RIAUBOOK.COM - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Riau, Syarifuddin AR mengakui kalau pencairan Dana Desa tahap dua (II) di beberapa wilayah setempat mengalami keterlambatan.
Hal tersebut diakibatkan karena adanya kendala terkait perubahan penyusanan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) yang melakukan penyertaan Perogram Padat Karya Tunai (PKT).
"Problemnya memang beberapa desa APBDesnya masih terkendala, kita bersama dengan Dinas PMD setempat sedang menggesa untuk perencanaan pencarian Dana Desa tahap dua itu, kita berharap progres ini bisa terlaksana, karena sudah masuk pada Tim Pendamping Kabupaten," kata Syarifuddin kepada RiauBook.com, Selasa (3/7/2018) di Kantor Gubernur Riau.
Beberapa kabupaten yang saat ini masih belum sama sekali melakukan realisasi terhadap Dana Desa diantaranya adalah Kabupaten Rokan Hilir dan Bengkalis.
"Rohil itu termasuk Bantuan Keuangannya belum cair, karena persyaratan belum terpenuhi," ujarnya.
Kata dia, pihaknya akan melakukan monitoring dan evaluasi di bulan ini untuk memediasi dan memfasilitasi terkait persoalan tersebut.
"Kemarin mereka ada Pemilihan Kepala Desa, Kepala Desa yang baru memngganti perangkat desanya, sehingga mengakibatkan keterlambatan yang berujung pada pencairan," kata dia.
Namun begitu, tambahnya, permasalahan tersebut harus diklarifikasi lagi.
"Kalau memang masalahnya di tingkat desa, kita minta desanya untuk menyelesaikan, kalau masalahnya di Kabupaten, kita minta Kabupatenya untuk menggesa," tutur Syarifuddin.
Secara berjenjang, dirinya mengatakan akan menyelesaikan persoalan tersebut.
"Karena ini masalah kewenangan, kita di provinsi hanya kordinasi dan memfasilitasi," demikian Syarifuddin. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…