RIAUBOOK.COM - Untuk lebih meningkatkan hubungan baik antara perusahaan dengan warga sekitarnya, PT Riau Andalan Pulp and Paper's (PT RAPP) yang berlokasi di Kabupaten Pelalawan, Riau, melakukan pertemuan dengan ratusan warga masyarakat Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Senin (19/03/2018), bertempat di Tribun Lapangan Sepak bola, Desa Sering, Pelalawan.
Pertemuan tersebut digelar pasca terjadinya dugaan kebocoran saluran limbah beracun milik PT RAPP disejumlah kanal yang mengakibat matinya ribuan ikan dan juga tercemarnya sumur warga sehingga menimbulkan penyakit kulit.
Terlihat Kapolsubsektor Pelalawan Ipda Yulkhari didampingi Camat Pelalawan Joko Purnomo serta Kades Sering HM Yunus, langsung melakukan mediasi.
Dalam pertemuan tersebut tercetus 5 tuntutan warga masyarakat yakni soal tenaga kerja dimana warga meminta agar diberi prioritas dalam mendapatkan kesempatan bekerja di PT RAPP.
Kemudian Kelompok Nelayan yang selama ini telah ada mohon untuk kembali di perhatikan. Lalu soal tanaman kehidupan, agar pihak perusahaan menyiapkan lahan serta bibit tanaman
Juga terkait dengan pengadaan air bersih, warga masyarakat meminta pihak perusahaan dapat menyiapkan kebutuhan yang cukup penting ini bagi kehidupan.
Dan yang terakhir soal subsidi pengadaan KWH listrik disetiap rumah, warga masyarakat meminta untuk direalisasikan mengingat hal ini merupakan kesepakatan ditahun 2016 yang lalu.
Menanggapi tuntutan warga tersebut, Direktur Comunity Development dan Comunity Forestry (Head CD&CF) PT RAPP Marzum yang ditemani Staf dan Humas Perusahaan menguraikan satu persatu jawaban perusahan terkait 5 tuntutan
Dijelaskan Marzum, soal tenaga kerja, menyarankan kepada warga masyarakat Desa Sering yang mempunyai tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar secepatnya menyampaikan lamaran kerja kepada pihak perusahaan untuk dipekerjakan serta diberi pelatihan. "Sedangkan bagi siswa berprestasi pihaknya (PT RAPP, reds) akan memberikan beasiswa penuh sesuai dengan peraturan yang berlaku bagi penerima beasiswa," sebut Marzum.
Terkait dengan adanya permintaan warga yang tidak tamat SMK namun tamatan dari sekolah lain, Marzum menjawab," pihaknya akan mencarikan dimana adanya lowongan yang kosong dan disesuaikan dengan kebutuhan".
Mengenai tanaman kehidupan dijelaskannya, program tanaman kehidupan di Desa Sering tidak ada, hal ini disebabkan tidak adanya lahan konsesi.
"Namun kita ada program namanya hutan rakyat memakai model dua pola. Pola yang pertama, Lahan yang jelas status tanahnya sesuai surat kepemilikannya akan dikelola perusahaan dan hasilnya dibagi dua. Sedangkan pola kedua, yakni lahan yang dikelola oleh warga masyarakat, hasilnya akan dibeli perusahaan sesuai harga saat itu," jelasnya lagi.
Untuk kelompok nelayan, pihak PT RAPP siap membantu namun tetap sesuai dengan legalitas yang diakui dan diketahui Desa.
Mengenai air bersih, Marzum menyampaikan pihaknya akan merealisasikan pengadaan air bersih berupa sumur bor dan perangkat mesin isap disetiap rumah warga. "Kita akan fasilitasi sumur bor dan sekaligus jaringan dan mesin isapnya keseluruhan rumah warga," ucapnya.
Selanjutnya untuk subsidi pengadaan KWH listrik, Marzum menerangkan program ini includ satu desa, dan tidak bicara rumah per rumah maupun per orang. "Kita akan bantu sebesar Rp 300 juta. Namun tidak berupa dana tunai, tapi memakai program sesuai kebutuhan dan berupa barang," terang Dia lagi.
Akibat diterimanya seluruh tuntutan warga masyarakat oleh pihak perusahaan, ratusan warga terlihat gembira dan mengucap syukur. "Kami sangat apresiasi terhadap PT RAPP terkait hasil keputusan ini, semoga kedepannya dapat lebih baik dan terjalin dengan harmonis," sebut Yunalis, salah seorang tokoh masyarakat yang ditunjuk mewakili warga.
Masih menurut Yunalis, apa yang telah dicapai hari ini akan dapat dituangkan dalam suatu bentuk perjanjian kesepakatan. "Kita akan buat perjanjian tertulisnya seusai verifikasi lokasi rumah warga terkait 5 tuntutan yang diajukan," kata dia mengakhiri. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…