RIAUBOOK.COM - Kapolda Riau Irjen Pol Nandang melarang peredaran petasan dan kembang api di seluruh wilayah setempat sebagai upaya menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
"Saya sudah panggil Karoops, saya bilang sama dia, saya sedang sholat, sedang Taraweh di Asrama, kenapa masih ada bunyi petasan, segera lakukan penertiban," kata Kapolda, Senin (28/5/2018) sore.
Menurut Kapolda petasan dan kembang api sangat berbahaya, karena berpotoensi untuk memicu terjadinya kebakaran.
"Kembang api yang diluncurkan ke atas atau yang dibakar terus menyala dilempar dipohon, kalau nyangkutnya di pohon?, kalau nyangkutnya dirumah kayu bisa habis, apalai sekarang musim panas," Kata Kapolda di Pekanbaru.
Dia juga mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pebertiban dengan segala kemampuan.
"Kita akan gandeng TNI untuk bersama-sama, TNI juga kita libatkan dalam pengamanan ini, setiap kegiatan kita melibatkan unsur TNI dan unsur masyarakat, termask Pramuka," ujar Kapolda.
Dirinya berharap, ibadah puasa dapat menjadi sarana dalam mencapai ketaqwaan.
"Kita berharap agar bisa jadi hamba yang bertaqwa, kalau misalnya apakah selesai puasa itu kita bisa mencapai ketakwaan ya Allahualam, paling tidak kita sudah selesaikan syariatnya, ketika kita mampu menyelesaikan syariat, silahkan bergembira, tapi bergembira lah dengan tidak bertentangan kepada Agama," kata dia.
Menurutnya, membakar petasan tidak ada di ajaran Agama Islam, membakar petasan dan kembang api hanya perbuatan sia-sia atau hura-hura yang manfaatnya hanya untuk kesenangan semata.
"Ini lah yang namanya pengendalian, karena ini kan kegembiraan yang semu, padahal sangat mengganggu," kata Kapolda.
Dilain sisi, dirinya melarang peredaran petasan agar masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan.
"Pernah ketika saya bertugas menjadi Dirlantas di salah satu daerah, pukul tiga pagi saya dengar ada suara rentetan seperti petasan, kok ada jam tiga pagi orang main petasan, bukan puasa bukan lebaran tapi ada rentetan bunyi petasan, terus saya ragu, wah ini suara senjata M16, begitu saya bangun, ternyata anggota saya ditembakin di Penjagaan, jadi kita upayakan supaya bunyi-bunyi petasan ini janganlah ada, supaya ketika kita mendengar bunyi mencurigakan bisa kita antisipasi lebih cepat," demikian Kapolda. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…