RIAUBOOK.COM - Dalam mengantisipasi terjadinya perambahan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) maupun Suaka Margawarwa (SM) yang berada di Kabupaten Pelalawan, Riau, Polres Pelalawan mengelar operasi besar-besaran di bulan Ramadan ini untuk memberantas aktifitas ilegal logging (Ilog).
Tidak tanggung-tanggung, polisi berhasil mengamankan sebanyak 9 mobil truk colt diesel roda enam bermuatan ratusan kubik kayu Log jenis mahang dari beberapa tempat yang berbeda. Selain itu polisi juga berhasil mengamankan 9 orang supir dan satu pemilik kayu.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Faizal Ramzani dalam press release yang diterima media ini, Kamis (08/06/2017), penangkapan pertama pihaknya berhasil mengamankan empat pelaku, dimana tiga diantaranya supir dan satu sebagai pemilik kayu.
Empat pelaku tersebut inisial, ACM (44) warga Pangkalan Kerinci merupakan pemilik kayu, kemudian YK (35) pekerjaan supir, warga Marpoyan, Pekanbaru, lalu PLB (32) pekerjaan supir, warga Kubang, Kecamatan Siak Hulu, Kampar dan CD (20) pekerjaan supir, warga Desa Lubuk Emas, Kecamatan Bunut Pelalawan.
Kemudian dalam penangkapan kedua di Jalan Lintas Timur Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Seikijang, polisi kembali berhasil mengamankan sebanyak empat orang supir beserta empat unit mobil colt diesel bermuatan kayu log jenis mahang, puluhan kubik.
Empat pelaku yakni, MA (44) warga desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, FD (32) warga desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, Kampar, AA (39) warga desa Kapau Jaya Kecamatan Siak Hulu dan IJ (40) warga jalan Al-Ikhlas, Tenayan Raya, Pekanbaru.
"Saat kita amankan di jalan lintas timur Simpang Beringin kecamatan Bandar Sikijang, mereka tidak dapat memperlihatkan dokumen yang sah," katanya lagi.
Dalam penjelasannya para pelaku mengakui jika kayu bulat tersebut dimuat dari Desa Muara Bangkal, Kecamatan Mandau, Kabupaten Siak serta dari Desa Temiang Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis dengan tujuan Pekanbaru.
Seterusnya untuk penangkapan ketiga ini pihak kepolisian kembali mengamankan satu pelaku yang ber profesi supir beserta satu unit mobil cold diesel bermuatan kayu ilog jenis mahang dari lokasi jalan lintas timur, depan Mapolres Pelalawan, Pangkalan Kerinci.
"Sama dengan penangkapan yang pertama, asal kayu ilog dari desa petodaan, Teluk Meranti dengan tujuan juga Pekanbaru," terang Faizal Ramzani.
Ditambahkannya, seluruh pelaku ilog beserta seluruh barang bukti berupa mobil dan kayu saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah diamankan di Mapolres Pelalawan. [RB/ton]
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…