianya anggaran pengawasan dalam pengerjaan kegiatan multiyears yang dananya sekitar Rp200 miliar untuk tiga tahun anggaran.
Sesuai Surat Badan Pengawasan Keuangan dan Pemgangunan Perwakilan Riau Nomor: S.659/PW04/3/2018 tanggal 31 Mei 2018 tentang telaahan perkajaan multiyears dilingkungan Dinas PUPR Rohul.
Kemudian, ketersedian waktu pelaksanaan kegiatan multiyear itu disesuaikan dengan akhir masa jabatan kepala daerah Rohul.
''Berdasarkan pertimbangan tersebut, pemerintah daerah merencanakan pembangunan 4 ruas jalan itu, tidak dilaksanakan dengan pola multiyears, namun dilaksanakan secara tahunan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,'' kata dia kepada wartawan, Selasa (2/10/2018).
Nifzar menjelaskan, didalam RAPBD Perubahan Rohul tahun 2018 yang telah disetujui DPRD Rohul, pemerintah daerah konsisten untuk pelaksanaan kegiatan 4 paket ruas jalan tersebut.
Semula didalam APBD Murni Rohul tahun 2018 dialokasikan Rp30 miliar, namun pada APBD Perubahan 2018 telah dianggarkan biaya untuk 4 paket kegiatan ruas jalan itu sebesar Rp15 miliar.
Dari total dana itu, telah termasuk didalamnya anggaran pengawasan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. (RB/MCR)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…