Gara-gara Duit Rp 25 Ribu, Nelayan ini Terancam 9 Tahun Penjara

RIAUBOOK.COM - Mustaghfirin alias Boby tak bisa lagi menyembunyikan kegundahan hatinya. Ia dan dua kawannya yang lain harus berurusan dengan penegak hukum karena memungut uang tiket Rp 5.000 pada wisatawan yang berkunjung di Pantai Pasir Perawan, Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Dikutip dari CNN Indonesia, Senin (12/6/2017) disebutkan, dalam kasus ini, Boby tidak sendiri. Dua temannya yang lain sesama nelayan juga dituduh melakukan praktik pungli. Namun dakwaan keduanya berbeda dengan Boby yang dituding sebagai bos mafia pungli.

Tuntutan jaksa penuntut umum kala itu bahkan tidak tanggung-tanggung, pria 44 tahun ini didakwa dengan ancaman pidana dalam pasal 368 ayat (1) KUHP Jo pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana minimal sembilan tahun penjara.

"Dari uang Rp25 ribu, terus sekarang teman kami di penjara, dituntut sampai sembilan tahun, keadilannya di mana," kata Farid (55) nelayan Pulau Pari yang hadir untuk memberi dukungan terhadap ketiga nelayan yang hari itu menjalani persidangan perdananya.

Perkara yang dialami Boby, Mastono alias Baok, dan Bahrudin alias Edo memang bermula dari uang Rp25 ribu yang mereka pungut dari pengunjung pantai.

Pungutan itu mereka anggap sebagai untuk masuk ke Pantai Pasir Perawan sebesar Rp5.000 per orang. Namun pungutan ini dinilai sebagai pungli karena tidak sesuai aturan.

Sesaat setelah meminta uang tersebut, ketiganya ditangkap karena dianggap telah melakukan praktik pungli.

Kasus kriminalisasi pada nelayan ini menurut Farid bukan yang pertama. Tahun 2014 lalu banyak nelayan yang mengalami intimidasi hingga pemenjaraan dengan kasus-kasus yang menurut dia tidak masuk akal.

Seperti yang dialami oleh warga Pulau Pari yang lain, Dian Astuti. Dian tiba-tiba menerima somasi dari sebuah perusahaan di pulau tersebut untuk mengosongkan kediamannya.

Padahal kala itu, suami Dian, Edi Priadi seorang nelayan Pulau Pari baru saja selesai menjalani hukumam empat bulan penjara setelah disangka menduduki secara ilegal lahan milik perusahaan itu.

"Somasi dari perusahaan isinya saya harus mengosongkan rumah tersebut kalau tidak mengosongkan saya dikenakan pidana empat tahun penjara," kata Dian kepada CNNIndonesia.com.

Somasi itu bukan yang pertama. Maret lalu, dia juga disomasi bahkan didatangi langsung oleh petugas keamanan perusahaan yang mengklaim sebagai pemilik lahan.

Tak berhenti disitu, Dian bahkan sempat ditawari uang oleh petugas kecamatan agar mau meninggalkan rumah dan tanahnya.

"Wakil kecamatan membawa uang Rp 20 juta dan saya diminta menandatangi surat bahwa saya terima uang. Saat itu saya takut masih menunggu suami saya keluar dari penjara," katanya.

Suaminya, Edi, pada 2016 lalu dilaporkan ke polisi perusahaan karena dianggap menduduki lahan milik perusahaan. Padahal Edi merupakan salah satu warga pertama yang bermukim di Pulau Pari sejak tahun 1990.

Pulau itu secara sah merupakan tanah negara karena tidak ada yang memilikinya. Edi pun diperiksa polisi dan ditahan. Dalam persidangan, BPN Jakarta Utara menyatakan rumah Edi bukan termasuk tanah milik perusahaan. Namun tetap saja Edi dinyatakan melanggar Pasal 167 KUHP.

Edi pun baru bebas menjalani hukuman pada Rabu pekan lalu.

"Pak RW yang dari tahun 1980 sampai 1994 sudah menyatakan di atas materai dia tidak pernah melihat ada warga yang menjual tanah ke perusahaan, tidak ada juga pengukuran tanah oleh BPN untuk buat sertifikat," kata Dian.

Perlakuan tidak adil, kriminalisasi, hingga pemaksaan secara paksa untuk mengosongkan tempat tinggal yang dialami oleh para nelayan di Pulau Pari ini memang telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun.

Edi, Dian, Boby, Mastono, hingga Bahrudin adalah segelintir dari sekian banyak nelayan kecil yang mendapat perlakuan semena-mena dari pihak penegak hukum mapun korporasi yang kini menduduki sebagian besar wilayah di salah satu pulau yang berada di kawasan Pulau Seribu itu.

