RIAUBOOK.COM - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya, dirinya juga telah mengajukan surat pengunduran tersebut ke DPD Golkar Provinsi Riau.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Riau, Arsyadjuliandi Rachman enggan berkomentar lebih jauh.
Menurutnya, persoalan tersebut berada dalam ranah internal partai.
"Karena itu sifatnya masih dalam internal partai, no comment," kata Arsyadjuliandi Rachman kepada RiuBook.com, Senin ( 23/7/2018).
Pria yang akrab disapa Andi Rachman ini juga tidak mau menjawab, saat wartawan menanyakan sejauh mana komunikasi terhadap Yopi terhadap masalah itu.
"No comment," kata dia.
Sebelumnya, Ketua Harian DPD Partai Golkar Inhu Elda Suhanura membenarkan kabar tersebut, dirinya mengatakan bahwa ada beberapa poin yang menjadi pertimbangan sehingga beliau mundur dari Ketua DPD Golkar Inhu.
Adapun poin yang disampaikan Yopi Arianto terkait pengunduran dirinnya adalah, pertama, setelah mengikuti dinamika dan perkembangan tahapan penyusunan, pendaftaran Bacaleg Partai Golkar untuk DPRD Provinsi Riau pada Pemilu tahun 2019 khususnya Daerah pemilihan Riau VIII ( Inhu-Kuansing) Bacaleg yang direkomendasikan DPD Partai Golkar Inhu diabaikan, tidak diakomodir tanpa alasan yang jelas.
"DPD Partai Golkar Riau telah mendaftarkan Bacaleg asal daerah Kabupaten Indragiri Hulu tanpa memperhatikan rekomendasi DPD partai Golkar Inhu, dan saya selaku orang yang paling bertanggung jawab di Partai Golkar Inhu tidak pernah diminta pandangan, pertimbangan perihal Bacaleg Dapil Riau VIII yang didaftarkan ke KPU Riau," kata Elda.
Kedua, setelah mengetahui daftar nama para Bacaleg Dapil Inhu- Kuansing yang telah didaftarkan oleh DPD Partai Golkar Riau ke KPU tanggal 17 Juli 2018 yang lalu, pihaknya menganggap tidak mencerminkan kepada aturan yang diatur didalam JUKLAK -11/DPP/GOLKAR/V/2018 ttg Penyusunan Daftar Calon Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota dengan tidak mengindahkan asas Proporsional dan Penyetaraan kader - kader di Daerah Khususnya Kader Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hulu.
Menurut mereka, DPD Golkar Riau terkesan mendaftarkan Bacaleg Dapil Inhu-Kuansing asal-asalan untuk memenuhi kuota Dapil 100 persen saja.
Selain itu, DPD Golkar Riau juga dinilai mendaftarkan Bacaleg tidak melihat kemampuan potensi suara yang terukur dari Bacaleg serta tidak mencerminkan representasi daerah keterwakilan Kabupaten Inhu.
Ketiga, "Sekedar menyegarkan ingatan kita semua selaku kader Golkar Riau yang setia dan tunduk pada perintah partai, pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur serentak beberapa hari yang lalu, hasil Pemilukada tersebut sudah sama-sama kita ketahui bahwa Kabupaten Indragiri Hulu satu - satunya kabupaten yang berhasil memenangkan pasangan calon yang diusung partai Golkar, paslon nomor 4 (Bapak Andi Rahman dan Suyatno).
DPD Golkar Inhu telah memberi bukti memenangkan paslon tersebut dan Kabupaten Inhu telah membuktikan eksistensi sebagai lumbung suara partai Golkar di Riau," demikian Elda. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…