RIAUBOOK.COM - Kasus pembakaran terhadap Muhammad Al Zahra (MA) alias Joya (30), yang dibakar hidup-hidup
lantaran diduga mencuri amplifier sebuah masjid terus bergulir. Jajaran Reskrim Polrestro Bekasi, telah menetapkan dua tersangka.
Polisi masih memburu‎ lima pelaku lainnya yang diduga kuat, terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembakaran tersebut.
Menurut Kapolrestro Bekasi Kombes Pol Asep Adi Saputra, kasus pengeroyokan dan pembakaran ini muncul setelah terjadi tindak pidana pencurian amplifier di Musala Al Hidayah, di Kampung Cabang Empat, Desa Hirupjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (1/8/2017) petang.
‎Saat itu, pelaku MA melakukan pencurian amplifier dan berhasil ditangkap massa. Tidak hanya itu, pelaku MA, juga dibakar massa dengan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium hingga tewas di tempat.
"Polrestro Bekasi telah menetapkan dua tersangka pelaku pengeroyokan berinisial NA umur 39 tahun dan SU umur 40 tahun," ujar Asep Adi Saputra.
Menurutnya, kepolisian telah melakukan penyelidikan kasus ini terhadap dua kasus tindak pidana yakni kasus pencurian dan kasus pengeroyokan terhadap orang yang diduga sebagai pelaku pencurian tersebut.
"Untuk kasus pencuriannya sendiri kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi. Bahwa, telah terjadi tindak pidana pencurian yang diperoleh keterangan dari saksi-saksi dan petunjuk-petunjuk serta barang bukti yang ada," katanya.
Kemudian, lanjut Kapolres, pihaknya juga melakukan penyidikan kasus pengeroyokan terhadap MA yang diduga sebagai pelaku pencurian tersebut.
"Sudah sembilan orang yang kita periksa dan hasil dari pendalaman mereka, berdasarkan kesesuai terhadap barang bukti dan petunjuk dua alat bukti yang kita temukan di TKP, kita sudah lakukan gelar perkara dan memutuskan dua orang menjadi tersangka kasus pengeroyokan," tuturnya.
Kedua tersangka pengeroyokan ini, SU dan NA, masing-masing berperan memukul korban MA sebanyak tiga kali dan di antaranya menendang.
"Kemudian dari pemeriksaan terhadap dua tersangka ini dan saksi-saksi lain kita juga masih mengembangkan terhadap orang-orang yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan lainnya. Identitas kelima orang lainnya berperan sebagai pelaku yang menyiram tubuh korban dengan bensin dan ada juga yang berperan menyulutkan api dan ada juga yang berperan memukul dengan benda tumpul," imbuhnya.
Kepolisian mengimbau kepada kelima pelaku lainnya agar menyerahkan diri karena kepolisian telah mengantongi identitas pelaku pelaku yang masih buron tersebut.
"Kita punya komitmen sampai di mana pun kita akan cari pelakunya demi keadilan. Karena negara kita adalah negara hukum tidak boleh main hakim sendiri," tuturnya. (beritasatu)
Kepolisian juga menghadirkan saksi kunci, Rojali selaku pengurus Musala Al Hidayah. Saksi kunci ini, yang membuat laporan polisi adanya tindak pidana pencurian di Musala Al Hidayah, Babelan.
Kasus pencurian amplifier di musala, polisi menyita barang bukti ‎amplifier yang nomor serinya sama dengan milik Musala Al Hidayah. Kemudian, adanya bekas potongan kabel pada amplifier yang cocok dengan potongan kabel amplifier yang ada di musala.
Pelaku pencurian MA tewas dibakar massa, setelah kabur dari kejaran massa sekitar 2 kilometer, yakni di di Kampung Muara Bakti RT 12/RW 07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (1/8) petang.
Berdasarkan keterangan dari para pelaku pengeroyokan, motif mengeroyok dan membakar MA karena telah melakukan tindak pidana pencurian barang berupa amplifier. Kini kedua pelaku, NA dan SU, dijebloskan di Rutan Polres Metro Bekasi guna proses penyidikan.
Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-3e KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal dua belas tahun penjara. ‎(beritasatu)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…