RIAUBOOK.COM - Terpilih sebagai pilot project Inisiatif Kelapa Sawit Berkelanjutan atau Sustainable Palm Oil Inisiatif (SPOI), Pemerintah Kabupaten Pelalawan mendapat kunjungan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkebunan, Kementerian Pertanian RI, Selasa (03/04/2018).
Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Ari Agung mengunjungi Kabupaten Pelalawan dalam rangka mempercepat terwujudnya pembangunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Indonesia.
Dalam Kesempatan bertemu dengan Wakil Bupati Pelalawan Zardewan, Dirjen Perkebunan, Kementerian Pertanian RI  Ari agung mengatakan di Kabupaten Pelalawan  beberapa kegiatan telah dilaksanakan diantaranya pembentukan Forum Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FOKSBI ). "Pelalawan merupakan FOKSBI pertama di Indonesia untuk tingkat Kabupaten," terang Ari Agung.
Kemudian untuk Program Sertifikasi ISPO lanjut Ari Agung, Asosiasi Amanah merupakan peraih sertifikat ISPO yang juga pertama di Indonesia. " Untuk beberapa kegiatan lainnya seperti pembinaan dan pemberdayaan pekebun semua ini melalui identifikasi potensi calon pekebun peserta pilot project," jelasnya lagi.
Masih menurutnya, dalam pertemuan yang digelar FOKSBI Kabupaten Pelalawan berapa waktu yang lalu, terlihat dihadiri oleh berbagai pihak termasuk dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Perusahaan Swasta, Akademisi maupun LSM.
"Pertemuan itu menghasilkan rekomendasi yang salah satu adalah diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) tentang pembinaan dan pemberdayaan, dimana hal ini bertujuan mempersiapkan pekebun agar memenuhi persyaratan untuk turut serta dalam program pemerintah seperti peremajaan dan sertifikasi ISPO, yang mana ini sangat berguna dalam peningkatan kesejahteraan pekebun sebagai hasil dari meningkatnya produktivitas hasil kebun," terang Dia.
Dirinya melanjutkan bahwa 80 persen perekonomian Kabupaten Pelalawan ditopang oleh dua struktur ekonomi yang cukup besar yakni sektor perkebunan dan perindustrian. Selain itu juga 75 persen perkebunan masyarakat belum memiliki akses pembiayaan keuangan baik itu dari sektor perbankan maupun koperasi serta sebanyak 76 persen perkebunan sawit di Pelalawan tidak memiliki pengolahan yang bersertifikat.
"Melihat kondisi sektor perkebunan kelapa sawit di Pelalawan  SPOI-UNDP akan membantu dalam hal memfasilitasi penyediaan tenaga ahli (konsultan), pembiayaan kegiatan tim perumus serta konsultasi publik dan sosialisasi," Ari Agung mengakhiri. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…