RIAUBOOK.COM - Susunan alat kelengkapan (AKD) DPRD Riau sisa masa jabatan 2014-2019 yang disahkan kemarin boleh dibilang cukup proposional. Kue AKD dibagi merata. Terutama sejumlah fraksi yang memiliki kursi dominan yaitu Fraksi Partai Golkar, F-Partai PDIP, F-Partai Demokrat dan F- Partai PAN, F-PPP dan Fraksi Gerindra Sejahtera.
Tidak seperti pembagian kue AKD sebelumnya yang dinilai banyak pihak kurang proporsional. Di mana pada AKD DPRD Riau yang disahkan di awal periode masa jabatan 2014-2019 terdapat sejumlah fraksi yang tak mendapatkan posisi strategis di AKD. Seperti yang dialami Fraksi PDIP. Meski memiliki 9 kursi sama dengan Fraksi Demokrat dan terbesar kedua setelah Fraksi Partai Golkar, namun Fraksi PDIP tak mendapatkan jatah di AKD saat itu.
Tak ayal hal ini membuat pihak Fraksi PDIP kecewa. Kekecewaan ini seperti yang pernah diutarakan Ketua PDIP Riau Kordias Pasaribu. Karenanya pada rotasi AKD kemarin, Fraksi PDIP berjuang habis-habisan untuk mendapatkan haknya. Upaya ini pun berbuah hasil. Di mana, di komposisi Komisi, Fraksi PDIP mendapat jatah sebagai Ketua Komisi B yang diisi Ma'mun Solihin, Sekretaris Komisi A yang diduduki T Rusli Ahmad. Sementara di Badan Peraturan Daerah PDIP menempatkan kadernya di Wakil Ketua yaitu Almainis.
Sekretaris DPD PDIP Riau Syafruddin Poti mengaku pihaknya menyambut baik dengan pembagian jatah AKD tersebut. Dengan komposisi ini dinilainya merupakan komposisi ideal dan proporsional. (RB/red)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…