RIAUBOOK.COM - Indonesia memiliki keindahan alam yang tak terbantahkan dan mampu bersaing dengan alam luar negri. Bahkan kecantikan Maldives yang ternama pun, ada di Indonesia, yakni Pulau Widi, Halmahera.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Halmahera Selatan, Nur Kamarullah, Jumat (12/5/2017) menjelaskan, Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara masyhur dengan kekayaan alam yang luar biasa dengan bentangan pantai dan jajaran kepulauan yang sangat banyak. Satu diantaranya Pulau Widi.
"Nah, Widi ini rencananya akan dijadikan boomingnya pariwisata di Halmahera Selatan. Tepatnya pada saat Widi International Fishing Turnament pada Oktober mendatang yang akan dibuka oleh Bapak Presiden," terang Nur Kamarullah.
Saat ini telah ada sejumlah 100 orang pemancing dari berbagai Negara, terutama negara-negara dengan basis pantai sudah mendaftarkan. Seperti Jepang, Malaysia, Singapura dan Australia. Sedangkan India masih dalam konfirmasi.
Lebih lanjut Kamarullah menjelaskan, Widi ini memang masa depan bangkitnya pariwisata Halmahera Selatan. " Maka kami selaku Dinas Pariwisata diberi tugas untuk mempromosikan secara besar-besaran. Seperti kemarin, kita ikut diving promotion di Jakarta, Festival Legu Gam di Maluku Utara, dan sekarang di Yogyakarta, dan rencana kita juga akan ke Batam bukan depan. Dan rencananya pada saat Widi International Tournament, setelah dibuka oleh Bapak Presiden, maka akan dibuka Festival Kuliner dan Budaya oleh Ibu Negara. Dan untuk stand pameran kita berencana menggunakan pelataran pelabuhan petikemas, kurang lebih seluas 2 hektar," katanya.
Dalam Widi Festival nanti akan diperkenalkan beberapa pulau lainnya, seperti Tanjung Tauno sebagai habitat duyung. Ini bertujuan mengedukasi masyarakat luas agar bias melihat duyung secara langsung, tidak hanya dari mitos yang beredar selama ini. Atau, ada juga Tanjung Santari sebagai padang pasir putih; budidaya habitat rumput laut.
Sementara di Pulau Obi, Kragah, dan pulau Bacan, di daerah Pigaraja terdapat budidaya mutiara yang sudah dikembangkan oleh masyarakat setempat bekerjasama dengan perusahaan.
Dengan ini pemerintah berharap mutiara ini tidak hanya dijual dalam bentuknya yang biasa-biasa, tetapi akan dijadikan sebagai wisata edukasi bagaimana budidaya mutiara dari proses penanaman bibit mutiara ke dalam inti siput sampai mengambilnya setelah panen. Di situ juga masyarakat bisa membeli secara langsung dengan harga yang sesuai, sekaligus menjadi daya Tarik tersediri bagi para wisatawan.
Keikutsertaan Pemerintah Halmahera Selatan dalam berbagai ajang pameran diharapkan masyarakat semakin mengenal potensi wisata yang ada di Halmahera Selatan, terutama kekayaan pantai dan wisata bawah laut. Dengan upaya ini, pemerintah mentargetkan mampu menarik 5000 pengunjung dalam setahun ke depan.
Halmahera Selatan memiliki garis pantai yang memanjang hampir 78 persen dari total wilayah Hlamahera selatan dengan total luas 31.484.40 kilometer. Keindahan alam baharinya begitu elok dan memesona untuk dipandang. (dream)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…