RIAUBOOK.COM - Terkait dengan kasus penyelundupan sabu seberat 1 ton yang telah berhasil dibongkar oleh aparat Kepolisian kawasan Pantai Anyer, Provinsi Banten, maka oknum BNN yang terbukti bermain atau terlibat harus ditindak, demikian Pernyataan Larshen Yunus, Ketua DPC GRANAT Kota Pekanbaru.
Dalam pernyataan persnya, Komjen Pol. Drs. Budi Waseso, selaku Kepala BNN Pusat, dengan lantang mengatakan hal yang sama, bahwa patut diduga ada oknum BNN yang bermain di dalam perjalanan kasus ini.
"Karena tidak menutup kemungkinan bisnis haram ini melibatkan beberapa oknum, termasuk dari pihak BNN," kata Larshen Yunus, menirukan pernyataan Kepala BNN tersebut.
Pada kesempatan ini, Aktivis GRANAT Riau bersama pengurus teras DPC Kota Pekanbaru mengadakan kegiatan refleksi perayaan Hari Anti Narkotika internasional tempo lalu.
Kegiatan yang dilakukan dalam ruangan Gedung Idrus Tintin, komplek MTQ Pekanbaru pada Jumat (04/08/2017) menghasilkan beberapa fikiran terkait dengan program P4GN yang menjadi senjatan pamungkas Aktivis GRANAT Riau dalam membantu Pemerintah maupun Aparat dalam memberantas penyakit tersebut.
"Khusus bagi kalangan anak muda, kami harapkan untuk dapat sekedar mengenal, apa itu Narkoba. Kita harus tahu bentuk dan kandungannya, supaya tidak mudah terperdaya oleh situasi," kata Larshen Yunus.
Selama ini menruut dia, khalayak umum justru ikut mendukung supaya para Generasi Muda tidak mengenal Narkoba. Itu jelas keliru.
Mantan Ketua DPRPT GRANAT Riau tersebut menyatakan; "boleh kita kenal, dengan demikian, kitapun akan lebih was-was dan bijak dalam menangani serangan dan godaan atas barang haram tersebut".
Larshen Yunus yang ditemani oleh beberapa pengurus dan Ketua-Ketua GRANAT se-12 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru, memaparkan, untuk lebih memberikan diri dalam menjalin komunikasi kepada semua stackholder, karena apabila sudah bersahabat dengan semua pihak, wabbilkhusus bagi instansi yang terkait dengan persoalan ini, maka sudah semakin mudah untuk membongkar jaringan-jaringan yang lebih besar lagi.
Semestinya menurut dia bukan hanya BNN dan kepolisian saja, pihaknya berharap pemerintah dan kedua elemen tersebut juga turut serta mengajak para Aktivis Organisasi, LSM maupun yang lainnya, untuk ikut berperan dalam hal tersebut, yaitu bagaimana upaya dalam menangani masalah Narkoba di republik ini, khususnya di daerah Kota Pekanbaru.
"Pada prinsipnya GRANAT sudah jauh-jauh hari siap. Kami hanya butuh sikap konsisten bagi siapa saja yang satu visi, misi dan tujuan dalam memberantas kejahatan yang luar biasa ini," kata Larshen Yunus. (RB/rls)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…