RIAUBOOK.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut pemilihan umum (pemilu) yang akan digelar serentak pada 2019 mendatang menjadi yang paling rumit, hal ini dikarenakan molornya penetapan RUU Penyelenggara Pemilu.
"Ini nanti adalah pemilu terumit di dunia," ujar Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (23/5/2017).
Pemerintah berencana menggabungkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Menurut JK, yang terbaik adalah jangan diubah setiap lima tahun sekali karena berpotensi menimbulkan kerumitan luar biasa.
Dia mengatakan, penyelenggara pemilu dapat mengalami kesulitan menghitung suara yang masuk dalam pemilu tersebut. Apalagi jika pemilihan legislatif dilakukan dengan sistem terbuka.
"Kalau diubah tertutup masih lumayan, karena faktor yang dihitung tidak banyak, tapi kalau terbuka, wah ini rumit," kata JK sebagaimana dilansir dari Republika.co.id.
JK mengatakan, hal paling penting dalam pemilu adalah data yang disiapkan adalah data pemilih dan harus terus diupdate. Dia mengakui, Indonesia merupakan negara yang besar sehingga membutuhkan waktu untuk mengumpulkan data-data pemilih.
"Ini pengalaman 2014 juga pembahasan perubahan juga mengalami keterlambatan, tapi bisa juga akhirnya, yang penting sistemnya jangan banyak diubah," ujar JK.
Sementata itu, RUU Pemilu masih alot dibahas oleh pemerintah dan DPR. Pembahasan RUU Pemilu diprediksi selesai pada pertengahan Juni dan molor dari target sebelumnya. JK mengatakan, di luar negeri pemilu disiapkan hanya tiga bulan.(RB/yp/rol).
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…