RIAUBOOK.COM - Pemerintah saat ini sudah seharusnya untuk segera menetapkan harga referensi umrah, demikian dikatakan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan umrah Kementerian Agama, Nizar Ali, mengatakan.
Kemenag, kata Nizar sedang merancang dan menyusun aturan tentang harga referensi penyelenggaraan perjalanan ibadahumrah.
"Sudah saatnya pemerintah menetapkan harga referensi karena penyelenggaraan umrah sudah menjadi hajat hidup masyarakat muslim. Ini terbukti dengan semakin meningkatnya jumlahJemaah umrah," kata Nizar melalui keterangan tertulisnya, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (25/10/2017).
Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Kemenag, Muhajirin Yanis menyebutkan, tipologi jemaah umrah Indonesia saat ini telah mengalami pergeseran.
Jemaah umrah kini tidak lagi didominasi masyarakat perkotaan dan mereka yang melek informasi, tetapi juga perdesaan.
"Jemaah lanjut usia (lansia) juga bertambah banyak seiring antrian haji yang panjang" kata Muhajirin.
Menurut Muhajirin, tipologi yang seperti itu menjadi kendala tersendiri dalam sosialisasi informasi tentang standar pelayanan minimal (SPM) penyelenggaraan ibadah umrah.
Sebab, sebagian masyarakat lebih mengerti bila disebutkan jumlah angka (harga) yang akan dijadikan acuan apakah sebuah paket umrah itu rasional atau tidak.
"Di sinilah pentingnya keberadaan harga referensi umrah yang bisa dijadikan acuan masyarakat," kata Muhajirin. (RB/Kompas.com)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…