RIAUBOOK.COM - Dalam rangka penyerahan bantuan, berupa sertifikat tanah sebanyak 1.440 kepada masyarakat dari 5000 sertifikat yang direncanakan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani juga melaunching Program Pemberdayaan Petani Sawit Swadaya untuk mewujudkan Desa Mandiri
Sawit. Selain itu juga menyerahkan Kartu Anggota Koperasi Sawit Mandiri, bertempat di Halaman ST2P, Teknopolitan, Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (14/03/1018).
Tidak itu saja Menko PMK juga menyerahkan Izin Pendirian PKS Milik Koperasi Sawit Mandiri dan Koperasi Berkah
Sanggam Sejahtera. Kemudian juga menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan Tunjangan Profesi Guru untuk 1.850 guru.
Kemudian penyerahan secara simbolis KIP sebanyak 259, Penyerahan secara simbolis Bantuan PKH 100 KK. Lalu bantuan untuk SD 012 Lalang Kabung berupa 3 perpustakaan senilai Rp 463.233.000 ditambah 1 buah kantin
sebesar Rp 80 juta, juga bantuan rehab gedung SMPN2 Bandar Seikijang senilai Rp 350 juta
dan rehab gedung SMPN 2 Kuala Kampar senilai 450 juta, lalu bantuan untuk SMA berupa 3 perpustakaan senilai @ 250 juta, total semua Rp 750 juta.
Seusai penyerahan, Menko PMK Puan Maharani juga berkesempatan melakukan dialog dengan para penerima bantuan. Dalam kesempatan itu juga memberikan hadiah dan kenang-kenang kepada para penerima bantyan yang beruntung dipanggil untuk berdialog.
Salah satu penerima KIP, Julius (08) siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Langgam, saat ditanya Menko PMK Puan Maharani, terkait apakah sudah pernah mendapatkan KIP dari Pemkab Pelalawan. "Belum pernah Bu Menteri," ujar Julius dengan semangat.
Julius yang merupakan putra asli Nias merupakan putra ke tiga yang dibesarkan seorang ibu tanpa ayah yang telah meninggal dunia.
Namun ada satu hal yang cukup miris, soal tidak sekolahnya salah satu kakaknya karena ketiadaan biaya. "Kamu bersaudara berapa orang dan apakah seluruh kakak dan abang mu sekolah," tanya Puan Maharani sambil memeluk pundak Julius.
"Kakak saya tidak sekolah bu menteri, karena ketiadaan biaya," jawab Julius lagi.
Kembali Menko PMK Puan Maharani bertanya apakah pekerjaan ibunda dari Julius. "Jualan sayur dipasar, Bu," jawabnya.
Saat dijanjikan akan diberi hadiah asal bisa menjawab pertanyaan, Julius langsung menyetujuinya. "Sebutkan 10 nama buah yang kamu ketahui," tanya Puan Maharani.
Satu persatu buah disebutkannya mulai dari Mangga hingga buah Pisang. "Satu nanas, dua apel, tiga semangka, empat jeruk, lima salak, enam strobery, tujuh lengkeng, delapan pepaya, sembilan pisang, sepuluh alpukat," jawab Julius dengan sedikit tegang.
Atas jawaban tersebut, Menko PMK Puan Maharani menyerahkan seperangkat alat tulis dan tas sekolah ditambah satu set alat olahraga berupa raket badminton. "Nih kamu minta tas, saya kasih tas dan alat olahraga. Rajin-rajin olahraga ya," pesan Puan Maharani mengakhiri. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…