Kini, Boby pun hanya mampu menunggu kelanjutan dan kebaikan hati majelis hakim untuk pertaruhan nasibnya selama sembilan tahun ke depan. Hari ini ia dan dua rekannya akan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (cnn)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Hary Tanoe Diperiksa Polisi Terkait 'SMS Gelap'

RIAUBOOK.COM - Hary Tanoesoedibjo, Bos PT PT Media Nusantara Citra (MNC) memenuhi menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber…

Foto

Moga jadi Pelajaran Ya, Napi Rutan Sialang Bungkuk yang Kabur tak Dapat Remisi Idul Fitri

RIAUBOOK.COM - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Riau, Dewa Putu Gede mengatakan ratusan narapidana…

Foto

Tempat Kos Dijadikan Sarang Pesta Narkoba, Polisi Pekanbaru Tangkap 4 Penikmat Ganja dengan Bukti Rokok Djie Sam Sue

RIAUBOOK.COM - Aparat kepolisian kian gencar melakukan razia khususnya terhadap penyalahgunaan narkoba karena menjadi salah satu faktor merusak generasi bangsa.…

Foto

Masya Allah, Kejamnya Suami Cekik dan Bakar Istri Usai Berhubungan Intim

RIAUBOOK.COM - Kelakuan kejam dan sadis oleh Ilham Roiz (40), dia tega membunuh istri sendiri dengan cara membakarnya usai berhubungan…

Foto

Tidak Terima Buah Sawitnya Hilang, Pencari Berondolan Tewas Dihajar

RIAUBOOK.COM - Jinter Sianipar (42) warga Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Riau, seorang pencari brondolan buah sawit,…

Foto

Polres Dumai akan Mengawal Ketua DPR RI Hingga ke Bagan Siapi-api

RIAUBOOK.COM - Terkait kedatangan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) Setya Novanto, Polres Dumai sebut tidak ada persiapan kusus…

Foto

Freddy Budiman Sudah Dieksekusi, 'Cuap' Aliran Rp900 Miliar ke Perwira Masih jadi Bola Panas

RIAUBOOK.COM - Freddy Budiman telah lama dieksekusi mati oleh aparat kepolisian setelah pengadilan memutuskan hukuman mati terhadap aktor peredaran narkotika…

Foto

Kasi Intel Kejati Bengkulu dan Dua Tersangka Resmi Jadi Tahanan KPK

RIAUBOOK.COM - Tiga orang yang diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bengkulu pada Jumat (9/6/2017)…

Foto

Lakukan Aniaya dan Miliki Senjata Api Rakitan, Dua Laki-laki di Inhil Diamankan Petugas

RIAUBOOK - Dua orang laki-laki diParit 12 Desa Air Tawar Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir diamankan oleh Unit Opsnal Polsek…

Foto

Oknum Polisi Gembong Narkoba Ditembak Mati, Granat Riau: Masih Banyak yang Nakal Bahkan jadi 'Sutradara'

RIAUBOOK.COM - Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Riau menanggapi perstiwa penangkapan sekaligus penembakan terhadao gembong narkoba di Kabupaten Bengkalis beberapa…

Foto

Ustadz Abdul Shomad Dipolisikan, Gemasaba Riau: Awas Kekacauan Baru

RIAUBOOK.COM - Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Riau angkat bicara terkait adanya laporan dari organisasi yang mengaku pemerhati kebhinekaan serta…

Foto

Langgar Perda, Hakim Vonis Hukuman Percobaan Empat Terdakwa Penjual Tuak

RIAUBOOK.COM - Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan Kamis (08/06/2017), menyidangkan empat perkara Tindak Pidana Ringan (Tipiring) yang berkaitan dengan pelanggaran atas…

Foto

Polisi Amankan 9 Pelaku Ilog Beserta Barang Bukti Ratusan Kubik Kayu Mahang

RIAUBOOK.COM - Dalam mengantisipasi terjadinya perambahan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) maupun Suaka Margawarwa (SM) yang berada di Kabupaten…

Foto

Tidak Hanya Miras, Polisi di Dumai Musnahkan Makanan Kadaluarsa

RIAUBOOK.COM - Kepolisian Resort (Polres) Dumai memusnahkan barang hasil sitaan dalam rangka operasi Rahamadniya Siak 2017.Pemusnahan barang hasil sitaan tersebut…

Foto

Jaksa Agung Tak Mau Bela Jaksa yang Terlibat Korupsi

RIAUBOOK.COM - Nama kejaksaan kembali lagi tercoreng setelah seorang anggotanya tertangkap tangan (OTT) oleh KPK. Namun Jaksa Agung Muhammad Prasetyo…

Foto

Banding Dicabut, Ahok Segera Dieksekusi ke Penjara ini

RIAUBOOK.COM - Jaksa penuntut umum (JPU) kasus penodaan agama akhirnya telah mencabut bandingnya atas vonis dua tahun penjara terhadap Basuki…

Foto

Mantan Meteri Siti Fadilah Kembalikan Rp 1,35 Miliar Uang Gratifikasi

RIAUBOOK.COM - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari telah mengembalikan uang Rp 1,35 miliar ke KPK dari total Rp 1,9…

Foto

Bukan Pornografi, Kali ini Habib Rizieq Dilaporkan karena Hate Speech

RIAUBOOK.COM - Kasus hukum yang mendera Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Syihab tak kunjung usai. Setelah kasus pornografi,…

Foto

Akhirnya...Banding Vonis Ahok Resmi Dicabut

RIAUBOOK.COM - Kejelasan status banding kasus penodaan agama dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok makin jelas. Jaksa Penuntut Umum (JPU)…

Foto

Gelar Rapat Ops Ramadnia 2017 dengan Polres Siak, Ini Himbauan Alfedri Kepada Masyarakat

RIAUBOOK.COM - Menjelang perayaan hari Raya Idul Fitri 1438H/2017M, Pemerintah Kabupaten Siak bersama Polres Siak adakan rapat external Ops Ramadniya…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan