RIAUBOOK.COM- Mengenai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Pusako Kabupaten Siak Riau, yang saat ini dikabarkan dalam kondisi memprihatinkan di negara Taiwan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak saat ini telah melakuan upaya untuk memulangkan korban yang bernama Dedi Putra itu.
"Saya dapat infomasi ini kan seminggu yang lalu, saat Camat memberi saya melalui pesan Whatsapp. Jam itu juga saya panggil camat, Disnaker dan pihak imigrasi," ata Plt Bupati Siak Alfedri, Senin (19/3/18).
Ia meminta pihak Disnaker dan Imigrasi, untuk bisa mengurus TKI itu agar bisa pulang segera ke tanah Air.
"Kami terus ikuti perembangan ari imigrasi, kami juga meminta kepada Pak Amin (Kepala Disnaker Siak) untuk memantau dan mengiuti perembangan di Taiwan," terangnya.
Selain itu, ia jug meminta ke Kadisnaker dan Camat agar menemui keluarganya di Jakarta.
"Ternyata keluarganya, menyewa rumah di Jakarta untuk menunggu Dedi tiba di tanah air, namun saya meminta kepada camat agar sewa rumah tersebut kita yang membayarnya. Artinya tidak ada yang tidak kita urus," kata Alfedri.
Sebagaimana diberitakan Riaubook.com sebelumnya, Dedi Putra (27) berangkat dari tanah air beberapa tahun yang lalu.
Kepala desa tempatnya tinggal di Desa Berbari kecamatan Pusako Ibnu Sinar menceritakan, Dedi berangkat dari Berbari beberapa tahun yang lalu menggunakan kapal.
"Ia berangkat menggunakan kapal bersama kawan-kawan, beliau ini merantau ia membawa diri, karena saat itu istrinya baru saja wafat. Beliau berangkat itu menggunakan paspor. Namun saat tiba di Taiwan, ia kabur karena ada tekanan dengan orang yang di kapal itu," kata Ibnu.
Ibnu mengatakan, Dedi ke Taiwan akhirnya masuk secara ilegal dan sempat bekerja disana. Dedi sempat beberapa kali kerja ditempat berbeda, namun akhirnya tertangkap oleh penegak hukum setempat.
"Kami mendapat kabar, beliau sempat di penjara beberapa hari, dikarenakan sakit, beliau diantar ke Rumah Sakit," katanya.
Ia melanjutkan, kedua tangan Dedi di borgol karena ia berusaha untuk kabur.
"Terkait lidahnya hancur itu, saya belum dapat kabar pasti apa penyebabnya," terangnya.
Ia menjelaskan, informasi terbaru yang diperoleh, Dedi akan dipulangkan ke Indonesia, melalui imigrasi.
"Saat ini, abang nya Dedi sudah menunggu Jakarta, untuk kepulangan dedi," tuturnya. (RB/Agus)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…