RIAUBOOK.COM - Rupanya, keinginan manusia untuk tinggal di luar angkasa tak semata-mata ada di film fiksi saja. Baru-baru ini tersebar mengenai konsep negara di luar angkasa, bernama Asgardia. Konsep ini pertama digagas oleh pendiri Aerospace International Research Center di Rusia bernama Igor Ashurbeyli.
Yang menarik lagi, proyek yang pertama kali diumumkan pada Oktober 2016 ini, ternyata banyak peminatnya. Dikutip dari brilio.com, Senin (31/7/2017), situs Asgardia mencatat ada 276.634 orang siap pindah ke Asgardia.
Dari jumlah tersebut, sekitar 5 ribunya berasal dari Indonesia. Statistik yang dilansir dari asgardia.space menyebutkan, sebesar 84 persen Warga Negara Indonesia (WNI) peminat yang siap pindah ke Asgardia adalah laki-laki, sementara 16 persen sisanya adalah perempuan.
Jakarta menjadi penyumbang terbesar jumlah penduduk Indonesia yang siap pindah ke negara yang direncanakan berada di sekitar ketinggian 161-321 kilometer dari permukaan bumi dengan 1010 orang. Bandung dan Surabaya menyusul di bawahnya dengan masing-masih 391 dan 285 orang.
Lena de Winne, manajemen Asgardia, yang sebelumnya bekerja selama 15 tahun di European Space Agency. mengatakan sangat gembira banyak yang mendaftar menjadi komunitas negara ruang angkasa pertama ini. Dalam 40 jam setelah diumumkan, lebih dari 100.000 orang mendaftarkan kewarganegaraan di situs Asgardia.
"Di sejumlah negara, responsnya lebih banyak, dan kami sangat senang, orang Indonesia menjawab tawaran promosi tentang Asgardia," kata De Winne dikutip dari BBC Indonesia.
Untuk menjadi seorang Asgardian, sebutan untuk penduduk Asgardia, kamu hanya harus berusia 18 tahun keatas. Selebihnya tak ada deskripsi khusus soal jenis kelamim, ras, agama ataupun kebangsaannya. Bahkan bekas narapidana juga bisa mendaftar, sepanjang mereka bebas dari dakwaan saat pendaftaran.
Kamu tertarik mendaftar?
Rencananya, tahun ini akan dilakukan peluncuran satelit pertama kali oleh komunitas ini. Mereka akan meluncurkan satelit menggunakan fasilitas dari NASA. (RB/bbc/bril)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…